
sudah hampir satu minggu akhirnya bram kembali hangat dengan allea,dan keadaan celine pun membaik dan sudah keluar dairi pusat rehabilitasi namun ada hal baru yg membuat bram mulai sedikit sibuk di hari libur quality time mereka tersita oleh hobbi baru bram yaitu games virtual,
bram sibuk di hari libur main game,tanpa pedulikan allea
"mas..?"
"heum"bram cuek menjawab seadanya ,allea kesal ia langsung duduk di pangkuan bram dan memeluk bram dengan manja,
"mas... jgn maen game mulu kek..aku bulukan nih ga jalan jalan..."allea memluk manja ke bram,bram terdiam menaruh konsole gamenya,dan mencium pipi allea.
"kamu mau kemana jalan-jalan nya "tanya bram
"heummm ga kemana-mana eh jgn jalan-jlan deh aku cm mau mas ga sibuk ma game ajah aku di cuekin"manja allea
"knp allea manja banget sekarang"bisik hati bram
"okeee....."bram menciumi allea dan seharian bram bercanda dan tertawa bersama allea hingga membereskan rumah pun berasama.
senin pagi seperti biasa allea menyiapkan sarapan pagi untuk bram.
"maas.... sarapan nya udah siap...!!"allea memanggil bram di kamar,namun bram tak juga keluar kamar.
"mas... maaas.."allea berjalan ke kamar sembari memanggil bram ,namun betapa terkejutnya nya allea melihat bram terduduk menhan sakit di perut nya.
"maaas...,kamu knapa.."allea memegang wajah bram yang pucat dan keluar keringat dingin..
"aahh ga tau tiba tiba perut aku sakit bgt"bram terlihat kesakitan dan mencengkeram lengan allea
"ayoo mas naik ke tempat tidur dulu."allea membantu Bram untuk bangun dan memapah nya.
"tar yaa mas aku ambil air hangat dulu"allea berjalan ke dapur mengambil air minum hangat untuk bram ,dan segera meminumkan nya ke bram
"mas kita ke rumah sakit ajah yuk . aku tlp ambulance di bawah yaa" allea terlihat panik
"ga ..ga usah aku ga mau naek mobil kayak gituan.. aku ga suka.."jawab bram
"plaaak.."allea memukul paha bram yg terbaring di tempat tidur
"aaw.. apaan sih allea.."sewot bram
"yaa lagian mas mah lagi begini juga sombongnya malah keluar"kesal allea
"kamu tlp viki ajah dy dokter umum.. "pinta bram dan allea pun menuruti perkataan bram dan langsung menelepon viki ,tak lama kemudian viki sudah datang dan mulai memeriksa bram ,allea terlihat tegang saat itu
"heumm mas viki heum mas braam sakit apa yaa."tanya allea
"hhahahah dy ga sakit cm lagi pengen si manja ajah ma kamu allea..haahhaa"viki meledek bram.
"haha . gilaa lo.. ga usah pake sakit juga gue udah manja manjaan ma dy tiap malem"bram memukul bahu viki,mendengar perkataan viki allea hanya tersenyum.
"mas viki beneran jawab yg jujur mas bram sakit apa.."tanya allea lagi.
"tar yaa aku pasang infus dulu"viki dengan cekatan memasang infus di lengan bram.
"beress deh.,dah lo istirahat jgn maen gadget duluu jangan bercinta dulu ma allea hahahah.."viki terus meledek bram,bram hanya tersenyum
"llea kita ngbrol di luar yah.."ajak viki
"ohh iyaa mas.."allea ikut keluar bersama viki
"bram ga pp cm agak stres ajah jadi asam lambung naik.dy akhir akhir ini sering makn pedes ga.?"tanya bram
"stres kenapa yaa..,heum klo pedes iya over 3hari ini selalu makan mie samyang,pokoke yg pedes pedes iyaa hampir over ditanya ma llea jawabnya cuma biar pusingnya ilang"jawab allea
"humm ywdh tolong jaga pola makan nya bram ajah yaa,nih obatnya besok aku balik lagi buat cabut infus yaa,kamu juga jaga kesehatan jangan sampe stres.. okee.."viki tersenyum ke allea
"heeh iyaa. mas"
"heum aku mo ngbrol bentar ma bram ga pp kan ya.."pinta viki
"ohh iyaa silahkan mas ,kebetulan aku mau ke minimarket di bawah ada yg harus aku beli dulu aku titip mas bram yaa"pinta allea
"iyaa sana kalo mau keluar aku jaga bram dulu."viki masuk ke kamar bram dan mulai mengobrol dengan bram.
"bram lo stres knapa sih?"tanya viki
"pasti gara gara si celine kan???"viki geleng geleng melihat kelakuan bram
"salah satunya itu,gue ga bisa vik gue khawatir ma celine tapi gue Malah nyuekin ke allea isteri gue sendiri,dan tadi pagi celine udah keluar dari pusat rehabilitasi,dari kemaren dy ngerengek mnta gue jemput yaa gue ga bisa lah,dy terus terusan tlp gue nih tuh lihat "bram menyodorkan ponsel yg terus berdering dari celine
"wadooohh.. ck gila nih si celine" viki melihat layar ponsel bram seakan tak habis fikir kepada celine
"di tambh gue ngerasa bersalah banget nyuekin allea kmren , lo bayangin dy mpe jarang makan mlm nungguin w,sampe nangis sesenggukan gimana gue ga ngerasa bersalah gue lihat istri gue bgtuh,mknya gue stay di rumah nemenin dy,ehh malah gue kecanduan game gara-gara elu" bram menoyor kepla viki
__ADS_1
"hahahaha lah elu ngikutin guaah.."viki makin tertawa
"ehh si celine minta balikan luh pas dy masih di rehabilitasi.!"jelas bram, mendengar perkataan bram mata viki terbelalak
"what...!!!,balikan trus elu mau !!"jawab viki sedikit meninggikan suaranya
"gue terima ajah x yaa lumayan kan allea dapet celine juga dapet hahahahahah,enak kli yaa punya istri dua..hahah"bram tertawa terbahak-bahak
"gilaa loe ,klo bener kejadian lo nikah lagi ma si celine gue seumur idup ga mau kenal ma elo lagi mending si allea yg gue jadiin sodara.. najis gue.."viki terlihat kesal pada bram
"lo mnding cepet jujur deh ma allea kasian si allea"pinta viki pada bram
"yaa nanti juga gue bakal jujur ma allea tenang ajah broo.."bram menepuk paha viki. tak lama kemudian. alle sudah kembali dari mini market dan viki pun pamit pulang
"llea aku pulang dulu yaa,jgn lupa obat nya minumin besok ak kesini lagi "jelas viki .
"oh iyaa mas ,makasih yaa mas viki"jawab allea seraya tersenyum
"thanks a lot brother....biaya nya nanti w transfer yaa"sambung bram
",gue tunggu transferan nya ,25.juta yaa biaya nya"ketus viki sembari berjalan keluar
"gilaaaa meres gue lo viki.."teriak bram
"boodoo amat...."viki pun menyaut dengan teriakan pula,allea hanya tertawa melihat tingkah dua sahabat itu
setelah viki pulang allea menghampiri bram
"gimana perutnya masih sakit??"allea mengusap perut bram
"heumm ga ko .udah enakan,maaf kamu takut yaa."bram membelai pipi allea
"iyalah mas gimana aku ga takut dan panik mas kesakitan begitu
",heumm...maaf deh.. ",bram tersenyum memandangi wajah allea
"besok mas makan pedes lagi yah kalo kumat gak aku urusin"ledek allea
"hahaaha... dendam niyee.."bram mencubit hidung allea
"heumm lagian nyebelin ak mana tau mas bisa kena asam lambung begini,tau begini ga aku bikinin masakan yg pedas pedas"allea bicara sembari memanyunkan bibirnya
"sinii.. aku peluk.."bram memeluk allea dan ikut terbaring di samping bram,bram mencium berkali kali kening allea
"aku maafin klo ga keterlaluan bgt klo udah keterlaluan bgt yaa maaf aku tinggalin ajah mas sekalian"ancam allea
"waduh.. sereem amat hhheemmmm "bram bicara dan sedikit tertawa mendengar perkataan allea,allea tersenyum dan mencium pipi bram dengan hidung nya.
"jangan pernah berubah dalam keadaan apapun yaa mas,jgn bagi hati mas buat yg lain" pinta alle
"heumm kok allea tiba tiba bicara seperti ini"bisik hati bram
"insha allah.... ga akan.."bram menegaskan pada allea,dan ia semakin memeluk erat alleA dan menciumi istrinya itu dengan lembut.
dua hari kemudian kesehatan bram sudah sedikit pulih
"mas aku tinggal ke kampus yaa gak apa-apa kan aku tinggal?" tanya allea ke bram yg sedang duduk di depan tv yg sedang asyik nonton dan ngemil biskuit
"iyaa ga pp mas udah enakan kok.."
"ywdh... aku berangkat yaa,"allea berpamitan dan mencium tangan dan pipi suaminya itu
"jangan makan macam-macam aku udah masak buat mas makan siang"jelas allea
",ssiiaapp bu allea , kamu hati hati yaa.."bram tersenyum menatap allea yg sudah bersiap membuka pintu
"iyaa iyaa.."allea pun pergi meninggalkan bram sendiri di apartemen,bram membuka ponselnya dan menelepon tio
"haloo tio"
",yaa boss keadaannya gimana kapan ke kantor nih??" tanya tio
"nunggu perintah nyonya allea klo menurut allea w udah sehat ya gue ke kantor"jelas bram
"hahaha gileee.. manut banget ma istri"ledek Tio
"hahah iyalah suami idaman "sambung bram
"alaaaah... idaman apaan.. idaman ko masih ngurusin mantan gilee lu"ledek tio
"au ah pusing gue,udah yaa tolong cancel kerjaan gue dulu "pinta bram
"asiiiaaap"jawab tio,dan bram menutup tlp nya, tiba-tiba celine menelepon bram
__ADS_1
"hhaaehh."bram menarik nafas panjang
"halo"
"braam kamu bohong katanya selalu di samping aku sampe aku keluar kamu ga jemput aku.. jahat bgt kamu"celine mengomeli bram
"tapi kamu udah pulang kan??"tanya bram
"yaudah lah naik taksi,bayar sendiri angkut barang sendiri sedih bgt kamu bohong in aku..", gerutu celine
"aku kangen bram"jawab celine bram hanya diam tak menjawab
"yadh nanti kapan-kapan kita ketemuan"
"ywdh deh.. "celine menutup tlp nya
"hhhhhhaaaaaaaaaa"bram menarik nafasnya
"ck.. celine celine... harus gimna ngehadepin kamu yaa..",bram berbicara kepada dirinya sendiri.
sementara itu di kampus allea suda selesai mengikutu mata kuliah nya hari ini ia bergegas untuk pulang sebelum ia pulang ia bertemu seorang laki laki tinggi dan berambut gondrong berwajah oriental.allea menghentikan langkah nya.dan menoleh ke arah lelaki tadi
"ka erick...???"tanya allea ,pria itu ternyta erick Sebastian psikolog yg menangani celine sekaligus anak dari pemilik kost yg di huni oleh Maria namun baik allea dan erick sama sama tak tahu bahwa bram dan celine adalah sama-sama orang yg mereka kenal
"kamu...??,teman maria yaa"tanya erick
"ahh iyaa ka aku allea"jawab allea
"oohh iyaa aku ingat kamu yg suka nginep yaa di kost an kalo weekend"jelas erick
"hahah iyaa ka ,ka erick ngapain kesini!"tanya allea kembali
"heummm heumm mau cari tau maria di canada nya di mana nya yaa.."wajah erick memerah menahan malu pada allea
"ehemm.. ka erick mau nyusul maria yaa.. hayoo ngakuu"ledek allea pada erick
"hahah ketauan deh..,"erick tertawa
"ka erick mau tahu keberadaan maria??,allea tau ko,heumm kita sambil makan di kantin ajah x yaa.."ajak allea
"loh,ga pp nih.."tanya erick
"ga pp donk.. aku yg traktir deh.. "ucap allea.
sesampinya di kantin mereka memesan makanan dan minuman setelah pesanan datang mereka berdua pun menyantapnya.
"ka erick.. suka sama maria ya.."tanya allea, pertanyaan allea membuat erick tersedak ia terbatuk batuk
"ahh maaf ka maaf.."allea menyodorkan minum untuk erick
"ko kamu bisa seyakin itu"tanya erick
"hahaha ka .. dari wajah kaka ajah udah keliatan kk ada rasa kan sama maria,maria pernah juga cerita tentang kaka,intinya dy suka juga sih ma kaka ,"jelas allea sembari senyum-senyum melihat erick yg salah tingkah
"heuum ywdh iya iyaa . aku suka sama maria dan aku ga bisa boong aku suka sifat dy yg blak blakan walaupun aku jarang ngobrol banyak ma dy ",jelas erick.
",heum susul deh..ke canada mumpung maria masih jomblo.heheh dy di hotel Quebec Canada..aku dukung kaka sama maria.hahaha"allea memberikan semangat untuk erick
"makasih yaa.."erick tersenyum melihat allea,tak lama kemudian ponsel allea berdering.
"haloo mas"
"allea kamu pulang jam brapa?"tanya bram
"ahh ini baru mau pulang kenapa mas,,betee yaa..?"tanya allea kembali
"iyaalah sendirian ajah di sini cepet pulang yaa.."pinta bram ke allea
",iyaa iyaa mas bram mau makan apa?"allea menawari bram,
"makan kamu hahahah",bram tertawa
"iish apaaan sih mas bram"allea menjawab malu malu
sementara itu Erick memeperhatikan percakapan allea di tlp,erick terdiam dan mengernyitkan dahinya
"bram.. namanya familiar sekali,apa jangan jangan..."erick mencoba menebak nya dalam hati
"ahh ka erick maaf yaa llea pulang duluan ,suami aku udah nunggu di rumah "jawab allea
",kamu udah nikah allea?"tanya erick dengan rasa terkejut nya
"heheh sudah ka ..makanya ka erick juga cepet jadian ma maria dan nikahin maria..okee,dah yaa ka allea pulang dulu."pamit allea dan ia segera meninggalkan erick sendiri di kantin
__ADS_1
"kalo beneran bram itu orang yg sama dengan mantanya Celine wah alllea berarti istrinya yg di ceritakan oleh celine,kebetulan sekali yaa tapi ahh lebih baik diam saja walaupun aku tahu bram mengurus Celine kemarin,",bisik hati erick,ia segera menyelesaikan makannya dan kemudian pulang dan segera membeli tiket pesawat untuk menyusul maria ke canada karena ia sudah terlanjur menyukai maria,ia tak ingin memendam perasaan nya lagi ia ingin menyampaikan nya kepada maria.