Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 143(season 2)


__ADS_3

Pagi ini Cello dan tya tidak satu kantor, mulai hari ini Tya sudah pindah ke kantor ayahnya.


"Akhirnya satu kantor dengan ayah" ucap Tya bahagia.


"Selamat berpisah kak, sekarang tidak ada lagi yang ribut di dalam ruangan aku" jawab Cello padanya.


"Aku juga senang pisah dengan kamu, karena pekerjaaan kamu makin banyak, tidak ada lagi yang bantu kamu" ucap Tya mengejek Cello.


"Aku bisa sendiri kok,dasar jomblo" jawab Cello membalas Tya.


Tya tidak peduli dengan omongan Cello, yang penting dia sekarang sudah satu kantor dengan ayahnya, Tya selama ini satu kantor dengan papa Adit dan Cello, itu semua karena permintaan papa Adit, karena menurut papa Adit, tya bisa membimbing Cello, karena Tya orangnya tegas kalau masalah pekerjaan.


Terkadang Tya harus bertengkar dulu dengan Cello, atau mengusir kekasih Cello dari kantor, karena memang hampir tiap bulan Cello menganti kekasihnya, Tya paling tidak suka kalau mereka serius dengan pekerjaan yang menumpuk, tapi malah ada pengganggu datang, dan di situlah tugas Tya mengusir mereka, walaupun harus bertengkar dengan adik sepupunya.


Kini Tya sudah berada di kantor ayahnya, dia juga sudah di dalam ruangannya sendiri, dengan jabatan wakil direktur.


Tok... tok.. tok.


"Permisi nyonya, anda di panggil oleh pak Davin" ucap sekertaris Tya.


"Terimakasih ya, saya segera ke sana" jawab Tya. setelah mendengar jawaban Tya, akhirnya sang sekertaris langsung pamit dan meninggalkan ruangan Tya.


Tya langsung berdiri dan segera menuju ruangan ayahnya.


"Permisi, ayah memanggilku?" tanya tya pada ayah nya.


"Ia nak, ayah ingin memberikan laporan ini buat kamu periksa" jawab ayah nya.

__ADS_1


"Baru juga datang, udah di sambut dengan setumpuk laporan" celoteh Tya.


"Ini cuma sedikit nak, kan ayah sudah kerjakan yang lainnya, soalnya ayah mau pergi meeting" jawab Davin pada anaknya.


Tya langsung tersenyum dan mengambil dokumen yang harus dia periksa di atas meja ayahnya.


"Ok ayah, hati-hati di jalan nanti, aku kembali ke ruangan aku dulu ya" pamit Tya pada ayahnya.


Ayah Davin hanya mengangguk, dan dia juga langsung bersiap-siap untuk pergi meeting, Tya yang begitu fokus dengan layar laptopnya jari-jarinya tidak pernah berhenti bergerak di papan keyboard laptop.


💕💕


Linzy yang tengah sibuk dengan pekerjaan di kantornya di tambah lagi persiapan pernikahannya bersama Kevin. untung saja persiapan pernikahan dia percayakan pada keluarganya untuk mengurusnya, karena dia dan Kevin sama-sama sibuk. Kevin juga kini sudah kembali ke kalimantan, karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan di sana.


Saking asiknya bekerja, sampai-sampai Linzy melewatkan makan siangnya, kebiasaan buruk Linzy adalah mengabaikan makan siang dari pada meninggalkan pekerjaan.


"Jangan lupa makan siang ya, dan jaga kesehatan selalu" isi pesan Kevin pada Linzy.


"Astaga ini udah jam berapa? ada pantas Kevin kirim pesan begini, ternyata jam istirahat sudah mau habis" batin Linzy.


Linzy dengan segera mengambil tasnya, dan turun ke kantin untuk makan siang, bagi Linzy makan di kantin itu udah biasa, jadi karyawannya juga sudah tidak heran dengan kedatangan Linzy untuk makan siang di kantin.


Setelah selesai makan siang, Linzy kembali ruangan, dia menyandarkan kepalanya pada kursi kerjanya. dia tidak langsung bekerja, tapi masih asik membalas chat dari kekasihnya.


💕💕


Kesya yang lagi menunggu Chaim di kantor polisi, karena menurut yang lagi piket kalau pak Chaim lagi pulang istirahat siang.

__ADS_1


"Dasar pengantin baru, jam segini belum juga nongol" batin kesya yang sedikit kesal karena Chaim tak kunjung datang.


Kesya yang sudah mulai jenuh menunggu Chaim memutuskan untuk balik pulang, saat sudah mau meninggalkan kantor polisi, tiba-tiba Chaim muncul juga.


"Hey pengantin baru, sombong sekarang nikah tidak undang-undang aku" ucap Kesya pada Chaim.


"Kesya? kapan kamu tiba?" tanya Chaim kaget melihat sahabatnya ada di depannya.


"Aku udah mau sebulan di sini, aku pernah datang tapi teman-teman kamu bilang, kalau kamu lagi pergi bulan madu.


" Ayo masuk, kita ngobrol di dalam aja" ucap Chaim pada kesya.


"Tidak usah di sini aja, aku cuma sebentar kok, aku hanya mau memberikan ini pada kamu" jawab kesya sambil memberikan kartu undangan pada Chaim.


"Kamu mau menikah, ada juga yang mau sama kamu ya? " jawab Chaim bercanda.


Candaan begitu udah biasa bagi mereka berdua, karena emang dari dulu kesya dan Chaim saling mengejek satu sama lainnya, tidak lama kesya pamit pulang.


"Aku pamit dulu ya, oh ya sampaikan salam aku pada istrimu" ucap kesya pada Chaim.


"Ia sama-sama, terimakasih ya undangannya" ucap Chaim,


Setelah kesya pergi, barulah Chaim masuk kembali ke dalam ruangannya dan melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai, sedangkan kesya tidak langsung pulang ke rumah tapi dia masih ke butik Ema untuk melihat kebaya yang dia pesan pada Ema.


💕💕💕


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa di like dan juga k komentarnya ya🙏🙏 terimakasih


__ADS_2