Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 175(season 2)


__ADS_3

Kini Rere dan bayi nya sudah di perbolehkan oleh dokter pulang, kali ini mereka akan pulang ke rumah mama Dita, Rere juga setuju dengan permintaan mama mertuanya itu.


Chaim langsung keluar untuk menyelesaikan administrasi, sedangkan mama Dita di bantu Ema membereskan barang-barang Dita dan juga adik bayi. Mereka pulang ke rumah mama Dita karena Rere memikirkan suaminya, kantor Chaim tidak terlalu jauh kalau dari rumah mama Dita, di bandingkan kalau dari rumah mama Lia, dan mama Lia juga tidak keberatan dengan pilihan anaknya.


"Semuanya udah siapkan? kalau sudah ayo kita jalan" ucap Chaim pada mereka.


"Udah sayang" jawab mama Dita.


Mereka akhirnya meninggalkan rumah sakit, Rere yang sudah kuat jalan, dia tidak mau menggunakan kursi roda, sedangkan si baby di gendong oleh sang oma.


Setelah selesai menyusun barang-barang ke dalam mobil, dan semuanya juga sudah masuk ke dalam mobil, akhirnya mereka semuanya meninggal kan halaman parkir rumah sakit, dengan chaim yang mengemudi kan mobil.


Di rumah mama Dita semuanya sudah pada berkumpul untuk menjemput Rere dan baby nya, mereka sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka.


"Lama amat pulangnya" ucap Tya yang sudah tidak sabaran.


"Sabar lah nak, mereka masih di jalan" Tiba-tiba terdengar suara mobil masuk ke dalam halaman rumah.


"Na itu mereka, baru aja di omongin mereka sudah tiba" lanjut bunda Dea.


Semuanya sudah berkumpul di ruang tamu, oma Metha dan oma Astrid langsung menyambut mereka di depan pintu rumah.


Mama Dita sudah turun dari mobil sambil menggendong cucu cantiknya, dan Rere mengikuti dari belakang bersama dengan Ema, sedangkan Chaim masih mengeluarkan barang-barang mereka dari dalam bagasi mobil.


"Selamat datang cicit oma" ucap oma Astrid.


"Ayo masuk, kasian si dedek nya nanti kepanasan" lanjut oma Metha, mereka semua langsung masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


Mama Lia langsung mengambil cucunya dari tangan mama Dita, " aduh cucu nenek cantik banget, selamat datang ya sayang" ucap mama Lia sambil mencium pipi gembul nya.


Chaim juga sudah masuk ke dalam rumah, sambil membawa barang-barang nya yang di bantu oleh Kenzo.


Setelah semuanya sudah duduk di ruang keluarga dengan suasana yang membahagiakan sambil menikmati cemilan yang sudah di siapkan.


"Nama cicit opa siapa? apa kamu belum punya nama?" tanya opa Lukman pada Chaim.


"Sudah opa, nama ATHALIA DAVINA MAHESA artinya Keagungan Tuhan yang di sayangi" ucap Chaim.


"Nama yang bagus nak, papa suka dengan namanya" jawab papa Adit. semuanya juga pada suka dengan nama yang di berikan ke pada anak Rere dan Chaim.


"Opa tau itu nama aku yang berikan loh" ucap Tya bangga, dan nama panggilannya adalah Ina" ucap Tya bangga.


"Wa... cucu opa pintar mencari nama yang sangat bagus" puji opa Lukman.


"Dia belum tidur?" tanya Chaim pada istrinya.


"Belum, baru selesai minum ASI mungkin dia mau main malas tidur terus" jawab Rere.


"Ya udah kamu turun makan ya, biar nanti aku yang temani dedek" ucap Chaim, Rere hanya menganggu dan segera turun ke bawah untuk makan, karena memang dia sudah sangat lapar.


"Ayo makan dulu nak" ajak mama Lia pada Rere.


"Ia ma, makasih aku memang sudah sangat lapar, apa lagi ini baru saja selesai minum ASI" jawab Rere.


Rere langsung duduk di kursi yang kosong dan langsung mengambil makanan dan langsung menyantapnya.

__ADS_1


"Kelaparan ya buk" tegur Tya dengan bercanda.


"Sangat kelaparan dek" jawab Rere tertawa.


Tya dan Ema juga baru mau makan siang, dan akhirnya mereka bertiga makan siang bersama, sedangkan yang lainnya sudah pada duduk santai sambil mengobrol di ruang keluarga.


Kebahagiaan yang mereka rasakan semakin bertambah setelah ke jadikan buah hati Chaim dan Rere, keluarga yang tidak memandang status, keluarga yang mengutamakan kebahagiaan anak-anak mereka.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Permintaan maafπŸ™πŸ™


Hai kakak-kakak pembaca aku yang setia dan baik hati, aku mau meminta maaf karena cerita ini aku tamatin sampai di sini, yang ingin lanjut cerita Cello dan Ema, Tya dan Kenzo, aku akan lanjut tapi bukan di sini πŸ™


Terimakasih banyak selama ini sudah memberikan aku dukungan, sudah setia membaca karya Abal-abal dari author error iniπŸ™ walaupun tulisan aku sangat amburadul tapi kakak-kakak semua tetap setia membacanya dan selalu memberikan aku dukungannya.


Ah... sedih mau berpisah dengan kakak-kakak yang baik hatiπŸ€— aku tidak menyangka kalau karya akku ada yang sukaπŸ€— karya pertama aku yang hanya ibu rumah tangga biasa.


Terimakasih juga buat yang sudah mengatai aku sebagai penulis Error, terimakasih kasih karena omongan kamu membuat aku semakin terpacu dan tambah semangat untuk berkarya.


Jangan marah ya sama aku, dan tunggu karya aku yang lainnya, tentang cello dan Ema, juga Tya dan Kenzo πŸ€—πŸ˜˜


**TerimakasihπŸ™ 😘😘😘



Ayo kak, singgah di karya aku yang baru, sambil menunggu cerita dari Cello dan Ema, serta Tya dan Kenzo, dijamin deh pasti baper πŸ™πŸ€—πŸ€£ terimakasih

__ADS_1


πŸ’•πŸ’•πŸ’•TAMAT πŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2