Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
2 Bangsawan


__ADS_3

Pada saat penjaga itu mengatakan julukannya, Aris pun langsung memberikan sihir penghilang ingatan dengan menggunakan elemen cahaya ke kepalanya saat penjaga itu pingsan.


"Baiklah, ini masih awal. Aku yakin kita akan menemukan penjaga lainnya" Kata Aris


"Tapi, apa tidak apa-apa menggunakan wujud aslimu, tuan?" Tanya Quester


"Tidak apa-apa. Aku hanya ingin menggunakannya saja" Jawab Aris


"Baiklah, tuan" Kata Quester


Para penjaga yang lainnya pun langsung datang karena mendengar ledakan yang sangat keras


"Siapa disana?" Tanya penjaga


"Tenang saja, aku hanya ingin mendapatkan kembali apa yang mereka ambil" Jawab Aris


Melihat penyusup yang datang para penjaga pun kaget, karena yang datang ke rumahnya adalah seorang The Master Academy.


"Itu, kan.." Kata penjaga itu


"The Master Academy" Kata penjaga satunya


"Tapi, kan. The Master Academy itu sudah lama menghilang dan The Master Academy sekarang ialah Ronald" Kata penjaga lainnya


"Baiklah, tidak peduli siapa kalian. Aku akan tetap mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku" Kata Aris bersiap menyerang


"Kita serang saja sekarang, aku yakin dia bukan The Master Academy yang sesungguhnya" Kata penjaga lainnya


Para penjaga itu pun menyerang secara bersamaan. Tetapi, semua penjaga telah tumbang. Salah satu penjaga melihat Aris menggunakan jubah sihir yang berwarna keemasan bertuliskan "Master".


"Ternyata kau adalah The Master Academy yang hilang itu" Kata penjaga sebelum pingsan


Mendengar itu Aris langsung tersenyum dan menyihir mereka menggunakan sihir penghilang ingatan. Setelah itu Aris langsung pergi ke dalam rumah tersebut sehingga menemukan sebuah pintu yang terbuka. Saat ia menghampiri pintu tersebut, Aris langsung disambut dengan 2 orang yang sudah menunggunya.


"Aku kaget, karena masih ada orang yang ingin menjadi dirinya" Kata orang berambut panjang


"Ternyata, hanya orang yang ingin menjadi pahlawan" Kata orang tua dengan menggunakan tongkat sambil membungkuk


"Aku hanya ingin mendapatkan kembali temanku yang kalian curi" Kata Aris


"Baiklah, tuan Master peniru mari kita lihat kemampuanmu" Kata orang berambut panjang


Mereka berdua pun langsung menyerang Aris, Aris yang merasa diserang langsung membalasnya.


"Elemen Api - Sarung Tangan Api" Rapalan orang itu


Orang itupun langsung menyerang dengan bela diri nya. Tetapi Aris dapat menghindari semua pukulannya.


"Jadi, kau pengguna bela diri api, ya?" Tanya Aris


"The Master Academy peniru memang hebat" Kata orang itu

__ADS_1


"Baiklah, aku hanya ingin bertanya. Dimana temanku?" Tanya Aris


"Jika kau ingin mendapatkan temanmu kembali, lawanlah kami" Jawab orang berambut panjang


"Padahal aku sudah bertanya baik-baik tetapi kalian malah ingin melawanku" Kata Aris menghela nafas


"Jika kau tidak ingin, lebih baik kau pergi dari sini" Kata orang tua itu


"Baiklah, aku sebenarnya aku tidak ingin menggunakan cara kekerasan. Tapi, karena keinginan kalian aku akan menurutinya" Kata Aris


"Oh, jadi kau mulai serius?" Tanya orang tua itu


"Jadi, The Master Academy ini ingin bermain?" Tanya orang berambut panjang


"Jangan salahkan aku, jika kalian terluka parah" Kata Aris


Orang yang berambut panjang pun mengeluarkan sarung tangan apinya dan orang tua itu bersiap dengan tongkatnya. Aris pun bersiap dengan semua sihirnya.


"Aku akan mengirimmu ketempat kuburan yang terdalam. Bersiaplah" Kata orang yang berambut panjang


Orang itu pun menyerang menggunakan bela dirinya dan ditambah dengan elemen api. Pertempuran hebat pun terjadi, Aris yang merasa terpojok langsung mundur beberapa langkah.


"Kenapa?" Tanya orang itu meledek


"Dua lawan satu, benar-benar tidak adil" Jawab Aris


"Setiap pertempuran memang tidak ada yang adil. Maka dari itu kau harus membiaskan dirimu" Kata orang itu sambil menyerang


"Ada apa?" Tanya orang yang berambut panjang


"Aku kesal, karena setiap aku menyerang. Orang itu selalu menyerang balik dari kejauhan" Jawab Aris


"Tenang saja, aku hanya sedikit meleset" Kata orang tua itu


"Baiklah, sepertinya aku harus membuka mulut kalian" Kata Aris


Aris pun menggunakan tangan kosongnya untuk bertarung melawan dua orang bangsawan itu.


"Apa kau yakin ingin melawan kami dengan tangan kosong?" Tanya orang itu


"Aku menggunakannya karena terpaksa" Jawab Aris


"Jangan sombong kau!!!" Kata orang itu sambil menyerang


Orang itu pun melakukan serangan secara terus-menerus. Tetapi, Aris dapat menghindari semua pukulannya. Begitu juga dengan orang tua yang dibelakang nya. Aris mampu menguasai pertarungan tersebut.


"Teknik Tangan Kosong - Tangan Naga" Rapalan Aris sambil menyatukan kedua tangannya


Kedua tangan Aris pun mengeluarkan aura berwarna merah.


"Apa itu?" Tanya Orang itu

__ADS_1


"Ini adalah teknikku. Teknik tangan kosong" Jawab Aris


"Jangan sombong dulu hanya kau bisa menggunakan teknik tangan kosong. Teknikku jauh lebih kuat darimu" Kata orang itu


"Kalau begitu coba saja" Kata Aris


"Ayo, Paman" Kata orang itu


"Baik" Kata orang tua itu


Aris dan orang itu saling beradu pukulan. Tetapi, yang membuat mereka terkejut adalah Aris bisa menahan bola api hanya dengan tangan kosong. Setelah melihat itu, orang yang berambut panjang pun segera mundur beberapa langkah.


"B-Bagaimana kau bisa menahan sihir itu hanya dengan tangan kosong?" Tanya orang tua itu


"Sudah kubilang, ini adalah teknikku" Jawab Aris


"Tidak mungkin tangan kosong bisa menahan serangan sihir. Jika tubuh terkena serangan maka yang akan terjadi adalah tubuh itu bisa terluka bahkan bisa membuat pingsan. Tapi kenapa tidak terjadi apa-apa padamu?" Tanya orang itu


"Sudah kubilang ini adalah teknikku" Jawab Aris


"Apa teknikmu itu karena aura itu?" Tanya orang itu menatap tangannya


"Tentu saja, teknik ini juga bisa menahan serangan sihir. Jadi, jika kalian menyerangku dengan serangan sihir itu akan percuma. Tapi tetap saja, sekarang tanganku sudah menjadi senjata maupun pertahanan" Kata Aris


"Baiklah, aku akan meningkatkan kekuatanku. Elemen Api - Sarung Naga Api" Rapalan orang itu


Tangan orang itu pun berubah dari api berwarna kuning menjadi berwarna merah.


"Jadi, ini adalah peningkatan kekuatanmu?" Tanya Aris


"Tentu saja, sekarang aku sudah mulai kuat dan juga sangat cepat" Jawab orang itu


"Quester, apa aku harus cepat mengalahkannya?" Tanya Aris lewat telepati


"Terserah tuan. Tapi, lebih baik cepat kalahkan" Jawab Quester lewat telepati


"Akan lebih baik jika kita segera menyelesaikannya" Kata Aris


"Apa? Kau bilang apa tadi?" Tanya orang itu


"Mari kita selesaikan disini" Jawab Aris


"Baiklah, aku juga tidak akan sungkan


Aris dan orang itu saling memukul. Tetapi, Aris berhasil mengalahkan bangsawan itu.


"Jadi, dimana dia?" Tanya Aris


"Dia..." Jawab orang itu


Mendengar itu Aris langsung kaget.

__ADS_1


...END...


__ADS_2