Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Teknik Bulan Sabit


__ADS_3

"Ingatlah untuk fokus dan jangan abaikan pergerakan lawanmu" Kata Aris sambil beradu pedang


"Baik" Kata Angelia


Setelah berlatih akhirnya mereka selesai dan memutuskan untuk pulang tetapi Angelia menawarkan diri untuk makan bersamanya, mendengar itu Aris langsung menuruti perintahnya dan makan bersamanya sebelum pulang.


"Jadi, kau ingin makan dimana?" Tanya Angelia


"Terserah dirimu saja. Kan aku yang dibayari" Jawab Aris sambil tersenyum


"Begitu ya, baiklah" Kata Angelia


Setelah lama sekali makan akhirnya mereka pulang ke asramanya masing-masing. Keesokan paginya mereka latihan untuk terakhir kalinya karena pertandingannya besok.


"Baiklah, sepertinya perkembangan mu cukup, aku rasa kamu bisa sampai final" Kata Aris


"Tidak, tapi sampai juara" Kata Angelia


"Baiklah, aku pegang omonganmu" Kata Aris


"Bagaimana kalau kita jalan-jalan lagi?" Tanya Angelia


"Kau ini mau sampai kapan jalan-jalannya? Setidaknya latihan dulu" Kata Aris


"Tapi aku ingin jalan-jalan denganmu" Kata Angelia


"Baiklah, bagaimana kalau aku mengajarkan teknik pedang milik Darma?" Tanya Aris


"Milik The Master Academy?" Tanya Angelia kagum


"Tentu saja, jika itu mau. Dan tinggalkan jalan-jalannya dengan begitu aku akan mengajarinya" Jawab Aris


"Baiklah, ajari aku" Kata Angelia menurut


"Apa kau pernah dengar teknik pedang bulan sabit?" Tanya Aris


"Teknik yang serangan seperti bulan sabit? Aku pernah melihatnya" Jawab Angelia


"Bagaimana menurutmu?" Tanya lagi Aris


"Bagus, tapi kau kan bukan muridnya. Kenapa kau bisa menggunakan teknik itu?" Tanya balik Angelia


"Kau pikir aku siapa? Biarpun aku tidak bisa menggunakan sihir tapi kalau masalah pedang bisa kutiru semuanya" Jawab Aris menyombongkan diri


"Baiklah, aku percaya padamu" Kata Angelia sedikit meledek


"Kau benar-benar tidak percaya, ya?" Tanya Aris


"Bukannya tidak percaya, justru seperti tidak mungkin" Kata Angelia


"Baiklah akan aku tunjukkan padamu kalau aku bisa menggunakan teknik pedang bulan sabit" Kata Aris


Aris bersiap-siap dan dengan cepat mengeluarkan sihir bulan sabit, melihat itu Angelia kaget dan tidak percaya.


"Apa benar begini?" Tanya Aris

__ADS_1


"Itu, kan.. teknik pedang bulan sabit sungguhan?" Tanya balik Angelia kagum


"Tentu saja, ini adalah teknik milik Darma" Jawab Aris


"Tapi bagaimana bisa? Kau kan bukan muridnya dia" Kata Angelia


"Memang benar aku bukan muridnya tapi tekniknya sama, kan?" Tanya Aris


"Kalau begitu, tolong ajari aku" Kata Angelia sambil menundukkan kepalanya


"Boleh saja, tapi aku mau kau tidak akan mengajak kencanku lagi sampai pertandingan selesai, bagaimana?" Tanya Aris


"Baiklah, baiklah. Aku menerima kesepakatan ini" Kata Angelia


"Baiklah, apa kau tahu tekniknya?" Tanya Aris


"Seperti kuda-kudanya?" Tanya balik Angelia


"Yah.. seperti itu" Kata Aris


"Baiklah" Kata Angelia sambil memiringkan kakinya


"Bagus, sekarang coba pusatkan sihirmu pada pedangnya dan bayangkan pedangmu membuat tebasan seperti bulan sabit" Kata Aris


"Baik, akan aku coba" Kata Angelia


Angelia mengeluarkan sihir yang ada di pedangnya tapi tekniknya masih belum muncul.


"Teknik Pedang - Bulan Sabit" Rapalan Angelia


Setelah berlama-lama Angelia terus mengeluarkan sihirnya tapi tidak berhasil.


"Aku nyerah saja" Kata Angelia


"Cobalah lagi. Katanya kau ingin bisa memiliki teknik miliknya" Kata Aris


"Tapi, ini sulit sekali" Kata Angelia


"Semua sihir memiliki kemampuan yang sulit dan mudah. Maka dari itu teruslah berusaha untuk menggapai impianmu" Kata Aris


"Jika kau tidak bisa menggunakan teknik ini maka kau tidak akan bisa mendapatkan pedangnya" Kata Aris


"Aku tahu. Tapi..." Kata Angelia


"Jika kau menyerah disini, aku tidak akan menghentikanmu. Tapi, aku tidak bisa jamin kau bisa menang di pertandingan pertama" Kata Aris


"Baiklah, aku akan berusaha" Kata Angelia


"Baiklah, coba lagi!!" Kata Aris


Angelia terus menerus mengeluarkan teknik pedangnya dan akhirnya ia bisa mengeluarkannya walaupun sedikit.


"Aris, lihat aku bisa, kan?" Kata Angelia yang sedang kelelahan


"Bagus, walaupun sedikit. Mungkin kau bisa meningkatkannya lagi nanti. Sekarang istirahatlah, kau pasti lelah" Kata Aris sambil tersenyum

__ADS_1


"Baiklah, aku... akan.. istirahat" Kata Angelia sambil pingsan di pelukan aris


"Kau pasti kelelahan" Kata Aris sambil mengusap kepalanya


Keesokan harinya Angelia bangun dari tidurnya dan melihat dirinya yang sudah berada di kamarnya. Ia pun langsung pergi ke luar kamarnya untuk melihat sekelilingnya. Dan Angelia menghampiri penjaga yang berjaga di depan asramanya.


"Pak, apakah kemarin ada yang mengantarkanku pulang?" Tanya Angelia


"Ya.. dia laki-laki. Apa itu kekasihmu?" Tanya penjaga asrama


"Tidak, dia bukan kekasihku" Jawab Angelia


"Oh begitu, mungkin temanmu, ya?" Tanya lagi penjaga itu


"Yah, dia temanku" Kata Angelia


"Begitu, ya sudah. Anda mau kemana?" Tanya penjaga itu


"Aku ingin melihat-lihat saja" Jawab Angelia


"Kau tidak ke sekolah?" Tanya penjaga itu


"Ah benar juga. Aku harus ke sekolah dan berterimakasih padanya. Terimakasih pak" Jawab Angelia


"Ah baiklah" Kata penjaga itu


Angelia pun kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke sekolah. Saat di sekolah Angelia langsung pergi ke kelasnya dengan sangat bahagia, teman-temannya yang melihatnya kebingungan dan mencari tahu alasannya.


"Kenapa kau sangat senang sekali? Apa baru saja ada yang menyatakan cinta padamu?" Tanya wanita berambut pendek dan hitam


"Ah iya nih, tapi bukan menyatakan cinta melainkan lebih dari itu" Jawab Angelia tersenyum kadang tertawa kecil


"Kau aneh sekali" Kata wanita berambut panjang ikal


Tidak berapa lama akhirnya waktu istirahat tiba dan Angelia langsung pergi ke kelasnya Aris untuk mengajaknya makan bersama. Tetapi, temannya mengatakan bahwa Aris saat ini tidak masuk. Mendengar itu Angelia langsung terdiam dan senyuman bahagianya tiba-tiba lenyap. Ia langsung pergi ke kelasnya, temannya langsung kaget karena ekspresi Angelia yang semula bahagia sekarang hilang. Temannya yang melihatnya tidak berani menanyakan alasannya karena mereka takut itu akan memperparah keadaannya. Jadi, mereka membiarkan Angelia seperti itu sampai pulang sekolah. Delia dan Riska langsung menghampiri angelia mereka khawatir karena Angelia sepertinya sedang stress, jadi mereka berdua mengantarkannya ke kamarnya untuk mengistirahatkannya. Saat sedang menidurinya Angelia berbicara mengenai Aris dan membuat mereka berdua kaget.


"Aris, dimana kamu?" Tanya Angelia mengigau


"Aris? Bukankah dia si no magic?" Tanya Riska bersuara kecil ke Delia


"Apa mungkin dia memiliki hubungan dengannya?" Tanya balik Delia


"Oh ya, dia tidak masuk sekolah hari ini. Apa mungkin dia penyebabnya?" Tanya Riska


"Dilihat dari nadanya mungkin dia penyebabnya" Jawab Delia


"Terus apa yang harus kita lakukan?" Tanya Riska


"Sepertinya kita harus menanyakan padanya tentang hubungannya" Jawab Delia


"Memangnya sedang apa dia saat ini?" Tanya Riska


"Aku tidak tahu. Tapi, besok saat masuk sekolah aku akan menanyakannya padanya" Jawab Delia


"Baiklah, aku harap kau bisa menyelesaikannya" Kata Riska

__ADS_1


...END...


__ADS_2