Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
HONEYMOON DAN KEGELISAHAN


__ADS_3

2 hari menjelang keberangkatan Allea dan Bram untuk berlibur Allea sibuk mengemasi pakaian nya dan Bram untuk di bawa berlibur.


"mas bawa baju tebel ga?"tanya Allea ke Bram


"ga usah, kita di dalam negeri ko.." sahut Bram yang duduk di ruang tamu.


"emang kita mau liburan ke mana sih mas" Allea penasaran kemana Bram akan membawa Allea untuk bulan madu.


"heumm kalo aku bilang ga surprise lagi donk." Bram menjawab dengan tenang.


"heum yawdh.... " Allea berjalan ke ruang tamu mencari kamera nya..


"llea ..?" panggil Bram


"heummm " Allea menjawab tanpa menoleh.


"lea..?" Bram terus memanggil Allea


"apaa sih mas.." Allea menoleh ke Bram


"naah gitu donk kalo di panggil suami harus nengok.." ledek Bram


"apa..?" Allea duduk di samping Bram sembari membersihkan lensa kameranya nya


.


"kamu baru pertama kali yaa.. liburan??" tanya Bram sembari tersenyum melihat Allea sangat bersemangat.


"heheheh iyaa, maklum lah mas aku kan lahir dari keluarga yang ga punya, dari dulu liburan ku yaa cuma dirumah" jelas Allea, Bram mengernyitkan dahinya.


"maksud nya??" Bram kembali bertanya karena ia tak mengerti perkataan Allea


"di waktu liburan sekolah aku gak kayak anak anak lainnya liburan ke luar kota ke luar negeri aku cuma bantu mama jualan kue dan gorengan di depan rumah lumayan kan dari pagi sampe sore apalagi kalo aku liburan mama biasanya suka sambil buka menu es campur hehehe" tawa Allea mengenang masa lalu.


"oouuhh" Bram mengangguk.


"jadi kamu ga pernah piknik ,atau jalan-jalan gituh" tanya Bram kembali.


"palingan juga puncak.." jawab Allea


"hidupku ga seberuntung mas, aku sekolah masih suka bawa kue aku jualin di sekolah aku ga malu ga gengsi, dari situ juga banyak guru guru yang pesen kue ke mama kalo buat acara di keluarganya, jadinya rame deh, sampe sekarang" kenang Allea


"kita bukain toko baru ajah yuk buat mama" ajak Bram


"hahahhaahhaa mama ga bakal mau mas, jualan di depan rumah udah bawa hoki" jelas Allea seraya tertawa.


"mama ga akan mau buka toko mas..! mama lebih suka jualan depan rumah katanya lebih nyaman dan udah bnyak yang tahu" jelas Allea, Bram hanya mengangguk tanda ia paham akan apa yang Allea cerita kan.


"dia hidup susah selama ini pantas saja semua yang ia lakukan akan sangat ia hargai dan pantas saja Allea sangat mandiri dan berani." bisik hati Bram, Bram tersenyum sembari membelai rambut Allea.


"aku janji aku akan bawa kamu liburan kemana ajah, mas bakal bikin kamu seneng.." Bram mencium lembut pipi Allea


"alhamdullilah...makasih yaa, tapi aku udah cukup seneng lihat mas berubah kek gini sekarang, aku ga minta lebih kok, yg penting mas bisa baik dengan semua orang dan buang sifat angkuh nya mas, selalu memberi sama orang orang yang ga mampu" Allea berbicara dan kemudiam memeluk Bram manja.


"siiap laksanakan bu allea.." Bram mencubit hidung allea.


Hari keberangkatan pun tiba Bram dan Allea bergegas menuju bandara.


"mas. kita naik pesawat apa..lion air,garuda atau.." tanya Allea tanpa henti.

__ADS_1


"udah diem ikutin aku ajah.." Bram mengenggam tangan allea.


Allea terkejut karena Bram tidak menaiki pesawat yang di katakan Allea, Bram sudah menyiapkan jet pribadi milik keluarga nya.


"selamat pagi pak Bram, bu Allea" sambut pilot, co pilot dan pramugari sembari tersenyum ramah.


"selamat pagi" Bram tersenyum


"lea.ayoo.." Bram menggengam dan menarik lengan Allea, Allea hanya terbengong ia sangat terkejut.


"whooaa.. sekaya inikah mas bram?" bisik hati Allea, Bram hanya tersenyum melihat tingkah Allea.


"jangan norak..deh.." bisik Bram ke Allea sembari diiringi tawa kecilnya, Allea segera diam dan seolah terbiasa padahal di hati nya sangat gugup dan takut, Bram dan Allea sudah berada di dalam pesawat Allea terlihat menikmati pemandangan dari dalam pesawat, Bram hanya diam memejamkan matanya dan tertidur sejenak.


Begitu sampai dan turun dari pesawat mata Allea kembali melotot melihat tulisan di bandara yang ia datangi.


"selamat datang di bandara internasional Ngurah rai Denpasar bali"


Allea terlihat antusias, Bram hanya senyum senyum melihat tingkah Allea dan Bram segera berjalan memeluk Allea


.


"ayoo ah.. kelamaan disini kamu makin norak..ahhaha" Bram meledek Allea dan Allea hanya memasang wajah cemberut dan kemudian ia tersenyum kembali.


"kita sampaiii..." Bram membukakan pintu mobil untuk Allea.


Bram membawa Allea ke sebuah villa mewah di daerah tabanan bali.


"mas mewah banget.." Allea melihat ke sekeliling.


"heumm ini villa keluarga ku" Bram tersenyum menjawab pertanyaan Allea.


"buat foto doang?" Bram melirik ke Allea, Allea pun melirik bingung ke Bram, Bram berjalan meninggalkan Allea dan sedikit berbisik ke telinga Allea


"buat bikin anak juga keren.." Bram berbisik dan tersenyum meledek dan berjalan meninggalkan Allea


"maaas..." Allea teriak mengejar Bram, dan Bram berlari menghindari Allea.


"hahaah.. " Bram tertawa berlari menuju kamar tidur mereka dan....


"happ.." Bram nemeluk Allea


"mass .. ayo jalan jalan.." pinta Allea.


"nanti. dong capekk kita istirahat dulu yaa." Bram menolak.


"heumm yaudah" Allea melepaskan pelukan Bram dan berganti pakain yang lebih nyaman tak lama kemudian pelayan di villa keluarga Bram menyuguhkan hidangan makan siang untuk Allea dan Bram.


"kita jalan sore ajah yaa, sekalian ngabisin malam di sekitaran Denpasar." ucap Bram sembari menyuap makanan ke mulutnya


"oke.. oke" Allea hanya memberikan kode jempol karena mulut nya terlihat penuh.


Malam harinya Allea dan Bram berjalan santai untuk menikmati suasana malam di kota Denpasar Allea terlihat sangat senang.. begitu pula keesokan harinya, Bram dan Allea lanjut jalan-jalan menuju tempat wisata yang ada di Bali, pantai Pandawa, pantai Kuta , Garuda Wisnu kencana sampai melihat tari Kecak yang di adakan di Garuda Wisnu kencana.


Allea sangat menikmati liburannya bersama Bram. kurang lebih 5 hari Bram dan Allea menikmati liburan mereka di Denpasar Bali


esok hari kepulangan Bram dan Allea ke Jakarta pagi pagi sekali Bram sudah tidak ada samping Allea


tiba tiba ponsel Allea berdering.

__ADS_1


📲


"halo mas..?"


"udah bangun ya"


"heumm udah, mas di mana ko ga ada"


"aku lagi keluar sebentar nanti sekitar jam 10 ada pelayan yang akan bawa kamu untuk perawatan ke salon dan spa, dan juga mendandanimu jangan menolak ikuti saja.."


"oohh oke..." Allea menjawab dengan ragu.


"jangan takut.. aku disini tunggu kamu aku mau buat makam malam terakhir kita di bali ini jadi makan malam yang indah buat kamu.. soo.! dandan yg cantiik yaa" pinta Bram


"hahaha okee siaap" Allea tertawa.


Tak lama kemudian apa yg dikatakan Bram menjadi kenyataan para pelayan membawa Allea untuk perawatan dan mendandani Allea agar terlihat lebih cantik .dan pukul 7 malam driver sudah membawa Allea ke resto mewah namun sangat sepi karena resto itu sudah di pesan oleh Bram dan dekorasi yang romantis di sertai bunga mawar dan lilin di setiap sudut membuat Allea semakin bahagia malam itu, Allea masuk dengan sangat hati hati ,samar ia melihat Bram yang berdiri mengenakan jas hitam dan rambut yang tertata rapih Bram tersenyum melihat Allea yang memakai gaun indah dan berdandan sangat cantik.


"mas.. cantik banget tempat nya " Allea tersenyum ke bram.


"tapi kamu lebih cantik" Bram menghmpiri Allea dan mencium lembut kening allea.


Malam itu mereka menikmati makan malam romantis untuk pertama kalinya setelah mereka menikah, di sela sela makan malam Bram mengampiri Allea dan berdiri di belakang Allea, bram memegang kedua bahu allea, dan berbisik.


"terima kasih sudah menerimaku sebagai masa depanmu, terima kasih sudah menerima sifat dan kelakuan jelek ku, jangan pernah berubah dan tetap di samping ku apapun yang terjadi, kita menua bersama, jadi orang tua yg hebat nanti, aku hanya butuh kamu allea.. I LOVE YOU" Bram mencium bahu dan pipi Allea, Allea memejamkan matanya dan mengangguk, Allea terkejut Bram memakai kan sesuatu di lehernya, Allea dengan spontan menoleh dan bangun dari duduknya.


"mas.. " Allea memegang kalung di lehernya nya.


"itu berlian yang aku pesan khusus buat kamu, karena kamu yang lebih pantas memakai nya dan akan selalu memakai nya sampai kapanpun." Bram mencium pipi Allea dengan lembut ,air mata bahagia jatuh di kedua pipi Allea.


"makasih mas... jangan pernah berubah selalu seperti ini, dan teruslah mencintai aku sampai Ku menua nanti" Allea menangis bahagia memeluk bram malam itu.


setelah selesai makan malam romantis Bram dan Allea kembali ke villa mewah milik Bram, Bram tak mengizinkan Allea untuk berjalan bram membopong allea selayaknya tuan putri, Allea hanya tersenyum malu, Bram menjatuhkan tubuh Allea dan mencumbuinya malam itu.


"mas.. aku belum bersihkan badanku" bisik Allea


"bersihkan badan atau mau pakai lingerie sexy dari mami" bisik Bram meledek allea.


allea memukul lembut bahu Bram, Bram tertawa dan mencium lembut bibir Allea berkali-kali ,tanpa sadar Allea dan Bram sudah tak mengenakan pakaian mereka menikmati bulan madu penuh gairah dan kehangatan oleh cinta.


"kamu cantik Allea..kamu harum, aku cinta kamu Allea." bisik Bram ke telinga Allea.


Tubuh mereka di basahi oleh peluh, Allea menikmati malam indah itu bersama bram hingga akhirnya keduanya lemas karena kelelahan, dan mereka tertidur berpelukan hanya di balut oleh selimut tebal.


Pukul 01.00 malam Bram terbangun, ia melihat Allea yang tertidur kelelahan sembari memeluk dan bersandar di dada Bram yg bidang.


Bram membelai Allea dan mencium kening Allea, Bram bangun memakai kembali pakaian nya dan duduk di kursi santai yang berada di area kolam berenang fikirannya seketika dilema sebenarnya sedari siang tadi ponsel Bram bergetar berkali-kali namun Bram mengabaikannya entah siapa yang meneleponya, bram membuka ponsel nya, mata Bram terbelalak ada sekita 50 panggilan tak terjawab dari seseorang yang sangat ia kenal.


"celine..." bisik hati Bram


Tak lama kemudian ponsel bram kembali berdering,celine kembali menelepon Bram, Bram bingung untuk menerima telepon itu atau mengabaikan nya di sisi lain ia tak ingin Allea tahu namun ia juga khawatir akan Celine. tak biasanya Celine menelepon nya hingga 50 panggilan tak terjawab ini pertama kalinya Celine menelepon Bram setelah mereka putus, Celine berkali-kali menelepon akhirnya Bram pun menjawab telepon dari Celine.


📲


"halo"


"braaam.....!!!aku ga sanggup aku mau matii saja..." Celine menangis histeris.


Malam itu perasaan Bram campur aduk ia bingung akan perasaan nya malam itu ,hatinya sedikit goyah ketika mendengar suara Celine yang menangis histeris dan terdengar putus asa.

__ADS_1


__ADS_2