
Sesampainya di kampung halamannya, ayah Dea langsung di sambut dengan omelan istrinya, tapi ayah Dea hanya diam saja, dia teringat dengan ucapan anak menantunya.
Sang ayah sengaja menelfon Davin di hadapan istrinya yang mengomel.
"halo ayah" sapa Davin di balik telpon.
"Halo nak, ayah cuma mau kasih tahu saja, kalau ayah sudah tiba di kampung dengan selamat tidak kekurangan satu apa pun" ucap sang ayah.
"Syukurlah ayah kalau sudah tiba, kalau ada apa-apa jangan sungkan menghubungi saya" ucap Davin.
"Ia nak, salam sama Dea ya nak, ayah tutup dulu telfonnya" ucap sang ayah dan langsung mematikan sambungan telfonnya dengan Davin.
"Kenapa lagi itu nenek lampir mengomel terus, apa dia sengaja mengomel agar aku mendengarnya?" batin Davin.
Sedangkan Adit dan Dita sudah di jalan menuju rumah, karena mereka masih menginap di rumah mama Metha, karena Dita sengaja menunggu Adit agar pulang bersama ke rumah.
"Sayang kita balik ke apartemen ya?" tanya Adit pada istrinya.
"Dari mas aja, kalau aku nurut aja apa yang mas ucapkan asalkan itu baik" jawab Dita.
"Ok nanti mas bicara dengan mama dan papa, pasti mereka mengizinkan kok" jelas Adit pada istrinya.
Dita hanya menganggu tersenyum pada Adit, dalam perjalanan pulang ke rumah, Adit dan Dita mengobrol di bumbui keromantisan dari mereka berdua.
"Sayang kita singgah makan atau makan di rumah?" tanya Adit.
"Makan di rumah aja ya, aku pengen makan masakan mama, pasti mama sudah selesai masak ini" jawab Dita pada suaminya.
"Ok ratuku, aku akan berusaha menuruti apa yang ratuku inginkan" goda Adit pada Dita.
"Lebay deh mas, biasa aja kali" jawab Dita.
Karena asik mengobrol sambil bercanda akhirnya mereka tiba di rumah orang tua Adit, setelah memarkirkan mobil dengan sempurna, barulah Adit dan Dita turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah.
"Adit dan Dita tidak lupa memberikan salam dan di jawab oleh papa Lukman, karena hanya papa Lukman yang ada di ruang keluarga.
" Papa sendirian, mama di mana? " tanya di pada papa mertuanya.
"Ada lagi di dapur, lagi bantu bibi masak makan malam" jawab sang papa.
Setelah mengobrol sebentar dengan sang papa Dita dan Adit akhirnya pamit naik ke kamar, mereka ingin memberikan diri.
__ADS_1
Tidak lama Dea dan Davin juga sudah tiba, tapi mereka berdua sudah mandi di apartemen sebelum kembali ke rumah orang tua mereka.
Davin langsung membawa barang-barang nya ke kamar mereka sedangkan Dea langsung ke dapur menemui sang mama mertua yang lagi asik memasak bersama bibi.
"Selamat sore ma" sapa Dea.
"Sore sayang, kalian udah pulang?" tanya mama Metha.
"Mbak Dita di mana ma, kok aku tidak melihatnya?" Dea mencari sang kakak iparnya.
"Lagi di lantai atas, dia sedang mandi kerena baru juga pulang dari kantor Adit" jelas sang mama.
Mama Metha tidak pernah Membeda-bedakan anaknya, semuanya sama rata, mendapatkan kasih sayang yang sama, tidak ada namanya anak kandung dan anak angkat, Adit dan Davin mendapatkan kasih sayang yang sama.
Dea langsung membantu mamanya menata makanan di atas maja, tidak lama Dita juga ikut bergabung bersama mereka, Dita datang mengganggu Dea yang lagi menata makanan.
"Tadi singgah di apartemen?" tanya Dita.
"Ia mbak, singgah ambil bajunya kak Davin jawab Dea tersenyum.
" Davin mau minum kopi nggak? kebetulan aku mau buat kan kopi mas Adit ini, biar aku buat kan juga" tanya Dita pada Dea.
"Tidak apa-apa biar aku buatkan sekaligus" jawab Dita.
"Buat aja mbak, pasti kak Davin minum kok, apa lagi dia belum minum kopi sore ini" jawab Dea pada Dita.
Dita sudah membuat kopi, tapi Dea yang mengantarnya pada Adit dan Davin yang lagi asik mengobrol, membahas tentang urusan perusahaan, ya kalau mereka berdua lagi duduk mengobrol, mereka pasti membahas tentang pekerjaan.
Dea datang membawa kopi untuk mereka berdua, karena mereka lagi mengobrol di teras depan karena lagi menikmati rokok.
"Kak, ini kopinya" ucap Dea sambil meletakkan dia cangkir kopi di atas meja.
"Terimakasih dek" jawab Adit, tapi Davin hanya tersenyum pada istrinya itu.
"Sama-sama, aku masuk dulu kak" pamit Dea dan langsung masuk rumah kembali.
Mereka berdua mengobrol sambil menikmati kopi yang baru saja di antar oleh Dea. Adit juga sekali-kali menggoda sang adik.
"Bagai mana rasanya punya istri? " tanya Adit pada Davin.
"Biasa aja" jawab Davin.
__ADS_1
"Oh ya, jadi malam pertama biasa-biasa aja ni" goda Adit kembali.
"Tau ah, malas bahas itu" jawab Davin melihat ke arah lain.
Adit hanya tertawa keras melihat tingkah Davin yang sedikit malu-malu saat membahas malam pertama.
"Nggak ada obrolan lain selain itu?" tanya Davin
"Nggak aku mau tau, apa kah seorang Davin yang sangat dingin bisa romantis pada istrinya?" jawab Adit.
Adit terus menggoda sang adik, sampai Davin sedikit kesal, dan langsung berdiri masuk ke dalam rumah, Adit juga ikut dari belakang sambil tertawa.
"Ada yang lucu?" tanya mama Metha pada Adit.
"Nggak ada ma, hanya kambuh aja penyakitnya" jawab Davin, dan langsung duduk di samping papa Lukman.
"Aduh senangnya kalau begini, anak-anak papa semuanya pada berkumpul" ucap papa Lukman.
"Tapi besok aku dan Dita udah mau pindah ke apartemen" jawab Adit.
"Kok begitu, kalian di sini saja, tidak ada yang pindah-pindah, mama tidak setuju" bantah mama Metha.
"Tapi ma, kami juga mau hidup mandiri".
" Mama bilang tidak, ya tidak, apa lagi Dita lagi hamil, siapa mau temani dia kalau kamu ke kantor dan kamu juga Davin, jangan bilang kamu mau juga pindah ke apartemen kamu?".
"Ya udah mama nggak usah emosi begitu dong, Adit dan Davin tidak akan pindah ke apartemen, jadi anak-anak menantu mama ini akan tetap di sini bersama dengan mama ok" jawab Adit.
"Ia ma, betul yang di bilang abang Adit, Dea dan kak Davin akan tinggal di sini kok, ia kan kak?" ucap Dea sambil melirik suaminya.
"Ia ma, mama jangan marah gitu dong, besok aku akan ke apartemen mengambil barang-barang kami yang ada di sana" jawab Dita.
"Nggak gitu juga sayang, barang-barang kamu mau simpan di mana, biarkan saja di sana" kini Adit yang menjawab ucapan Dita.
Mama Metha memang sangat menyayangi kedua putranya itu, begitu juga pada ke dua anak menantunya, makanya mama Metha belum siap untuk berpisah dengan anak dan menantunya.
💕💕💕
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya, like, komentar dan love nya🙏🤗
✨💖💖✨ Bersambung ✨💖💖✨
__ADS_1