Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 119(season 2)


__ADS_3

Cello yang tidak berhasil meyakinkan Ema, dia akhirnya mengalah dan berjanji akan membuktikan pada Ema kalau dia tidak mempunyai kekasih.


"Ok aku akan buktikan sama kamu kalau aku tidak punya kekasih" ucap cello pada Ema.


Ema tidak menjawab ucapan Cello, dia hanya diam mendengar penjelasan Cello barusan, apa lagi Ema melihat sendiri, kalau Cello dengan wanita lain.


Tidak lama Cello langsung pamit pulang, karena udah sore.


"Ini udah sore, aku pamit pulang dulu ya" ucap Cello pada Ema.


"Ok baik, Hati-hati ya di jalan" jawab Ema.


Cello hanya menganggukkan Kepala dan langsung berdiri menuju pintu depan dan Ema mengantarnya sampai pintu depan butiknya.


"Bye, sampai bertemu lagi" ucap Cello pada Ema


Saat Cello menuju mobilnya tiba-tiba ada yang datang memeluknya dari belakang, membuat Cello kaget apa lagi pas di depan Ema.


"Sayang... kamu ada di sini?" ucap wanita tersebut.


"Apaan sih, lepaskan tangan kamu" bentak Cello.


"Sayang kok gitu sih, aku kangen sama kamu" ucap wanita itu kembali.


"Sayang-sayang, kita udah lama putus, minggir aku mau lewat" jawab Cello pada wanita itu.


Sedangkan Ema hanya diam melihat adegan yang barusan dia lihat, Setelah wanita itu minggir cwlko kembali menghampiri Ema.


"Maaf ya, tidak seperti yang kamu lihat, dia itu masa lalu aku" ucap Cello pada Ema.


Ema hanya tersenyum dan tidak menjawab ucapan Cello, senyuman itu membuat hati Cello hancur.


"Udah kamu balik sana, kita kan tidak ada hubungan apa-apa kenapa harus minta maaf segala sih" ucap Ema pada Cello.

__ADS_1


"Ok baik, aku jalan dulu ya" jawab Cello dan langsung menuju mobilnya.


Ema kembali masuk ke dalam butiknya, tiba-tiba di datangi oleh wanita yang memeluk Cello.


"Mbak kamu siapanya Cello?" tanya wanita tersebut.


"Saya cuma temannya mbak" jawab Ema dengan ramah.


"Oh... temannya? bagus lah soalnya dia pacar saya, dan ingin kamu jangan pernah dekati pacar saya lagi" ucap si wanita tersebut dan langsung pergi.


Ema hanya geleng-geleng kepala melihat wanita itu yang langsung meninggalkan butik Ema.


Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, Cello memukul-mukul stir mobilnya.


"Soal kenapa juga wanita itu muncul pas di hadapan Ema, pasti Ema tambah menghindar dari aku" batin Cello.


πŸ’•πŸ’•


"Ma, pa, besok keluarga Chaim akan datang ke sini" ucap Rere pada mama dan papanya.


"Sore sih ma" tapi belum tau jam berapa" jawab Rere.


"Ia besok nenek dan kakek kamu juga datang ke sini, pas dengan kedatangan keluarga Chaim" lanjut papa Rifky.


Mama Lia sangat bahagia mendengar itu, begitu juga dengan papa Rifky mendengar kabar itu.


Setelah memberitahu kan kedua orang tuanya, tentang kedatangan Chaim dan keluarganya besok sore, Rere langsung pamit dan naik ke lantai dua untuk membersihkan diri.


Saat sampai di kamar Rere tidak langsung membersihkan diri, tapi dia membaringkan tubuhnya di kasurnya yang empuk. dia tersenyum melihat foto-fotonya bersama Linzy dan Tya saat mereka di rumah orang tua Chaim.


Dia bahagia bisa dekat dengan ke dua adik sepupu Chaim, apa lagi Tya dan Linzy orangnya asik di ajak ngobrol, Rere sudah menganggap mereka seperti adiknya sendiri, apa lagi Rere anak tunggal.


Setelah puas melihat foto-foto mereka bertiga, Rere langsung bangun dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Sedangkan di rumah mama Dita, semuanya masih berkumpul Cello juga sudah tiba di rumah, tapi dia langsung menuju lantai dua, tepatnya menuju kamarnya.


Malam ini mereka semuanya menginap di rumah mama Dita dan papa Adit. karena besok mereka akan melamar Rere untuk Chaim.


Sudah waktunya makan malam, semuanya sudah berkumpul di meja makan, tapi Cello belum bergabung juga, Oma Metha meminta tolong pada Linzy untuk memanggil Cello di kamarnya.


Linzy segera naik ke lantai dua menuju kamar untuk memanggil Cello.


"Dek... ayo turun makan malam, semuanya sudah di meja makan" ucap Linzy.


ceklek...


Cello membuka pintu kamarnya, karena mendengar ketukan dan suara Linzy dari luar.


"Ayo turun makan, semuanya sudah berkumpul tinggal kamu" ucap Linzy.


"Ok, ayo turun" ajak Cello dan langsung turun ke lantai bawa bersama Linzy.


"Ayo nak, kita makan malam dulu" ucap mama Dita sambil memberikan piring pada Cello.


"Terimakasih ma" jawab Cello dan langsung duduk di samping kakaknya.


Semuanya sudah duduk dengan tenang sambil menikmati makan malam mereka, sambil mengobrol santai.


Setelah makan malam, mereka kembali ke ruang keluarga sedangkan Linzy dan Tya membantu bibi untuk membereskan meja makan dan mencuci piring. mereka berdua sangat lihai soal urusan dapur, mereka berdua mendapatkan didikan dari ibu dan bunda mereka.


Setelah beres Linzy dan Tya akhirnya ikut bergabung dengan yang lainnya, tapi mereka berdua memutuskan untuk menonton drama Korea karena parah orang tua lagi membahas tentang persiapan pernikahan Chaim, sedangkan Lintang dan Cello lagi bermain games di HP mereka masing-masing.


Kerena sudah larut malam akhirnya semuanya memilih untuk istirahat, semuanya sudah masuk ke kamar masing-masing, tapi tidak dengan Lintang dan Cello mereka berdua masih asik main games online.


Chaim yang langsung memilih untuk istirahat, walaupun dia di ajak sang adik untuk ikut main games bareng, tapi Chaim tidak tertarik.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•

__ADS_1


Sampai di sini dulu ya Kakak-kakak yang baik hati dan paling terlove. jangan lupa tinggalkan jejaknya ya kak, lewat like dan komentar nyaπŸ™ terimakasih πŸ™πŸ€—


🌊🌊🌊🌊Bersambung 🌊🌊🌊🌊


__ADS_2