
tepat pukul 9 pagi allea sudah sampai di kediaman orang tuanya mama yg sudah bersiap dengan masakan dan kue ulang tahun yang akan di bawa ke sekolah caca pagi itu allea segera membantu mam unruk membawa semuanya
"ka.. bram ga ke sini yaa??"tanya mama
"lagi sibuk mah..,"jawab allea
"wahh pengantin baru sibuk melulu nih.."ledek mama tasya
ibu dari teman satu kelas caca yg hari ini dengan baik hati membantu membawakan makanan untuk di bawa ke sekolahan cara dengan mengendarai mobil miliknya
"hahah iyaa tante" Allea tersenyum menjawab pertanyaan mama Tasya
"kamu nginep ga ka...?"tanya mama.
"nginep aja mah capek banget kalo pulang pergi" jelas Allea .
acara ulang tahun caca pun di mulai, Caca terlihat bahagia merayakan ulangtahun nya di sekolah Allea pun sibuk mengambil beberapa foto untuk dokumentasi,ketika allea sedang memotret dengan kameranya ponsel Allea terus saja berdering, Bram berkali kali menelepon Allea namun tak da satupun yang ia jawab hati dan fikiran nya masih sedikit kalut. Allea terdiam memandang satu persatu wajah yang ia sayang wajah mama yang penuh dengan kasih, wajah caca yang periang, hanya wajah ayah yang selalu ia ingat, di hari bahagia caca ,ayah harus pergi bertugas ke surabaya jadi malam ini Allea memutuskan untuk menemani mama dan caca
malam harinya allea dan caca bermain bersama di ruang tv tiba tiba panggilan video masuk ke ponsel allea, Allea menerima panggilan video itu,ia melihat wajah bram yg tersenyum di layar ponsel.
"llea..,kamu nginep apa pulang?" tanya bram
"nginep" jawab Allea singkat dan ketus,senyum Bram seketika hilang melihat allea sedikit jutek.
"mass bllaaamm." sapa caca yang tiba tiba muncul dari samping kiri wajah Allea.
"haiii cantik.... selamat ulang tahun yaa.. mau kado apa dari mas bram?"tanya bram sembari tertawa
"apa. yaah .hhmmm.. ituh.. heum ituhh.."jawab caca sembari berfikir,membuat bram tertawa gemas.
"itu apa yaa??"ledek bram
"tas sama boneka"pinta caca
"hahaha okeee nanti mas beliin yaa..."lanjut bram ia terlihat bahagia melihat caca yg menggemaskan
"llea kamu udah makan?" tanya Bram.
"udah" Allea masih menjawab singkat.
"mas udah yaa aku mau tidur ngantuk" Allea segera mematikan panggilan video dari Bram tak lama kemudian Bram mengirim pesan lewat chat
📱
"kamu masih marah??, cuma gara gara makan siang aku ga abis kamu sampe ngambeknya begini amat" chat dari bram
"fikir ajah lah sendiri" jawab Allea, Allea masih merasa kesal ,ia teringat akan Celine padahal malam itu ia belum mau tidur Allea mengahmpiri mama di kamar nya yang sedang meniduri caca
"maah.. Allea tidur di sini yaa allea kangen tidur sama mama"pinta Allea
"iyaa boleh" jawab mama sembari tersenyum
"mah ,mama selama rumah tangga sama papa,pernah ga ada cwek laen yg suka ma papa?"tanya Allea
"hayoooo.. pasti lg mikirin bram ? takut pacaran lagi sama celine." mama menunjuk wajah Allea sembari senyum meledek.
"ihh apaan sih mama"allea mengelak.
"mama yakin Bram ga kayak gituh Bram sayang banget sama kamu ka..",jelas mama
"kalo kamu tanya pernah atau enggak ada cewek suka ma papa mama jawab..yaa.. buanyakk banget. yang suka ma papa.. tapi allhamdullillah nya papa kamu gak kepincut, papa kamu orang baik papa ga mau nyakiti. anak istrinya karena hawa nafsu sesaat ,intinya kalian harus saling terbuka, ga ada rahasia-rahasian"jelas mama
"heummm" Allea tersenyum ketir.
"mas Bram ga seperti papa..dulu aku berkeinginan mempunyai suami seperti papa tapi ternyata aku menikah dengan Bram yang malah banyak rahasia dan mencintai perempuan lain "bisik hati Allea malam itu ia tertidur dengan lelap di rumah mama.
keesokan paginya di apartemen Bram sarapan sendiri dan menyiapkan semuanya sendiri.
"hhaaheeehh...ga da Allea gue kerepotan begini..." bram duduk di tempat tidur sembari memakai dasi nya.
jam 8 pagi bram sudah berangkat ke kantor,jam 9 pagi bram sibuk memeriksa pekerjaan nya.. tiba tiba..
"braaam...!!" Celine masuk dengan senyum yang terukir di wajah nya
"heii nona Celine bahagia banget." Bram tersenyum melihat celine
"iyaa donk..nih.. " Celine menyodorkan kotak setelan jas untuk acara pernikahan.
"waah udah ada jas nya,"tanya Bram.
"udah dong kamu pasti tampan dan gagah pake itu."senyum Celine
__ADS_1
"iyaaalah pasti donk Abraham gituh looh "Bram bangun mengahmpiri Celine yang berdiri di depan meja kerja nya.
"kamu bahagia ga??"tanya Bram seraya membelai rambut celine
.
"iyaa dong.. ,humm Bram makasih yaa.. kalo ga berkat kamu aku ga akan cepet move on begini! makasih Bram makasih yaa.." Celine memeluk Bram, Bram pun membalas pelukan Celine dengn lembut dan memebelai rambut Celine yang berada di pelukannya.
"iyaa.. aku bahagia kalo bisa bikin kamu bahagia." Bram memeluk celine erat dan tiba tiba seseorang membuka pintu ruangan Bram tanpa mengetuk terlebih dahulu.
"MAAAAS....!!!"ternyata Allea yqng datang siang itu, Allea melempar kotak makan siang ke arah wajah Celine dan di tepis oleh Bram, Bram melindungi wajah Celine yang hampir terkena lemparan Allea
"ALLEA... KAMU NGAPAIN SIH KAYAK GITU..!!!" teriak Bram pada allea
"NGAPAIN??? KAMU BILANG NGAPAIN?,KAMU YNG NGAPAIN MELUK DIA..!!"Allea berteriak penuh emosi nafasnya terengah-engah menahan emosi yang sudah memuncak, Bram menghampiri Allea dan ingin menyentuh Allea
"allea.. dengerin aku dulu"pinta bram
"mundur... jangan dekati aku...!" Allea memundurkan langkahnya sementara Bram terus maju
"MUNDUUUURR....!!!!,"air mata Allea mulai metes membanjiri pipinya nya.
"jadi begini kelakuan kami di saat aku ga ada..kamu Kembali lagi sama dia.."Allea menunjuk Celine.
"aku mundur teratur bila kamu kembali sama dia gak apa-apa kok...aku" Allea bicara lirih air matanya terus jatuh di pipinya.
"allea.. please dengerin aku duluuu.."pinta Bram sedikit memohon.
"allea aku bisa jelasin ko" Celine menghampiri Allea
"LO NGAPAIN DEKETIN SUAMI ORANG HAAAH...!!! GAK LAKU YAA. GA RELA YAA BRAM MILIH GUE MAKANYA LOE DEKETIN DIA LAGI" suara Allea meninggi mata Allea terlihat memerah ia mendekat wajah celine.
"allea udah udah..."bram memeluk Allea
"brroouuhhgghh" Allea mendorong Bram hingga mengenai Celine
"aaaw..." teria Celine yang hendak jatuh.
"LO BEDUA MO BALIKAN KAN..?!!!HAAH..!! IYAA KAN!!!!, AMBILLL BRAM SAMA LOO.. " Allea terus mendorong Bram, Allea pergi sembari terisak menyeka air matanya.
allea juga melempar kalung berlian pemberian dari Bram dan ia juga melempar ponsel mahal yang dibelikan oleh bram ke lantai hingga hancur.
"allea..tunggu" Bram berlari mengejar allea dan Celine pun mengikuti allea dan Bram
allea berdiri di pintu lift ia segera menekan tombol untuk turun.
"allea tunggu dulu aku bisa jelasin semuanya" Bram terus memegang tangan allea untuk menghalau langkah allea.
"GAK..!!! AKU GA BUTUH... PENJELASAN APAPUN TADI SUDAH CUKUP JELAS BUAT AKU MAS...!!"
"mas.. tega mas ngeginiin aku lagi...kesalahan terbesar yang aku lakuin dulu ialah mengurung kan niat aku bercerai dari kamu mas...!" allea menangis terisak.
"aku punya hatii mas.. mas.. tega mainin aku seperti ini jahatt bangat kamu mas.." Allea terus berbicara,
Bram mencoba bicara namun allea tak memberikan bram untuk bicara, pintu lift terbuka Allea masuk dan segera menekan tombol tutup namun Bram dengan sigap ikut masuk dan terus memohon agar Allea mendengar penjelasan bram terlebih dahulu.
"keluar...!!!,"pinta allea..
"gak" jawab bram dengan santai
"KELUAAAR....!!!! PERGI... PERGI..!!! AKU BENCII SAMA KAMU MAS.. !! "Allea memukul tubuh Bram, Allea mengamuk sejadi jadinya di dalam lift semua makian keluar dari mulut Allea karena ia merasa sakit hati akan penghianat an suami nya itu. bram menenang kan Allea dengan memeluk Allea
.
"plaaak..plookk.. booughhht"allea menampar wajah bram,dan terus memukul wajah Bram. Bram mulai terpancing emosinya dengan perlakuan Allea.
"ALLLEA.. BERHENTI BISAA TENANG GAA SEDIKIT.."teriak Bram ke Allea
,
"tegaa..kamu mas... kamu nyakitin aku lagi.. "Allea menangis pilu.."nafas allea mulai tersengal-sengal dan terisak pintu lift terbuka Bram tetap memluk alleA. Allea menangis semakin menjadi jadi ia kembali marah.
"LEPAS..!!!"bentak allea.
"aku ga mau nemuin mas lagi..kita pisah ajah mas..pilih dia.. biar mas puas" Allea bicara lirih
"Allea tenang dulu. ini di kantor Allea" jawab Bram
"AKU GA PEDULI..!!! MAU DI KANTOR MAU DI NERAKA JUGA AKU GAK PEDULI...!!!"teriak Allea , ternyta teriakan Allea mengundang semua yang ada di lobi..
"lluoohh bu Allea berantem ma pak Bram pastii ulah wewe gombel iku loh.."sahut maya yang berdiri di meja resepsionis
__ADS_1
"iyaa may kayanya gara gara nona celine " semua melihat ke arah bram dan Allea
.allea berjalan meninggalkannya, Bram yang terdiam melihat emosi Allea yang tak terbendung tiba tiba Allea terdiam
"aaah...aaaaa..www....."allea merasakan sakit yang luar biasa di perut nya , Bram yg melihat Allea menaham sakit ia berlari menghampiri Allea
"llea.. kamu kenapa..??" Bram panik ,ia melihat wajah Allea pucat seketika dan keringat dingin membanjiri wajah allea,seketika Allea lemas dan terkulai tak sadarkan diri,bram segera memeluk Allea.
"alleaaaa..!!!!" teriak Bram
"buu allea..."Maya dan Nur berlari dan semua security pun berlari an menghampiri Bram yang panik semua orang yang berada di lobi pun berkumpul.
"tolong kasih jaln tolong.." ucap salah satu security yang dengan sigap membantu Bram membawa Allea ke rumah sakit, Celine yang ikut panik ia terlihat khawatir akan keadaan Allea,semua menatap sinis ke arah Celine
.
"apaaan kalian lihat lihat bubar..bubar...bubar.."teriak Celine
"hhhuuuuuh.."celine di soraki oleh semua.dan ia segera meninggalkan kantor Bram.
"gara-gara wewe gombel jadi bu allea pingsan" ucap Maya
"hooh kesel gue lihat ya" lanjut Nur
"bu allea mudah2an ga kenapa kenapa yaa"ucap Udin bagian OB
sesampinya di rumah sakit allea segera mendapatkan pertolongan.dengan sigap tim dokter memeriksa allea.setelh selesai dokter pun menghampiri Bram yang menunggu di ruang IGD
"dok bagaimana keadaan istri saya.." tanya Bram ke dokter.
"kita bicarakan di ruangan saya yaa."ajak dokter ke Bram
sesampai nya di ruangan dokter bram masih terlihat panik.
"pak.. ibu allea mengalami kontraksi perut akibat terlalu stres dan emosi yang berlebihan sehingga janin yang di kandungan nya pun ikut stres.." jelas dokter.
"ouwhh.. begitu yaa dok." sahut bram sembari mengangguk mengerti
"haaah..janin..?? kandungan?? istri saya hamil dok??" Bram terkejut dengan pernyataan dokter.
"iyaa.. anda suaminya kan..mas anda tidak tau istri anda sedang hamil??" ucap dokter kembali.
"haha.. serius dok.."mata Bram berbinar-binar bahagia.
"iyaa pak. usia kandungan istri anda sudah 9minggu."jelas dokter kembali.
"lalu keadaan janin nya bagaimna dok??"
"alhamdullilah janin sangat kuat hanya saja jangqn di buat stres tri semester pertama sangat rentan hati hati yaa pak jaga mood istrinya "dokter tersenyum.
"iyaa dok makasih yaa dok"bram bangun dari duduk nya.
"sekali lagi selamat yaa pak" ucap dokter dan bersalaman memberi selamat pada bram.
setelah keluar sari ruangan dokter bram berlari mengahmpiri allea ia melihat Allea yang sedang berbaring lemas dengan air mata yg masih mengalir di pipinya.
"mmuach.." Bram mencium pipi allea.,allea membuang muka ia tak ingin melihat bram.
"maafin aku Allea sepulang dari sini aku akan jelaskan semuanya" bisik Bram, Allea hanya diam..
"urus semuanya mas.. aku ingin pisah saja.."Allea bicara lirih.
"ga aku ga mau.." jawab Bram, Allea memandang sinis ke Bram
"please tenangin dulu diri kamu" Bram membelai rambut Allea
"heeummm seperti nya Allea belum tahu kalo di hamil.. "bisik hati bram.
Allea hanya diam menahan sesak di hatinya masih di selimuti rasa benci pada Bram. ingin sekali ia memaki dan menampar Bram saat itu,beda dengan suasana hati Allea suasana hati bram sangat bahagia karena ia akan menjdi seorang ayah. tiba-tiba ponsel Bram berdering Bram segera keluar ruangan untuk menerima telpon dari Celine
,📲
"halooo"
"bram kamu dimana ?"tanya celine
"aku di rumah sakit "
"Bram aku cuma mau ngingetin besok jangan sampe gak datang yaa awas kamu kalo bohong aku benci kamu klo sampe kamu ga datang "ancam Celine
"iyaa iyaa tenang ajah sih aku pasti nepatin janji aku okee." Bram menutup telponnya nya dan kembali ke ruang IGD untuk menemani Allea.
__ADS_1