Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Renovasi Rumah


__ADS_3

"Kalau begitu, kami pergi dulu. Terimakasih banyak" Kata Aris


"Baiklah. Hati-hati di jalan, ya" Kata istrinya kepala desa


"Ah, aku lupa. Ini untukmu" Kata Aris


"Apa ini?" Tanya istri kepala desa


"Sesuai janjiku. Sekantung teh yang enak. Aku mendapatkannya saat berjalan kesini. Padahal aku sudah mengumpulkannya sejak lama" Kata Aris


"Begitu, ya. Terimakasih. Dengan begini, kami pasti bisa menikmatinya, kan?" Tanya istri kepala desa


"Ya. Kalau begitu. Selamat tinggal" Kata Aris


Mereka pun pergi dari rumah kepala desa dan pergi ke toko untuk membeli bibit tanaman. Singkat cerita, mereka membeli beberapa bibit dari berbagai jenis sayur dan buah.


"Waktu sudah hampir malam. Apa ada diantara kalian yang menginginkan sesuatu?" Tanya Aris


"Aku mau daging" Jawab Quester


"Aku juga mau" Kata Ririn


"Aku ikut saja" Kata Riana


"Baik, baik" Kata Aris


Mereka pun membeli beberapa daging. Masih seperti tadi baru sampai, semua orang melihatnya dengan terkejut.


"Baiklah, waktunya kita pergi" Kata Aris


Mereka semuanya pergi dari desa itu dan memasuki semak-semak yang cukup tinggi.


"Kenapa kita disini?" Tanya Riana


"Aku ingin menggunakan teleportasi. Agar waktu kita tidak terbuang. Aku tahu pasti kalian semua sudah lapar, kan?" Kata Aris


"Ya! Tuan, memang hebat bisa mengerti kami" Kata Ririn


"Baiklah. Kita mulai" Kata Aris mengeluarkan sihir teleportasi


Mereka pun tiba di depan rumah sebelum matahari terbenam.


"Selamat datang" Kata Maya


"Aku pulang" Kata Aris


"Kami pulang semuanya. Waktunya kita makan" Kata Quester


"Seperti yang kau dengar. Tolong, ya" Kata Aris


"Baik. Kalian membawa daging lagi, ya. Sejujurnya aku mencemaskan kesehatan kalian. Tapi, karena kalian adalah ras setengah hewan jadi menurutku tidak apa-apa" Kata Maya


"Hore" Kata mereka semua


Malam pun tiba. Tanpa adanya tanda-tanda, hujan turun dengan derasnya. Mereka semua pun mengambil alat untuk menadahkan air yang bocor. Untungnya, hujannya sebentar. Setelah merapikan semuanya, mereka langsung tertidur.


"Mereka benar. Seharusnya aku merenovasi ulang rumahku" kata Aris


"Wah, ada sayangku. Apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Maya


"Hei, apa kau mempunyai tempat tinggal yang sangat jauh dari warga?" Tanya balik Aris


"Coba ku pikir. Sepertinya tidak ada" Jawab Maya

__ADS_1


"Begitu, ya. Sayang sekali" Kata Aris


"Memangnya ada apa?" Tanya Maya


"Mereka menyuruhku untuk merenovasi ulang rumah ini. Tapi sebelum itu, aku harus menemukan tempat tinggal sementara untuk mereka" Jawab Aris


"Begitu, ya" Kata Maya


"Kurasa aku punya ide" Kata Aris


Keesokan paginya Aris pamit untuk pergi karena ada urusan sebentar.


"Kalian latihanlah sendiri. Aku ada urusan sebentar" Kata Aris


"Baiklah" Kata Riana


"Tenang saja. Kami bisa kok" Kata Ririn


"Terimakasih banyak. Kalau begitu, aku pergi dulu, ya" Kata Aris


Mereka berdua melambaikan tangannya dan Aris pun pergi. Aris menggunakan sihir teleportasi untuk kembali ke asrama.


"Quester, bagaimana?" Tanya Aris


"Sangat keren, Tuan" Jawab Quester


"Sekarang, aku perlu penyamaran. Setidaknya aku harus memakai topeng" Kata Aris


"Anu, Tuan. Apa yang Tuan rencanakan?" Tanya Quester


"Aku ingin merenovasi ulang rumahku. Maka dari itu kita kembali" Jawab Aris


"Wah, hebatnya. Apa ada yang bisa kubantu?" Tanya Quester


"Pertama-tama, belilah topeng agar kita bisa menyamar. Dan untuk pakaiannya, kita pakai yang agak usang saja" Jawab Aris


"Sesuai rencana. Sekarang aku harus menulis pengumuman rekrutmen untuk membangun rumah" Kata Aris


Aris pun menulis semua syarat-syarat yang dibutuhkan. Setelah selesai, ia pun pergi ke pusat kota. Tepatnya di alun-alun. Disana ia melihat papan pengumuman. Langsung saja Aris menempelkan kertas rekrutmennya di papan tersebut.


"Baiklah, sudah. Sekarang aku harus pergi membeli kayu dan papan" Kata Aris


Di alun-alun, ada dua orang yang sedang mencari pekerjaan.


"Hoi, lihat sini" Kata pemuda itu


"Ada apa?" Tanya pemuda satunya


"Lihat. Dicari untuk merenovasi bangunan. Bayarannya 2 keping emas" Jawab pemuda itu


"Serius? 2 keping emas? Harga kuli bangunan saja sekitar 2,5 Keping perak" Kata pemuda satunya terkejut


"Bagaimana, kau mau ikut?" Tanya pemuda itu


"Yah, aku sih ikut saja. Walaupun nantinya disuruh-suruh" Kata pemuda satunya


"Baiklah. Sudah diputuskan. Disini dikatakan bahwa kita harus berkumpul di luar gerbang kerajaan" Kata pemuda itu


"Tunggu apalagi. Ayo, kita pergi" Kata pemuda satunya


Di toko kayu, Aris membeli cukup banyak kayu dan papan. Ia pun membawanya ke tempat yang sekiranya sepi untuk dikirim ke rumah yang ada di hutan Ecber. Singkat cerita, Aris menggunakan sihir teleportasi sebanyak 17 kali untuk bolak-balik ke rumah tersebut.


"Sepertinya sudah semuanya" Kata Aris

__ADS_1


"Apanya yang semua?" Tanya Maya


"Ah, Maya. Aku akan merenovasi rumah ini. Dan aku sudah membawa bahan-bahan yang diperlukan. Bagaimana menurutmu?" Tanya Aris


"Itu sih bagus. Tapi, dimana tempat tinggal mereka sementara?" Tanya Maya


"Tentu saja di asramaku" Jawab Aris


"Apa maksudmu dengan asrama?" Tanya Maya


"Kau tidak tahu? Aku sudah mulai bersekolah. Jadi, aku punya kamarku sendiri" Jawab Aris


"Benarkah? Kenapa kau tidak memberitahuku?" Tanya Maya


"Mungkin. Kalau ada waktu" Jawab Aris


"Begitu, ya. Aku akan mengatakan pada mereka semua" Kata Maya


"Ya, tolong. Kalau begitu, aku aku pergi. Selamat tinggal" Kata Aris


Aris pun pergi menggunakan sihir teleportasinya. Dan Maya hanya tersenyum sekaligus melambaikan tangan. Singkat cerita, Aris tiba di ditempat yang sekiranya sepi. Ia pun langsung pergi ke luar gerbang kerajaan untuk melihat hasilnya. Disana, ia terkejut. Karena banyak sekali orang yang melamar.


"Quester, dimana kamu?" Tanya Aris lewat telepati


"Tunggu sebentar, aku sedang menunggu kembaliannya" Jawab Quester lewat telepati


"Cepatlah! Sudah banyak sekali yang mendaftar" Kata Aris lewat telepati


Setelah mendapatkan kembaliannya, Quester langsung bergegas ke luar gerbang kerajaan untuk menemui Aris.


"Maaf, aku terlambat" Kata Quester


"Ya. Kau sudah bawa apa yang aku minta?" Tanya Aris


"Iya. Ini" Kata Quester memberikan tas belanja


"Terimakasih banyak. Baiklah, untuk masa depan rencanaku" Kata Aris memakai topeng dan juga jubah usang


Setelah itu, ia pun datang dari depan.


"Wahai pekerja keras. Aku sudah menantikan ini. Aku harap, kalian bisa menggunakan keahlian kalian untuk membantu semua orang. Maka dari itu, aku sang berjubah bertopeng akan membawa kalian sesuai keahlian kalian. Bersiaplah" Kata Aris


Dibawah kaki para pekerja, terdapat lingkaran sihir yang besar dan juga cahaya yang menyilaukan. Setelah beberapa saat, mereka berada di hutan yang sangat lebat.


"Ini dimana?" Tanya orang itu


"Sihir teleportasi. Siapa yang bisa menggunakannya" Kata orang satunya


"Bukankah ini jebakan?" Tanya orang lain


"Baiklah, semuanya. Aku perkenalkan sekali lagi. Aku adalah sang berjubah bertopeng. Mulai hari ini, kalian akan membantu ku untuk merenovasi rumahku. Dan tentu saja, kalian akan mendapatkan bayaran yang lebih. Bayaran yang tertulis adalah 2 keping emas. Itu adalah bohong. Karena bayaran yang sesungguhnya adalah 5 keping emas. Maka dari itu bantulah aku. Aku mohon" Kata Aris menundukkan kepalanya


"Ya!!!" Kata mereka teriak karena senang


"Quester, bawa mereka semua ke dalam hutan. Aku akan mengirim mereka ke asramaku" Kata Aris lewat telepati


"Baik, Tuan" Kata Quester lewat telepati


"Baiklah, semuanya. Sekarang waktunya untuk merenovasi ulang rumahku ini. Jadi aku harap kalian bisa membuatnya dengan sangat indah. Jika ada bahan yang kurang, jangan sungkan katakan padaku. Aku akan memberikan semua bahan-bahannya untuk kalian bekerja" Kata Aris memberikan semangat


Semua orang pun berteriak. Dan Maya sudah mengeluarkan semua manusia setengah hewan itu ke dalam hutan.


"Baiklah. Semuanya, aku mengharapkan yang terbaik dari kalian" Kata Aris pergi

__ADS_1


Semua orang langsung mengerjakan pembangunan dan juga ada beberapa dari mereka yang mengeluarkan perabotan terlebih dahulu. Setelah itu, Aris pergi ke hutan untuk menemui Maya dan juga yang lainnya.


...END...


__ADS_2