
sudah satu minggu celine berada di rehabilitasi kasih bunda dan sore itu bram kembali mengunjungi Celine,diam diam maria ikut masuk ia ingin mencari tahu namun maria kehilangan jejak bram di dalam pusat rehabilitasi itu maria celingukan ke kanan dan kekiri.
"eheemmm...maria???",suara laki laki dewasa memanggil maria yang berdiri di belkang Maria.maria terkejut ia segera menoleh ke belakang.
"ehhh ka erick.."maria tersenyum terpaksa.
"kok kamu di sini"
"heeh mo nengokin temen yg kmren kena narkoba dan katanya di rehabilitasi di sini tapi kayaknya udah keluar deh" jawab maria asal asalan sembari senyum ketir.
"ouwhh.. "
"ahh ka erick maria pulang duluu yaa daaaghh",maria segera berlari nafasnya terengah-engah.
"hhaaeiisshhh... kenapa ketemu ka erick sih gagal dah tuh" maria menggerutu sendiri di parkiran motor, dr erick adalah anak dari ibu kost yg maria tempati saat ini karena itu Erick terlihat sangat akrab dengan maria.
sementara itu di kediaman allea,allea sendiri menatap jam sudah menunjukkan pukul 20.00 bram belum juga pulang.
"sudah hampir seminggu ini mas bram selalu pulang telat tanpa memberi kabar"bisik hati allea,bram pulang pukul 21.30 malam,
"looh allea ko belom tidur?"tanya Bram ke Allea yang masih menunggu Bram di ruang tv.
"belom lah..nunggu mas.." jawab Allea
"oh.." jawab Bram simple, ia segera membersihkan tubuhnya dan segera beristirahat tanpa perduli kan allea yang sejak dari tadi khawatir menunggunya..
Allea masuk ke dalam kamar Bram sudah masuk ke dalam selimut nya.
"mas gak biasanya begini..dia terlihat cuek." bisik Allea, Allea pun ikut masuk dan berharap ia bisa memejamkan matany, Bram memeluk Allea bersiap untuk tidur tanpa ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Bram,
pagi harinya pun sama bram hanya diam menyantap sarapan paginya
"mas hari ini pulang telat lagi" tanya Allea
",heumm iyaa ehh ga tau juga" jawab Bram singkat
"mau makan siang apa mas??"
"aku ada janji makn siang sama klien jangan bawa menu dulu yaa" Bram hanya cuek menjawab sembari membaca surat kabar online, tanpa menoleh ke allea
pukul 07.30 Bram berangkat kekantor ia mencium pipi Allea
"mas berangkat yaa.." Bram pamit ke allea
"heumm"alle hanya menjawab simple tanpa senyum
"lusa keberangkatan ku ke Canada tapi mas ga ungkit dan ga omongin itu ,pa bener mas lupa ya atau mas senang kalo aku pergi?" pertanyaan mulai muncul di benak allea,
Menjelang hari keberangkatan Allea ke Canada ,ia sengaja tak mengungkit nya ke Bram allea hanya ingin tahu apakah Bram ingat, sore itu Bram mengunjungi Celine di pusat rehabilitasi.
"bramm.."celine tersenyum ketika bram datang.
"sudah sehatkah" tanya Bram seraya tersenyum manis ke celine.
"heumm sedikit, Bram aku udah ga betah pengen jalan-jalan lagi,bpengen makan siang bareng kamu nonton sama kamu Bram" Celine mengungkapkan keinginannya.
"celine,aku udah ada allea..."bjawab bram
,celine terdiam dan ia mulai terisak menahan tangisnya.
"ini ga adil Bram, kenapa Allea bahagia aku enggak Allea bisa dapet in kamu dengan mudah aku enggak,tolong tetap di sisiku bram"celine menangis tersedu-sedu,bram memluk celine yg terduduk di kursi roda nya.
"sabar aku akan selalu ada di sisimu aku temani hingga kamu sembuh"jawab bram.
tak lama kemudian erick datang menghampiri Bram dan Celline
"waah maaf mengganggu waktu kalian berdua "dr erick datang dengan senyum sumringah di wajahnya.
"ahh ga apa-apa dok, saya juga mau pamit ko"
"jangan tinggalin aku dulu Bram" Celine menggengam erat lengan Bram,erick mengernyitkan dahinya.
__ADS_1
"Celine pacar kamu ini mau pulang dulu yaa gantian aku yg nemenin kamu okee..kita ngobrol "ajak d ,erick ke celine
"tuhh. ada yang lebih bikin kamu tenang kan..aku pamit yaa."pinta bram ke Celine.
"tinggalin Allea kembali sama aku.",pinta Celine ke bram
,bram hanya diam menatap mata celine dan ia pun pamit untuk pulang tanpa menjawab permintaan celine
sepulang nya Bram dr.erick yang menemani celine berbincang-bincang sebagi metode pengobatan Truma di fikiran nya.
"dia pacar kamu??"tanya dr.erick
"mantan pacar , dan suami orang, dia bahagia aku enggak, karena Arya aku ninggalin dia sampe dia nemuin jodohnya dengan. orang lain" jelas celine.
"sekarang perasaan kamu sama dia bagaimana"
"aku ga tau perasaan apa ini aku hanya ingin berlindung di belakang nya karena aku takut ,aku juga ingin ada seseorang yang menjagaku bukan menyakitiku" celine menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan menangis.
"kamu ga akan pernah bisa lupain rasa sakit ini bila kamu tidak mengikhlaskan mereka untuk orang lain,ingat Celine di sana banyak jalan yang indah menanti untuk kamu lewati jalani dengan hati yang tenang dan riang ,aku yakin kamu bisa melupakan rasa sakit ini dan lebih. mencintai dirimu sendiri" jelas dr.erick,
celine hanya terdiam mengangguk perlahan ia mengerti akn ucapan dr.erick
pukul 23.00bram baru sampai di kediaman nya ia segera membersihkan tubuhnya ia melihat allea tertidur membelakangi bram,bram memeluk allea dengan erat.
"maaf allea aku terlambat lagi malam ini"bisik hati bram ia mencium lembut kepala allea, ternyta allea tak tidur,ia hanya pura-pura tidur hatinya tak karuan ingin marah ,ingin menangis namun ia tahan rasa itu.
"mas bener bener ga peduli ia tak menanyakan sama sekali perihal keberangkatan ku esok hari,ada apa sebenarnya"bisik hati Allea.
pagi itu allea bangun lebih awal ia duduk menikmati udara pagi di balkonnya,ia menelpon Maria pagi itu.
"halo maria lo udah berangkat?"tanya allea.
",nihh lagi boarding pass dulu.."
"ouwhh okee hati hati yaa" Allea menutup telponnya ,yaa hari ini seharusnya Allea berangkat ke canada namun ia tak jadi ikut karena ia bingung dengan sikap bram yg berubah akhir akhir ini.
pagi itu bram bangun cukup siang karena memang hari ini hari libur,bram keluar dr kamar di dapati allea sedang membaca buku di ruang tv.
"lea heum mas izin yaa mo pergi dulu nanti siang" pinta bram.
"ya"jawab allea singkat bram melanjut kan makan nya dan kembali bersiap-siap.
tiba tiba ponsel bram berbunyi.
📲
"haloo" Bram mengangkat telpon di kamarnya
"bram jadi ga lo ke kantor nih.. gilaa gue ngerjain sendiri mah pusiing" Tio meminta bram untuk ke kantor
"okee okee..." bram menyanggupi dan ia pamit ke allea
"mas pergi dulu ya"
"mas pulang jam brapa??"tanya Allea
"heum jam 5 ,juga udah pulang kok", jawab bram.
"heumm mo di masakin apa?"
"chiken fillet saus lada hitam okee..." pinta bram ke Allea
" yasudah mas jgn telat pulang yaa..",allea menegaskan suaminya itu.
",iyaa iyaa.aku berangkat yaa!"pamit Bram sembari mencium kening allea,
setelah bram pergi allea bergegas ke super market untuk mencari bahan bahan untuk masak makn malam permintaan dari bram,pukul 5 sore allea menunggu bram detik demi detik ia menunggu, allea menelepon bram sore itu.
"halo mas ko belum pulang"
"nanti yaa allea masih di kantor ma tio.",
__ADS_1
",heumm Yasuda deh.", Allea menutup tlpnya ,jam 7, Allea masih menunggu ia tak menghiraukan rasa laparnya ia ingin makan malam bersama Bram malam itu allea terus menunggu.
hingga Allea lelah menunggu akhirnya ia ketiduran di kamarnya bram datang pukul 23.30 malam Allea terbngun mendengar kepulangan bram, allea sengaja tak tidur malam itu ia hanya pura-pura memejamkn matanya ia mendengar bram masuk ke kamar dan menghampiri allea yg tertidur dan menciumi wajah allea
"kemana ajah mas baru pulang"allea terbangun.
"heumm maaf aku telat tadi di ajak makan malam dulu sama Tio",jawab bram,
mendengar jawaban dari bram allea bangun dengan segera ia menuju meja makan ia memasukan nasi,lauk pauk ke dalam kotak makanan, bram mengampiri allea.
"ya Allah aku lupa Allea kan aku suruh masak makanan kesukaan ku hari ini," bisik hati bram ia segera menghampiri Allea yang memasang wajah muram.
"allea maaf aku lupa" Bram memandang Allea yang terlihat kesal.
Allea hanya diam ia memasukan kotak makan itu kedalam kantong ia meninggal kan bram, tanpa bicara apapun allea dan ia bergegas keluar dari apartemen nya.
"allea.. kamu mau kemana"Bram memanggil allea,namun allea yg sudah kesal tak menoleh Ataupun menjawab panggilan bram ,allea membawa makanan itu ke pos security.
"malam pak...,"allea datang dengan senyum nya.
"wah bu Allea lagi lagi kirim menu buat kita" jawab pak Herman security apartemen.
"haha iyaa pak satu minggu ini aku ada tugas masakan dari kampus buat nya kebanyakan jadi dari pada mubasir kan .mending di konsumsi ajah buat nanti malam"jelas allea,
ternyta selama ini masakan yg allea buat untuk bram makan malam ia selalu berikan untuk security yg menjaga malam hari
sepulang dari post security ternyata bram menunggu Allea di depan lift bram telah berganti pakain dengan cara piyama nya, pintu lift terbuka Bram memandangi wajah Allea yang terlihat sembab,karena di bawah tadi Allea sempat menangis karena rasa kesal nya ke bram.
Allea melihat bram namun ia tetap jalan lurus meningglkan bram, Bram terdiam mengikuti Allea, Allea mengambil gelas dan membuat susu coklat hangat dan diberi oat sedikit karena ia sangat lapar , Bram memandangi Allea yang membuat susu untuk dirinya sendiri dan dengan cepat meminum dan menghabiskan nya.
"jangan-jangan Allea belum.makan karena nunggu gue.."bisik hati bram, Bram memeluk allea dari belakang, Allea sedang meminum susunya.
"lepas...,,!!"ketus allea.
"gak.."jawab bram..
"kenapa belum makan??",tanya Bram, Allea hanya diam dadanya terasa sesak karena menahan kesal.
"maaf aku sibuk banget Allea" Bram memeluk erat Allea dan mencium bahu Allea.
"lanjut in ajah terus kayak gitu,aku ga apa-apa kok.. ga usah peduliin aku, aku ngantuk.." Allea melepas tangan bram dan pergi ke kamarnya bukan ke kamar Bram
"heii alllea....",bram mengikuti Allea,sebelum Bram masuk Allea menutup pintu kamarnya..
"jeddeerr..."allea membanting pintu kamarnya bram yg berada di luar kamar hanya diam.
"aku terlalu sibuk dengan kantor dan Celine sehingga Allea aku lupakan,maafin aku ayllea.",bisik hati Bram.
"lea... buka duluu aku minta maaf aku salah akhir akhir ini aku sibuk dan ga memikirkan kamu", Bram terus berbicara kepada allea,
Di dalam kamar Allea hanya menangis mendengar penjelasan Bram ia kesal ingin sekali ia marah namun ia tak kuasa
bram kembali ke kamar nya ia melihat ponsel allea yg tergeletak di kamarnya ,bram membuka ponsel allea, ternyta maria mengirimkan kabar bahwa ia sudah sampai di canada,mata bram terbelalak begitu banyak kesalahan yg bram lakukan ke allea.
"aduuhh..! ck..! kenapa gue bisa lupa seharusnya hari ini Allea ke Canada" bram mengusap wajahnya ia segera mengetuk kembali kamar allea
"llea.. buka pintu nya.. mas mau bicara dulu.,llea.. ayoo dong buka dulu "bram terus mengetuk kamar allea,dan akhirnya Allea membuka pintu kamr dam kembali naik ke tempat tidurnya,bram masuk duduk di samping Allea, Allea tetap saja tidur membelakangi Bram
.
"maaf mas lupa seharusnya kamu hari ini sudah di canada yaa.." jelas Bram
"ga apa-apa itu bukan hal penting ko,"ketus Allea.
"mas ga usah mikirin perasaan aku, lanjutin ajah kek gitu salah aku apa sih mas..mas berubah,sering pulang telat ga ngasih kabar,klo aku ada salah ngomong mas jangan diginiin ." Allea menangis terisak menahan sesak.. ia tetap tidur membelakangi bram, Bram ikut tidur di samping Allea dan memeluk Allea dan menciumi tengkuk allea.
"mas minta maaf tapi emang bener kerjaan lagi banyak banget maaf kalo mas ga ngasih kabar dan pulang telat maaf juga mas lupa sama jadwal keberangkatan kamu maaf, mas minta maaf mas janji ga akan kayak gini lagi " Bram membalikan tubuh Allea,mata Allea sembab dan banyak air mata, Bram menyeka air mata Allea dan menciumi wajah Allea terus menerus.
"ternyata aku merindukannya...aku sangat merindukanmu Allea namun karena kesibukan dan celine ak mengabaikan rasa rinduku ke istriku sendiri." bisik hati Bram,malam itu Allea terus menangis,
",ssstt...udah donk .. jangan nangis lagi, mas minta maaf ya.." bram membelai lembut rambut Allea dan menciumi nya dan mereka pun berpelukan erat malam itu
__ADS_1