Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 148(season 2)


__ADS_3

Setelah selesai apel bersama, chaim langsung kembali ke kantornya bersama Rekan-rekannya yang lain. kali ini dia sangat ngantuk, dia langsung membuat kopi dan membawanya masuk ke dalam ruangannya.


Biasanya kalau pagi Chaim minum kopi dulu sebelum beraktivitas, tapi tadi tidak sempat karena sudah terhambat, malah mendapat omelan dari sang istri.


Tok... tok... tok.


"Ia silakan masuk" ucap Chaim.


"Maaf Pak ada yang ingin bertemu dengan bapak, katanya karyawan bapak" ucap Irwan.


"Terimakasih, suruh saja masuk ke ruangan saya" ucap Chaim pada Irwan.


Irwan langsung keluar dan mempersilahkan karyawan Chaim masuk ke dalam ruangan Chaim.


"Permisi pak, maaf mengganggu" ucap salah satu karyawan Chaim dari toko perhiasan.


"Silakan duduk, kenapa tidak menelepon? kasihan kamu capek-capek datang" ucap Chaim.


"Saya hubungi bapak tapi nomor bapak tidak aktif, baru ada yang harus bapak tanda tangani" ucap karyawan nya.


Chaim memang mempunyai beberapa toko perhiasan, tapi Rere juga belum mengetahui kalau Chaim mempunyai toko perhiasan.


Toko perhiasan milik papa Adit tapi di berikan ke pada Chaim, dan perusahaan di berikan pada Cello, dan kedua anaknya juga tidak mempermasalahkan hal itu.


Papa Adit memang sudah mempersiapkan untuk masa depan anak-anaknya, sedangkan anak cabang perusahaannya di berikan ke pada adiknya Davin.


"Pak terimakasih, saya mau langsung pamit saja."


"Ok hati-hati di jalan, terimakasih ya atas bantuannya" ucap Chaim.


"Sama-sama Pak, terimakasih juga atas kepercayaannya" jawab Karyawannya tersebut, dan langsung berdiri meninggalkan ruangan Chaim.


Chaim mengantar karyawannya sampai di parkiran mobil.


"Sekali lagi terimakasih pak, saya pamit dulu."


"Ia sama-sama, hati-hati ya" jawab Chaim dengan ramah.


Akhirnya sangat karyawan tersebut langsung meninggalkan halaman parkir kantor polisi, setelah pergi barulah Chaim kembali masuk ke dalam ruangannya.


Chaim kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda, kini jam makan siang masih setengah jam lagi, tapi Chaim sudah bersiap-siap mau pulang ke rumah untuk makan siang.


"Udah mau pulang makan siang pak?" tanya Roy.

__ADS_1


"Ia Roy, saya sudah lapar karena tadi hanya sarapan beberapa sendok saja karena telat bangun" jawab Chaim.


"Begitu memang kalau pengantin baru pak inginnya tidur terus" jawab John dari belakang bercanda.


"Tuh kamu tau, apa lagi kemarin saya lembur bersama Irwan lagi" jawab Chaim membalas candaan John, semuanya hanya tertawa mendengar candaan itu.


Semenjak habis menikah Chaim sudah mulai banyak bercanda, tidak kayak dulu banyak diam, kadang membuat anak buahnya takut padanya, hanya Irwan yang berani padanya, tapi setelah menikah Chaim sudah mulai bercanda bersama dengan lainnya.


"Saya jalan duluan ya" pamit Chaim.


"Ok Pak, hati-hati di jalan" jawab yang lainnya.


Chaim langsung menuju halaman parkir tempat motornya di parkir, setelah siap Chaim langsung meninggalkan parkiran dan langsung melaju menuju apartemen nya.


Rere yang baru saja selesai memasak, dia langsung mencuci alat-alat masak yang kotor, agar tidak menumpuk, setelah semuanya beres Rere langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, karena berkeringat habis memasak dan bersih-bersih di dapurnya.


Setelah Rere berpakaian santai, terdengar suara bel berbunyi, dengan cepat Rere mengecek siapa yang datang, dan ternyata suaminya.


"Siang sayang" Ucap Rere setelah membuka pintu.


"Siang juga sayang, cantik banget deh" puji Chaim pada Rere.


"Terimakasih sayang, tapi emang dari dulu cantik kok" jawab Rere dengan senyum manisnya.


"Ia emang istriku ini udah cantik dari dulu, makanya pada saat pertama ketemu aku langsung suka" jawab Chaim tanpa sadar kalau memang ia sudah menyukai Rere dari awal pertama mereka bertemu.


Rere yang mendengar jawaban suaminya hanya tersenyum, dia bahagia karena ternyata Chaim sudah menyukainya dari awal pertama bertemu, saat Rere hampir di jambret dan di tolong oleh Chaim.


"Sayang aku udah lapar ni, makanya aku cepat pulang untuk makan siang" ucap Chaim pada istrinya.


"Ayo makan, aku udah masak kok" jawab Rere.


Mereka berdua akhirnya langsung menuju meja makan, Chaim langsung duduk di kursi, sedangkan Rere langsung mengambil kan makanan untuk suaminya, setelah selesai mengambil makan untuk Chaim, Rere juga langsung mengambil makanan untuk dirinya sendiri, dan akhirnya mereka berdua langsung makan siang bersama.


🌷🌷🌷


Tya yang sudah di jemput oleh Kenzo, langsung turun ke lobby, karena Kenzo menunggu di depan lobby.


"Hai cantik, maaf aku telat menjemput kamu" ucap Kenzo.


"Hai juga, nggak kok" jawab Tya.


Kenzo langsung mempersilahkan Tya masuk ke dalam mobil, setelah Tya duduk Kenzo langsung berlari memutari mobil dan langsung naik juga, duduk di belakang kemudi.

__ADS_1


"Ok ayo kita jalan" ucap Kenzo.


Mereka langsung meninggalkan kantor Tya, dan segera mencari tempat makan siang yang nyaman buat mereka.


Dan akhirnya mereka memilih salah satu cafe yang menurut mereka berdua nyaman dan asik, Kenzo langsung. membelokkan mobilnya masuk ke dalam halaman parkiran cafe.


"Ayo turun" ucap Kenzo setelah membukakan pintu mobil untuk Tya.


"Terimakasih ya" jawab Tya sambil tersenyum pada Kenzo.


"Ia sama-sama" jawab Kenzo bahagia.


"Aduh senyuman nya bikin aku meleleh, cukup aku aja yang kamu berikan senyuman itu, aku tidak rela


kalau semua orang melihat senyuman kamu itu" batin Kenzo.


Mereka berdua akhirnya masuk ke dalam cafe, dan kebetulan di sudut ada meja yang kosong, mereka berdua langsung menuju meja yang kosong tersebut.


"Permisi mbak, mas, silakan ini daftar menu nya" ucap si mbak pelayanan.


"Terimakasih" ucap Tya dan langsung melihat daftar menu tersebut.


Kenzo dan Tya sudah mendapatkan makan yang mereka inginkan, sambil menunggu makanan mereka datang, mereka berdua asik mengobrol, tentang pekerjaan mereka.


Kenzo orangnya sangat humoris, kadang mengeluarkan gombalan-gombalan receh membuat Tya tersipu malu.


"Tya aku senang, akhirnya aku bisa jalan dengan cewek apa lagi cewek secantik kamu" ucap Kenzo.


"Emangnya selama ini kamu tidak pernah jalan dengan cewek?" tanya Tya.


"Biasa sih tapi dengan adik aku, kalau di bilang wanita spesial ya baru kamu sih" jawab Kenzo.


"Yang benar saja, emangnya selama ini kamu tidak pernah pacaran?" tanya Tya kembali.


"Tidak, karena aku tidak suka dengan wanita yang berpura-pura, aku ingin mencari wanita yang betul-betul menerima aku apa adanya, bukan ada apanya" jawab Kenzo.


Tidak lama pesanan mereka akhirnya datang juga, mereka berdua kembali diam, karena si pelayanan lagi menyiapkan makanan mereka di atas meja.


"Terimakasih ya mbak" jawab Tya dengan sopan.


"ia sama-sama mbak, silakan nikmati" jawab si mbak pelayanan tersebut dan langsung meninggalkan mereka berdua.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak, lewat like dan komentar nya, terimakasih πŸ’•πŸ’•πŸ’•


BersambungπŸ€— 😘


__ADS_2