
"Apa kau sudah siap untuk mati?" Tanya Rendi
"Sepertinya kau benar-benar serius ingin membunuhku?" Tanya balik Aris
"Tentu saja.. dia adalah adik dari sahabatku dan bagaimana seorang penyihir rendahan seperti dirimu bisa dekat dengannya" Kata Rendi
"Tenang saja.. selama dia di dekatku aku akan menjaganya agar selamat" Kata Aris meledek
"Tetap saja aku tidak terima" Kata rendi
"Baiklah kalau begitu kita lanjutkan saja" Kata Aris
"Tentu saja" Kata Rendi sambil berancang-ancang
Pertarungan yang besar pun dimulai, Rendi mengeluarkan pedang dari sarungnya dan berubah menjadi demon. Rendi merupakan wujud dari setengah manusia dan setengah demon. Maka sekarang ia sudah memiliki kekuatan melebihi manusia pada normalnya.
"Elemen Listrik - Thunder Lighting" Rapalan Rendi sambil mengangkat pedangnya ke langit dan mengayunkan pedangnya ke arah Aris
Muncul sambaran petir yang cepat dan mengarah ke Aris.
"Seriusan?" Tanya Aris sambil menghindari semua sambarannya
"Menarilah penyihir rendahan" Kata Rendi
"Aris!!!" Teriak Resti
Tiba-tiba Rendi muncul dibelakang Aris dan langsung memukul bagian belakangnya hingga membuatnya terpental.
"Kena kau!!!" Kata Rendi di belakang Aris
"Apa!!!" Kata Aris kaget sambil tidak bisa mengelak
"Teknik Pedang - Penghancur Batu" Rapalan Rendi
"Ah!!!" Kata Aris teriak
"Aris!!!" Kata Resti sambil berlari ke arahnya
"Diam disana.. ini adalah pertarunganku" Kata Aris teriak
Resti yang mendengar itu langsung diam di tempat dan melihatnya kesakitan.
"Apa kau sudah sadar penyihir rendahan perbandingan kekuatan kita?" Tanya Rendi
"Kau memang kuat dibandingkan sebelumnya tetapi aku juga tidak akan kalah dari orang kuat sepertimu" Kata Aris sambil berdiri
"Ternyata penyihir sepertimu masih bisa bertahan, ya?" Kata Rendi
"Ini tidaklah seberapa" Kata Aris
"Sepertinya aku harus benar-benar menunjukkan kekuatan pedangku yang sebenarnya. Pedang ini dinamakan Sword Heryuforh. Kau tau kenapa dinamakan begitu? Karena hanya menyentuh aura birunya saja langsung hancur" Kata Rendi
"Hebat juga pedangmu" Kata Aris
"Kau sepertinya tidak percaya, kalau begitu aku akan tunjukkan, kau tetap saja diam disana akan aku tunjukkan kekuatan pedangku. Tenang saja aku selalu memegang omonganku" Kata Rendi
Rendi mengeluarkan kekuatan pedangnya dan mengeluarkan gelombang angin yang sangat cepat dan membuat pohon yang dibelakang Aris hancur. Dan membuat Aris kaget dan diam terpaku.
"Heryuforh - Serhiyu" Rapalan Rendi
"Apa itu?" Tanya Aris
__ADS_1
"Ini adalah kekuatan pedangku yang sebenarnya" Kata rendi
"Bagaimana kau bisa menggunakan rapalan itu?" Tanya Aris
"Aku belajar rapalan ini selama 5 tahun sejak kepergian Darma" Kata Rendi
"Untuk apa kau belajar rapalan itu?" Tanya Aris
"Aku kaget setelah mengetahui bahwa sahabatku diculik dan dibunuh oleh monster untuk dijadikan wadah pemanggilan raja iblis, karena untuk memanggil raja iblis dibutuhkan kekuatan sihir yang lebih dan dia adalah manusia satu-satunya yang bisa memanggil raja iblis jadi jika aku memiliki kekuatan ini setidaknya aku bisa melindungi adiknya" Kata Rendi
"Begitu ya.. aku senang tapi maaf kali ini biarkan aku yang menjaganya" Kata Aris sambil bangun dan terengah-engah terkena serangan dari Rendi
"Aku menolak! Dia tidak boleh dijaga oleh penyihir rendahan" Kata Rendi
"Kali ini saja" Kata Aris
"Kau keras kepala sekali Heryuforh - Rojeshyu" Rapalan Rendi
Rendi mengayunkan pedangnya ke depan dan membuat gelombang api yang cepat. Tetapi Aris bisa menghindarinya
"Teknik Pedang - Penghapusan Energi" Rapalan Aris menebas ke depan
Seketika gelombang api yang cepat langsung menghilang.
"Kau sialan, itu adalah teknik yang telah lama hilang dan terlarang. Bagaimana kau bisa mendapatkannya" Kata Rendi
"Eh sepertinya kau tertarik?" Tanya Aris meledek
"Kau bodoh ya? Kau hanya punya satu teknik pamungkas kan?" Tanya Rendi
"Mungkin kau ada benarnya" Kata Aris
"Teknik Pedang - .." Rapalan Aris yang dipotong
"Kena kau Heryuforh - lightghyu" Rapalan pedang Rendi
Saat Rendi menggunakan rapalan ia mengeluarkan elemen listrik dari pedangnya tetapi Rendi langsung berpindah ke belakang Aris. Dan Aris mengetahuinya bahwa ia akan berpindah ke belakang langsung menahan serangannya.
"Apa? Bagaimana kau bisa menahan seranganku" Tanya Rendi
"..- Batu Penahan" Lanjutan rapalan teknik pedang Aris sambil menahan pedangnya Rendi
Rendi yang mengetahui serangannya ditahan langsung mundur ke belakang.
"Kau hebat juga penyihir kecil, aku belum pernah bertemu pengguna pedang sepertimu" Kata Rendi memuji
"Benarkah? Sepertinya aku mulai serius denganmu karena batas waktu misi ini tinggal sebentar lagi" Kata Aris
"Kalau kau bisa mengalahkanku aku akan mengantar kalian ke sana" Kata Rendi
"Sepertinya kau bisa dipercaya" Kata Aris
"Pengguna pedang selalu memegang janjinya, kan?" Tanya Rendi
"Ya.. kau benar" Kata Aris
"Heryuforh - Watcryo" Rapalan teknik pedang Rendi sambil mengayunkan pedangnya ke arah Aris
Muncul gelombang air yang cepat tetapi Aris bisa menahannya.
"Teknik Pedang - Penghapusan Energi" Rapalan Aris
__ADS_1
Seketika gelombang air itu menghilang. Tetapi, Rendi terus-terusan menyerang Aris.
"Elemen Api - Tebasan Api" Rapalan Rendi sambil berpindah ke belakang
"Cepatnya.. Ah!!!" Teriak Aris terkena serangannya
"Ada apa penyihir kecil? Kau sudah mulai menyerah?" Tanya Rendi
Aris yang mulai berdiri langsung mengambil ancang-ancang untuk mengeluarkan pedangnya tetapi Rendi langsung teleport pindah ke depan dan mengangkat tubuh Aris ke atas.
"Ah.. lepaskan, lepaskan aku" Kata Aris
"Lemah.. bagaimana manusia lemah sepertimu bisa melindungi Resti?" Tanya Rendi sambil memukul perutnya hingga terpental ke belakang
"Aris!!! Sudah hentikan, aku tidak mau melihatmu menderita lebih dari ini" Kata Resti sambil teriak
"Kau dengar itu bocah? Bahkan dia juga seperti itu" Kata Rendi
"Kau hanyalah manusia lemah yang dibantu dengan kekuatan demonmu" Kata Aris sambil berdiri
"Apa kau bilang!!!" Kata Rendi marah
"Sepertinya aku mulai serius denganmu.. Resti bisa kau pegangi pedangku?" Tanya Aris sambil melempar pedangnya
"Tentu saja" Kata Resti sambil menangkap pedangnya
"Apa kau ingin melawanku dan pedangku dengan tangan kosong? kau gila ya?" Tanya Rendi
"Bukankah sudah kukatakan aku akan serius denganmu" Kata Aris
"Terserah.. lemah tetaplah lemah dan yang kuat tetaplah kuat" Kata Rendi
"Kau seharusnya belajar cara untuk tidak meremehkan orang lain" Kata Aris
"Teknik Tangan Kosong - Tangan Naga" Rapalan Aris sambil menyatukan kedua tangannya
Seketika tangan Aris mengeluarkan aura berwarna merah.
"Apa itu? Aku belum pernah melihatnya" Kata Rendi
"Teknik tangan kosong?" Tanya Resti
"Tidak ada waktu untuk mengobrol karena aku sudah serius melawanmu" Kata Aris sambil menatapnya
"Apa itu juga teknik pamungkasmu?" Tanya Rendi
"Jika kau tidak mau menyerang lebih baik aku yang akan menyerang" Kata Aris
"Sombong sekali Heryuforh - Earthyuo" Rapalan Rendi sambil mengayunkan pedangnya
Muncul beberapa batu yang besar mengarah ke Aris. Tetapi, Aris bisa menahannya dengan satu pukulan.
"Apa!!! Satu pukulan" Kata Rendi kaget
"Aris kau hebat sekali" Kata Resti
"Sudah kubilang tidak ada waktu untuk mengobrol denganmu" Kata Aris sambil memasang wajah marah
"Sekarang bagaimana aku akan mengalahkannya?" Tanya Rendi
...END...
__ADS_1