Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 89


__ADS_3

Selama perjalanan menuju stasiun, Davin banyak bicara dia menasehati sang ayah mantunya, Davin mengeluarkan unek-uneknya karena perlakuan ibu tiri Dea saat mereka pergi melamar Dea beberapa waktu dulu.


"Ia nak, nanti ayah hubungi kamu kalau ibu kamu di sana macam-macam pada ayah" ucap mertuanya.


"Jangan sungkan sama aku, emang karakter aku yang begini, tapi aku tidak mau melihat keluarga aku di injak-injak seperti ayah, yang di injak-injak oleh istrinya sendiri" ucap Davin.


Kata-kata Davin sangat menusuk, membuat ayah mertuanya terdiam, ayah Dea baru tahu betul karakter Davin, selama ini dia banyak diam karena belum sah menjadi suami Dea.


Akhirnya mereka tiba di stasiun, Davin segera turun membukakan pintu mobil untuk ayah mertuanya dan juga istrinya.


"Apa tidak ada lagi yang di lupa?" tanya Davin pada Dea saat menurunkan barang-barang ayah mereka.


"Sudah tidak ada lagi kak" jawab Dea.


Tidak lama kereta yang akan di tumpangi ayah mereka sudah datang, ayah Dea segera pit untuk masuk ke ruang tunggu.


"Ayah jalan dulu ya nak, ayah titip Dea sama kamu" ucap ayah pada Davin.


"Ayah tidak usah memikirkan itu, yang ayah harus pikirkan adalah keluarga ayah di sana" ucap Davin.


"Ayah hati-hati di jalan ya, kalau udah tiba di sana jangan lupa kasih kabar ya" ucap Dea dan langsung mencium tangan ayahnya.


"Ia nak, ayah pasti kasih kabar kalau ayah sudah tiba" jawab sang ayah.


Tidak lama ayah mereka langsung masuk karena kereta sudah datang. setelah ayahnya masuk ke ruang tunggu, Davin dan Dea langsung menuju tempat parkiran mobil.


"Kita ke apartemen dulu ya, aku mau ambil baju kerja" ucap Davin.


Dea hanya menganggu setuju, Davin langsung meninggalkan halaman parkir stasiun, dalam perjalanan menuju apartemen mereka, mereka banyak diam.


"Kok diam saja, kamu kenapa? biasanya kamu paling cerewet?" tanya Davin pada istri.


"Tidak kenapa-kenapa kak, aku cuma sedikit lelah saja" jawab Dea.


" Nanti sampai apartemen kamu istirahat dulu ya, nanti sore baru kita balik ke rumah mama" ucap Davin.

__ADS_1


"Ia kak, tapi kamu kasih tau mama dulu di rumah, supaya tidak cemas menunggu kita" jawab Dea.


Tidak ada lagi obrolan di antara mereka berdua, Dea yang betul-betul merasa kelelahan akhirnya tertidur di atas mobil, Davin hanya tersenyum melihat istrinya ketiduran di mobil.


Davin membuka kaca mobil karena dia menikmati rokok sambil menyetir mobilnya, itu udah kebiasaan bagi Davin, menyetir mobil sambil merokok.


❀❀


Di kantor Adit, lagi kedatangan tamu spesial untuk Adit, yaitu kedatangan Dita istrinya. Dita sengaja ke kantor Adit secara diam-diam karena dia ingin memberikan kejutan pada suaminya apa lagi Dita jarang banget ke kantor Adit.


Adit yang lagi berada di lobby kantor karena baru saja mengantar rekan bisnis, Tiba-tiba melihat istrinya masuk ke dalam lobby kantor nya.


"Sayang, kok datang tidak bilang-bilang" ucap Adit langsung menghampiri istrinya.


"Kan kejutan mas, tapi kejutannya tidak seru karena ternyata kamu ada di sini kirain di dalam ruangan kamu" jawab Dita.


Banyak karyawan memperhatikan kemesraan bosnya itu.


"Pak Adit sayang banget ya sama istrinya, aku juga mau dapat pasangan kayak pak Adit, udah baik romantis lagi" bisik salah satu karyawan wanita pada rekannya yang lain.


" Banyak lagi bisik-bisik parah karyawan Adit, saat melihat Adit dan Dita.


Obrolan mereka tidak luput dari pendengaran Risna, dan dia langsung menatap karyawan yang asik bergosip tentang bos mereka.


"Sstttt, lanjut kerja, kalian di bayar untuk kerja bukan bergosip" tegur Risna.


Parah karyawan tersebut langsung diam dan melanjutkan pekerjaan mereka, sedangkan Adit sudah menuju ruangan bersama Dita, jadi mereka tidak mendengar apa yang di katakan beberapa karyawannya.


Risna juga sudah menuju ruangannya, parah karyawan yang sempat di tegur Risna kembali bergosip tapi tidak membahas Adit dan istrinya, tapi Risna lah yang menjadi korban mereka.


"Mbak Risna itu galak banget seperti Pak Davin" ucap salah satu dari mereka.


"Ia aku heran, Pak Adit orangnya ramah tapi orang di sekitarnya yang menyebalkan".


"Apa lagi pak Davin, orangnya sangat pendiam, tapi semua pak Adit percayakan ke dia.

__ADS_1


" Jangan bergosip, asalkan kalian tahu, pak Davin itu adik pak Adit makanya semuanya di percayakan padanya, dan kenapa pak Adit tidak masuk kerja beberapa hari ini, begitu juga pak Davin, sampai hari ini pak Davin belum masuk kerja, karena pak Davin baru saja melangsungkan pernikahan nya kemarin " salah satu karyawan menjelaskan pada rekan-rekan yang lain.


"Apa?? pak Davin sudah menikah?" tanya salah satu karyawan.


Dan banyak lagi yang di bahas karyawan Adit, mereka bergosip tentang Risna dan juga Davin yang begitu tegas kalau di kantor, ya Davin dan Risna adalah orang yang paling dekat dengan Adit di kantor.


Davin terkenal cuek dan dingin, dia orangnya jarang senyum apa lagi bicara, berbeda dengan Risna yang terkenal cerewet nya minta ampun, dulu karyawan sering bergosip agar Davin dan Risna jadian agar seimbang, satu pendiam dan satunya sangat cerewet.


Tapi ternyata, Davin menikah dengan wanita lain, dan selama ini parah karyawan tidak pernah melihat Davin menggandeng wanita.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


"Dea, dea, kita sudah sampai" ucap Davin membangunkan Dea.


Dea langsung membuka matanya dengan pelan dan melihat ke sekeliling nya ternyata mereka sudah sampai di basemen apartemen mereka.


"Ayo turun nanti kamu lanjut tidur lagi kalau masih lelah" ucap Davin.


setelah turun dari mobil, Davin langsung menggandeng tangan Dea, dan langsung menuju apartemen mereka, Dea hanya diam dan mengikuti Davin.


Setelah sampai di depan pintu, Davin segera membuka pintu dan mempersiapkan Dea untuk masuk.


"Kamu lanjut lagi tidurnya, kalau masih ngantuk$ ucap Davin pada Dea saat mereka sudah duduk di sofa ruang tamu.


" Tidak usah kak, aku udah nggak ngantuk lagi" jawab Dea.


Davin langsung masuk ke kamar nya, tidak lama dia keluar memanggil istrinya. Dea langsung berdiri dan masuk ke dalam kamar Davin, ini pertama kalinya Dea menginjakkan kakinya di kamar Davin, karena selama tinggal di apartemen ini, dia tidak pernah masuk ke dalam kamar pribadi Davin.


"Baju-baju ini mau di bawa semua ke rumah mama? " tanya Dea pada Davin,


"Ia karena kita akan tinggal di sana beberapa hari, habis itu baru kita kembali ke sini" jawab Davin, Dea langsung menyusun baju-baju Davin ke dalam koper. sedangkan Davin membaringkan tubuh di atas kasur karena dia juga sudah merasa sangat lelah.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


**LIKE DAN KOMEN YA, JANGAN DI LUPA YAπŸ™ TERIMAKASIHπŸ€—πŸ€—

__ADS_1


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜ BersambungπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜**


__ADS_2