Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Tak Terduga


__ADS_3

Saat Aris sampai di hutan Hergurol dia melihat banyak monster yang berkerumun. Dan ada satu hewan peliharaan milik penyihir, rupanya hewan peliharaan itu sedang dijadikan tumbal untuk pemanggilan raja iblis.


"Siapa mereka? Dan apa yang mereka lakukan di hutan ini?" Tanya Aris lewat telepati


"Lihat tuan.. mereka memberikan hewan itu untuk dijadikan tumbal" Jawab Quester


"Terus apa yang akan kita lakukan?" Tanya Aris


"Kita lihat saja" Jawab Quester


"Aku harus memberi tahu ketua OSIS tentang ini" Kata Aris


Saat Aris ingin pergi dia telah diketahui oleh salah satu monster dan Aris pun langsung bergegas pergi.


"Mau kemana anak muda?" Tanya monster berwarna biru dengan tanduk


"Aku mau pergi" Jawab Aris


Aris pun ditangkap dan dibawa ke perkumpulan itu. Dan disaat itu juga para penyihir dari asosiasi sihir melihat kejadian itu dan memutuskan untuk melihatnya terlebih dahulu.


"Lepaskan.. lepaskan aku" Kata Aris tangannya terikat


"Siapa dia?" Tanya monster itu


"Dia adalah penguntit.. dia melihat perkumpulan kita" Jawab salah satu monster


"Begitu ya.. bawa dia ke tempat persembahan" Kata monster itu


"Baik!!" Kata monster biru itu


"Lepaskan.. lepaskan aku" Kata Aris sambil teriak saat dibawa


"Bagaimana ini?" Tanya penyihir


"Jika warga sipil semakin terpojok kita harus segera membantunya" Jawab penyihir yang merupakan pemimpinnya


"Baik" Kata penyihir


"Tunggu.. kenapa kalian menggunakan hewan-hewan milik penyihir untuk dijadikan tumbal?" Tanya Aris


"Tentu saja kami ingin membangkitkan raja kami" Jawab monster itu


"Membangkitkan, kan?" Tanya Aris bingung


"Untuk membangkitkan raja iblis dibutuhkan energi sihir yang besar dan kami menggunakan hewan-hewan ini karena Darma sudah menghilang entah kemana dan juga adiknya yang berada di asosiasi sihir" Jawab monster


"Jadi jika kalian menggunakan Darma atau adiknya maka kalian bisa memanggil raja iblis itu?" Tanya Aris


"Tentu saja.. jadi kami tidak perlu menggunakan hewan-hewan ini untuk memanggilnya" Kata monster itu


"Dasar kalian monster tak mempunyai hati" Kata Aris marah dan mengeluarkan aura berwarna merah serta ikatannya terputus

__ADS_1


"Ba-bagaimana kau bisa lepas dari ikatannya?" Tanya monster itu


"Tuan jangan terlalu banyak menggunakan sihir nanti akan mencolok bagi mereka. Lagipula 200 meter dari sini ada anggota asosiasi sihir" Kata Quester


"Baiklah.. bagaimana kalau kalian membiarkan aku pergi? Tenang saja aku tidak akan memberi tahu pada siapapun" Kata Aris


"Manusia tidak bisa dipercaya.. mereka adalah makhluk rendahan yang akan takut pada kematian" Kata monster itu


"Bagaimana kalau aku melakukan pertukaran yang setimpal bahkan kalian yang diuntungkan?" Tanya Aris


"Diuntungkan?" Kata monster itu bingung


"Ya.. aku akan memberikan ini" Kata Aris sambil menunjukkan roh hutan di tangannya


"Ketua ini bagaimana?" Kata anggota asosiasi sihir


"Kita tunggu saja.. aku tidak percaya dia bisa melakukan kontrak dengan roh hutan" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Bukankah ini setimpal?" Tanya Aris


"Benar juga tuan" Kata monster biru itu berbisik pada tuannya


"Dan sesuai janjiku aku tidak akan memberi tahu pada siapapun" Kata Aris


Monster itu pun membiarkan Aris pergi dan juga ia memberikan roh hutan. Tetapi, para penyihir langsung menyerang mereka.


"Dimana dia? Cepat tangkap anak muda itu" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Cari lagi" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Para anak buahku cepat kalahkan mereka dan tangkap anak muda itu aku yakin dia masih memiliki roh hutan" Kata pemimpin para monster


Kedua belah pihak pun bertempur di hutan Hergurol banyak dari kedua kubu ada yang terluka. Dan akhirnya pertempuran itu pun usai dan kemenangan jatuh di tangan para penyihir.


"Wahai saudaraku hari ini kita pergi dan juga cepat cari anak muda itu" Kata pemimpin monster


"Kalian ingin pergi, ya? Jangan harap kalian bisa pergi dengan mudah" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Elemen Api - Tusukan Api" Rapalan pemimpin asosiasi sihir


"Elemen Tanah - Dinding Tanah" Rapalan Aris


Muncul dinding tanah yang besar menghadang tusukan api.


"Siapa kau? Kenapa kau menyelamatkan monster itu, dia adalah musuh para manusia?" Tanya pemimpin asosiasi sihir


"Aku ingin kalian menangkapnya hidup-hidup" Kata Aris menggunakan daun untuk menutup hidung dan mulutnya


"Benar juga ketua, kita harus mengintrogasinya" Kata anggota asosiasi sihir berbisik


Saat mereka ingin menangkapnya pemimpin monster itu sudah pergi. Dan pemimpin asosiasi sihir menyalahkan Aris dan memutuskan untuk menangkapnya.

__ADS_1


"Ini semua gara-gara kau, karena kau dia melarikan diri" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Benarkah?" Tanya Aris meledek


"Semuanya cepat tangkap pemimpin monster itu dan juga cepat cari anak muda itu" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Baik!!!" kata para anggota asosiasi sihir


"Semuanya serang dia dengan elemen air" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Baik.. Elemen Air - Gelombang Air" Rapalan anggota asosiasi sihir


"Elemen Listrik - Sengatan Listrik" Rapalan Aris


Seketika para anggota asosiasi sihir tersengat listrik dan membuatnya pingsan terkecuali para pemimpin asosiasi sihir.


"Si-siapa kau?" Tanya pemimpin asosiasi sihir sambil ketakutan


"Tidak perlu tahu.. yang kuingin katakan adalah kekuatan kalian masih dibawah rata-rata" Kata Aris


Mendengar itu pemimpin asosiasi sihir langsung marah dan mulai mengeluarkan sihir air yang besar, tetapi Aris mengingatkan untuk mengobati anggota yang terluka. Dan pemimpin asosiasi sihir langsung menyadari itu dan mulai mengobati anggota yang terluka.


"Ah.. aku lelah sekali" Kata Aris sambil pulang menuju kota


"Saat sampai di kota beristirahatlah tuan" Kata Quester lewat telepati


"Tentu saja dan mungkin aku akan libur satu hari sekolah" Kata Aris


Saat sampai di gerbang para penjaga berterimakasih kepada Aris karena bandit yang ia bawa merupakan buronan tingkat SS. Dan menyuruh ia untuk pergi ke kantor keamanan untuk menerima imbalannya.


"Baiklah aku akan kesana dan juga terimakasih karena memberitahuku" Kata Aris sambil pergi


Setelah Aris menerima imbalannya ia langsung balik lagi ke gerbang kota dan menemui para penjaga kota tersebut.


"Paman.. ini imbalannya untuk kalian berdua" Kata Aris


"Imbalan? Ah.. tidak perlu itu kan kau yang menangkapnya" Kata salah satu penjaga gerbang


"Memang benar tapi yang membawanya ke kantor keamanan adalah kalian.. sudahlah terima saja dan anggap saja karena kalian sudah jujur kepadaku untuk segera mengambil imbalannya ke kantor keamanan, karena ada juga orang yang tidak jujur dan bahkan memakan haknya yang bukan miliknya" Kata Aris


"Benarkah?" Tanya salah satu penjaga gerbang


"Tentu saja.. aku sangat senang jika saling berbagi" Kata salah satu penjaga gerbang


"Syukurlah.. akhirnya aku bisa membelikan hadiah untuk istriku" Kata salah satu penjaga gerbang


"Dan aku juga bisa membelikan makanan enak untuk anak dan istriku" Kata penjaga gerbang satunya


Mereka berdua pun berterimakasih kepada Aris. Dan saat ingin kembali ke asramaris dikejutkan dengan banyak anggota asosiasi sihir di asramanya.


...END...

__ADS_1


__ADS_2