Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
PERASAAN


__ADS_3

keesokan harinya di hari minggu yg cukup cerah Allea sibuk memasak untuk sarapan Bram. tiba tiba ponsel bram berdering sedangkan bram sendiri sedang mandi pagi itu, Allea mengangkat tlp dari ponsel bram.


📲


"halo..."


"haloo.. ehh allea yaa?" tanya Tio


"ehh iyaa mas mas tio ni allea,ada apa yaa"


"hem bram ada ga?"


"ada lagi mandi mas"


"oouwh yasudah nanti sampai kan ajah ke Bram suruh ke rumah. aku yaa banyak banget laporan yang kmren belum sempet Bram tanda tangani" jelas Tio


Allea mengernyitkan dahinya ia merasa heran


"loh.. bukannya kemarin mas seharian yaa di rumah mas tio" tanya allea penuh rasa heran.


"waduh..si bram abis dari mana kmren bawa-bawa nama gue"


bisik hati Tio


"ahh.. iyaa heum masih bnyak kemren kan kita cm meeting yg kmren ketunda " Tio merasa gugup dan dia berbohong kepada alleya padahal Tio sendiri bingung kemana saja kemarin Bram pergi, ketika allea sedang menerima telpon dari Tio, Bram keluar dari toilet dan sudah selesai mandi


"siapa??"tanya bram ke allea.


"ahh maaf mas aku angkat, nih Tio.." Allea memberikan ponsel nya ke Bram,dan Allea melanjutkan memasak sarapan pagi itu, bram segera menerima. telpon dari Tio dan setelah selesai berbicara di telepon dengan Tio, Bram kembali menghampiri Allea yang sudah selesai memasak


"llea ak hari ini ke tempat Tio lagi yaa.." Bram meminta izin


"looh bukannya kemarin udah yaa", jawab Allea agak heran


"heum kemren cuma evaluasi ajah ko.. hari ini banyak kontrak kerja dan proposal yang harus aku review" Bram bicara sembari menyantap makan pagi nya.


"emng ga bisa besok mas..?? "tanya Allea


"heumm ga bisa sayangkuuu " ybram tersenyum meledek allea,allea hanya manyun.


"yaudah pergi ajah ga apa-apa ,oia aku juga mau izin aku mau ke tempat mama mungkin nginep soalny besok mama banyak pesanan kue untuk orang hajatan jadi mama minta di bantuin, lagian aku juga kangen belom kasih oleh-oleh dari bali ",jelas allea.


"ohh yasudah gak apa-apa nanti mas anter yaa.."


"ga usah mas.. kan lawan arah sama rumah Tio" Allea mencoba menolak.


"gak apa-apa lah masa istri aku pergi sendirian." bram tersenyum melihat allea


pukul 10 siang Bram sudah dalam perjalanan mengantarkan Allea kerumah orang tuan nya di perjalan ponsel Bram terus menerus bergetar di kantong nya sengaja Bram men silent ponselnya karena ia yakin itu pasti Celine akan menelepon nya. allea terus memperhatikan bram yg terlihat gelisah.


"mas.. ada apa sih kok gelisah amat "tanya allea


"ohh.. eh.. hmm ga apa-apa kepikiran kerjaan ajah yang aku tinggalin" jawab Bram.


"ouwh" Allea kembali terdiam tak banyak bicara kembali


"mas ko aneh sih 2 hari ini, jangan jangan mas ketemu lagi sama celine..,ah jangan mikir yg enggak enggak ah...mas udah banyak berubah skrng" bisik hati Allea ia sedikit khawatir.


sesampainya di rumah Allea


"mas ga usah mampir kasian Tio udah nunggu," Allea senyum ke Bram, Allea bersalaman dan mencium tangan suaminya.


"ohh, yasudah..salam buat mama yaa" Bram mencium pipi allea.


"iyaa oke mas hati hati yaa.."Allea mengingat kan ke bram,dan allea pun segera turun dan masuk ke rumah orang tuanya.

__ADS_1


sementara itu di perjalanan ponsel bram tidak pernah berhenti berdering.


📲


"haloo"


"mas bram ni tuti." ternyta Tuti ART dari kediaman Celine.


"ada apa"


"mbak Celine mengamuk mas cari barang ga tau barang apa semuanya ga bisa nahan mbak Celine, tolong mas oma jug ga bisa apa apa" suara art itu terdengar panik.


"hhhaaeehh.." bram menarik nafas panjang


"yasudah nanti aku ke situh"Bram menutup teleponnya dan bergegas menuju kediaman celine .


sesampainya di kediaman Celine, Bram segera masuk ke kamar Celine benar saja celiyne terlihat kalut,ia terlihat sakau dan menggigil.


"CELINE..!!!" Bram berteriak menghampiri Celine yang terlihat mencari barang haram itu.


"braam mana obat itu Bram.. manaa...!!!"Celine terlihat semakin kacau


"ga ada celine ga ada.."bram mencoba menenangkan Celine


"AKU MAU ISAP ITU BRAMM ITU MILIKKU AAARRRGGGHHHH"Celine berteriak menggila,


ia memukul bram dan mengamuk ,bram mencoba menahan dan meminta semua yang ada di kamar celine untuk mengambil seutas tali.


Bram di bantu oleh ART Yang lain membawa Celine ke mobil Bram,


"BRAAM STOOP AKU GA MAU PERGI KEMANA PUN...!!!"celine terus berteriak,bram hanya diam tak menjawab sesampainya di tempat tujuan bram keluar dari mobilnya dan meminta bantuan kepada seluruh perawat.


"BRAAAM AKU GA MAUUU...LEPASIIIIN..."celine mencoba berontak celine di masukan ke ruangan tersendiri dan para perawat menyuntikkan obat penenang untuk celine.


siang itu bram membawa ke pusat rehabilitasi narkoba dan psikolog KASIH BUNDA tempat yg di rekomendasikan oleh viki.


"ohh iyaa sus.."bram mengikuti perawat itu menuju ruang pendaftran bram mengisi keterangan tentang celine dan bram membayar di muka biaya pengobatan dam semua terapi selama Celine berada di tempat rehabilitasi.


"sus.. dr.erick nya ada ga.."tanya bram.


"dokter ericknya belum bisa datang pak beliau masih ada perjalanan rohani ke Yerusalem."jawab Bram


"ohh baiklah kira-kira berapa hari yaa sus"


"mungkin 3 hari lagi pak"


"heumm baiklah makasih yaa sus."selesai berbincang dengan suster Bram kembali ke kamar Celine ia melihat Celine sudah cukup tenang. dan kemudian Bram kembali meninggalkan Celine.


sepulang dari tempat rehabilitasi bram langsung bergegas menuju kediaman tio. dan sesampinya di sana bram dan tio mulai membicarakan pekerjaan mereka yg tertunda di sela sela obrolan membicarakan pekerjaan tio bertanya


"bram lo emng dari mana sih kata si allea...?"


"gue nemuin celine.." potong bram.


"haaah...adoooh lu gapain nemuin dia agi !!"tanya Tio sedikit kesal.


"gue cm mau bantu dia kok ga lebih," lanjut Bram dengan tenang nya dia mengucapkan itu


"yasudah lo hati hati ajah inget ada Allea.. jangn sampe lo kebablasan oke.."tio mencoba mengingat kan


"iyaa iyaa "jawab bram


sementara itu malam harinya di kediaman orang tua allea ,sudah pukul 10malam bram belum menelepon allea bahkan ponselnya pun tak aktif.


"heumm mungkin udah tidur"bisik hati allea ia pun seger pergi tidur ,tepat pukul 12 malam ponsel allea berdering ternyata bram menelepon allea.

__ADS_1


"hallo"suara allea parau karena masih mengantuk


"haloo.. llea . udah tidur yaa..",tanya bram dari sebrang sana


"heumm mas kemna ajah baru tlp?"tanya allea


"maaf td ke asyikan ngobrol ma tio jadi lupa deh",bram berbicara sedikit tertawa


"heummm ywdh ga pp.."


"llea.. ga da kamu di rumah sepi aku sendirian.. mau ngapain ajah bete"jelas bram.


"hahaha ywdh ke sini"sahut allea


"heumm udah mlm.sampe sana jam brapa nanti."


"ywdh sabar besok juga aku pulang ko,ehh besok mas kerja yaa..?" tanya allea


"heum iyaa",


"sarapannya bikin sendiri yaa heheheh"ledek allea


"iyaa iyaa. ywdh aku tidur dulu udah mulai ngantuk nih'"jawab bram ia sudah mulai mengantuk malam itu


",ywdh.. oke.. met tidur yaa mas..I LOVE YOU mas."allea mengatakan nya karena ia sangat rindu dan mencintai suaminya itu


"heum. ilove yoi too allea.."bram menutup tlp nya. fikirannya melayang,tubuhnya lelah ,


Senin pagi bram bersiap berangkat ke kantor namun. sebelum ke kantor bram menghubungi Celine terlebih dahulu ia masuk ke dalam pusat rehabilitasi itu, dengan cepat dan khawatir.


"lllooh... kok ada si bram."ternyata Maria melihat bram masuk ke rehabilitasi tersebut.


"wooy maria lu kenapa sih ,berenti nge dadak begini,"Nataly memukul bahu maria


"itu lakinya temen gue ngapain masuk ke pusat rehabilitasi"maria memberi tahu pada nataly


"ohh itu kan tempat ka erick buka praktek !"jelas nataly


"haaah emng ka erick di sana praktek nya??"tanya Maria ke nataly.


"iyaa maria itu punya ka erick pribadi ."jelas nataly,


"gw harus cari tau ngapain si bram ke sini pagi pagi bgt siapa yg dy kunjungi!", bisik hati maria.


siang harinya maria sengaja mengajak allea untuk makan siang bersama di salah satu cafe yg tak jauh dari kampus


"llea gimana rumah tangga lo baik baikajah kan"tanya maria


"ohh iyaa donk bram skrang tambh sayang ma gue..hehhrh ,oia bi oleh oleh dari bali ..buat elu",allea menyodorkan oleh oleh untuk maria


"waaw tengkyuh yaa non.."Maria tertawa


"oia allea lo yakin mo ikut ke Canada?"tanya maria kembali


"iyaa sebenernya sih gue ga mau w ragu mar,w juga ga yakin bisa ikut apa engga"jawab allea


"heum mantepin dulu walupun di sana cm sekitar 7bulann tapi kan elu bkl ninggalin bram,yg ganteng dan cool apa elu ga khawatir dy di gebet cewek laen,hahaahh",maria mencoba menutupi penasaran nya namun ia tak ingin menceritakan apa yg ia lihat tadi pagi ia takut akan merusak kebahagiaan sahabatnya itu.


"klo w ga jadi lo ajah yaa yng brangkat ",pinta allea


"hahah.. plin plan ah..",maria meledek allea


sepulang dari kampus allea langsung pulang ke apartemen,di apartemen sangat terasa sepi karena bram belum pulang kantor,ia duduk di kursi ruang tamu tamu dan menyetel tv mata allea tiba tiba terpaku pada secari kertas yg Bram tinggalkan di meja allea. membuka kertas itu


"erick Sebastian nope 081xxxxxxx",allea membaca pelan pelan

__ADS_1


"siapa ini rasanya namanya sangat familiar"allea terus saja mengingat namun tak kunjung ia ingat wajah erick


"ah cm perasaan gue ajah kali,tapi ko akhir akhir ini perasaan w ga enak amat yaa.. kenapa w ngerasa ada sesuatu yg bakal ninggalin gue..",bisik hati allea ia teringat akan perasaan yg tak menentu 2hari ini,allea masuk ke kamar tidur nya dimana kamar itu adalah tempat ia dan bram beristirahat. allea sangat lelah dan mengantuk dan ia pun akhirnya tertidur dan ia telah membuang jauh jauh fikiran jeleknya yg kembali muncul secara tiba tiba.


__ADS_2