Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Sihir tingkat SS


__ADS_3

Saat pagi hari di ruangan latihan sihir. Datanglah Dedi dengan seragam sekolah dan kaget melihat banyak siswa dan siswi yang belajar sihir.


"oy.. Dedi" Kata Aris teriak


"ah guru" Kata Dedi


Dedi pun berlari menuju ke arah aris.


"Apa kabar temanku?" Kata Aris


"Aku baik-baik saja guru" Kata Dedi


"Bisa tidak kau tidak memanggil ku guru?" Tanya Aris


"Maaf.. tidak bisa" Kata Dedi


"Baiklah apa kau siap untuk pelajaranku?" Tanya Aris


"Siap guru..." Jawab Dedi


"Tapi apa yang akan kita pelajari? Apakah teknik pedang?" Tanya Dedi


"Kau salah.. hari ini aku akan mengajarkan sihir angin tingkat SS yang lainnya" Kata Aris


"Benarkah?" Tanya Dedi


Aris pun mengeluarkan sebuah buku tentang macam-macam sihir dan melihat-lihat sihir angin yang ingin diajari, Aris pun melihat sihir angin tingkat SS yang kuat dan untuk menyerang.


"Baiklah apa kau mau mempelajari sihir ini?" Tanya Aris sambil menunjuk ke gambar sihir angin


"Tetapi guru sepertinya ini memakan banyak mana. jika satu bola saja sudah merasa kelelahan, apa guru yakin masih ingin aku mempelajari sihir ini?" Tanya Dedi


"Jika kau tidak ingin tidak apa-apa" Jawab Aris


"Baiklah guru saya akan coba" Kata Dedi


"Apa kau yakin? Katanya kau tidak ingin menggunakan sihir ini?" Tanya Aris


"Tidak apa-apa guru, jika itu perintah guru apapun akan kulakukan" Kata Dedi


"Apa jika kau aku suruh tidur apakah kau akan lakukan?" Tanya Aris dalam hati


"Baiklah.. lihatlah guru Elemen Angin - Bola Angin" Kata Dedi sambil mengumpulkan bola angin menjadi besar


"Bola angin adalah salah satu sihir tingkat SS yang mengumpulkan angin dari sekitarnya dan pengguna harus bisa mengontrol mananya agar tidak terlalu cepat lelah dan saat sudah mencapai maksimal kerusakan yang ditimbulkan akan besar juga tetapi kelemahan sihir ini adalah cara mengumpulkan anginnya yang paling lama" Kata Aris dalam hati


Bola angin sudah terbentuk besar dan siap untuk ditembakkan.


"Baiklah guru ini dia pelajaran mu.. pelepasan" Kata Dedi


Bola angin yang besar dilemparkan ke arah dinding dan menimbulkan ledakan yang besar. Para siswa yang lainpun terkejut mendengar ledakan yang besar itu.


"Kau lama sekali ya mengumpulkan anginnya, jika kuhitung mungkin 2-3 menit" Kata Aris


"Benarkah? Kau tau aku ini tidak seperti The Master Academy yang langsung membuat bola angin dalam waktu 3 detik" Kata Dedi


Aris pun terkejut mendengarnya dan langsung menanyakan tentang The Master Academy.


"Kau pernah melihatnya ia menggunakan sihir bola angin?" Tanya Aris

__ADS_1


"Kau tidak tahu? ia pernah melawan Ronald dari sekolah magic excellent untuk memperebutkan gelar The Master Academy dan saat ia terpojok ia bahkan berani menggunakan sihir tingkat SS padahal ia sendiri dan lawannya menggunakan sihir tingkat SSS tetapi tetap saja ia menang hanya menggunakan sihir tingkat SS" Kata Dedi


"memang benar aku yang menggunakan sihir itu untuk mengalahkannya dan setelahnya aku menghilang satu hari dari tempat tersebut dikarenakan aku akan dikirim ke kekaisaran sihir untuk membantu keperluan lain" Kata Aris dalam hati


"Dan kau tahu apa yang terjadi? Yang memiliki gelar itu adalah Roland" Kata Dedi


"Kenapa dia?" Tanya Aris


"karena pelantikan penerimaan gelar itu diadakan 2 hari setelah pertandingan dan Darmapun menghilang. Banyak dari mereka yang percaya bahwa Darma diculik oleh para kaum iblis dan monster tetapi banyak dari para penyihir di kekaisaran sihir tetap tidak bisa menemukan nya dan juga negara-negara sihir lainnya juga tidak bisa menemukannya" Kata Dedi


"Begitu ya.. berarti aku menghilang sudah lebih dari 5 tahun dan diriku ini telah memakan bunga sihir yang bernama Rose Gold dan itulah mengapa diriku seperti anak remaja berumur 16 tahun" Kata Aris dalam hati


Bunga Rose Gold adalah bunga mawar sihir yang berwarna emas, bunga ini dipercaya bisa membuat awet muda bahkan menjadi anak remaja berumur 15 tahun. Konon, bunga ini ditemukan oleh para penyihir saat menghabisi iblis di hutan Glalarda. Dan juga bunga ini cukup langka akan tetapi setelahnya para penemu bunga ini sepakat untuk menjual bunga ini kepada raja Herjaus dan Raja pun ingin memberikannya kepada pemenang lomba The Master Academy dan yang menang adalah Darma akan tetapi Darma hanya menerima bunga tersebut dan pergi tanpa mendapatkan gelar tersebut.


"Tetapi mengapa para siswa disini selalu memberikan Darma The Master Academy padahal kan ia belum menerimanya?" Tanya Aris


"Itu dikarenakan ia berasal dari sekolah ini dan para siswa disini juga tidak mau menerima ronald dipanggil dengan sebutan The Master Academy hanya gara-gara ia kabur dari pelantikannya tersebut" Kata Dedi


"Memang segitu besarkah jasa yang diberikan oleh Darma pada sekolah ini?" Tanya Aris


"Hm... mungkin sekolah ini berhasil membuat siswanya menjuarai lomba tersebut dan juga foto, patung bahkan video setiap pertandingan dipajang di ruang OSIS" Kata Dedi


"Benarkah?" Tanya Aris lagi


"Benar benar. Baiklah guru hari ini kau akan ajariku apalagi?" Tanya Dedi


"Itu saja dulu hari ini sampai kau bisa mengumpulkan angin dalam waktu 30 detik" Jawab Aris dengan tegas


"Yang benar saja .. Guru" Kata Dedi


"Jangan membantah ikuti saja apa kata gurumu" Jawab Aris


"Oh iya.. aku ingin pergi ke toilet. Ingat jangan pernah berhenti sampai kau bisa mengurangi waktu pengumpulan anginnya" kata Aris


Aris pun keluar dari ruangan dan menuju ke tempat ruang OSIS. Saat sampai ia bertemu dengan ketua OSIS dan juga wakilnya.


"Permisi.." Kata Aris sambil membuka pintu


"Apa yang kau inginkan, Aris Darmayudha?" Kata Angelia


"Yah tidak ada.. aku hanya ingin melihat pertandingan The Master Academy 5 tahun lalu" Kata Aris


"Begitu ya.. silakan lihat-lihat" Kata Angelia dengan nada lemas


"Apa tidak apa-apa bila ia melihat-lihat?" Tanya Debi bisik-bisik


"Tidak apa-apa lagipula ia kan siswa disini dan hanya peringkat F atau sebutannya No magic" Kata Angelia bisik-bisik juga


"Jadi dia yang paling lemah ya?" Tanya Debi bisik-bisik


"Dan dia juga tidak bisa menggunakan sihir tetapi teknik pedangnya yang bisa membuatnya berbahaya" Kata Angelia bisik-bisik


"Tetapi tetap saja jika pengguna pedang harus berduel jarak dekat dibandingkan penyihir yang memiliki jangkauan luas" Kata Debi bisik-bisik


"(tersenyum).. begitu ya?" Tanya Angelia


"eh.. kenapa?" Debi bingung


Setelah sekian lama akhirnya Aris pun pergi dan meminta izin untuk keluar dari ruangan ini. Ia tidak sadar ternyata waktu sudah menunjukkan sore hari dan juga ia berada cukup lama di ruangan OSIS tersebut. Kemudian ia melihat Dedi berjalan pulang bersama arina.

__ADS_1


"Eh.. aku tidak tahu kalian memiliki hubungan" Tanya Aris sambil menggoda


"Tidak.. tidak itu tidak benar. Benarkan arina" Kata Dedi sambil malu-malu


"Iya betul kami tidak memiliki hubungan apa-apa dan kami hanya tidak sengaja bertemu saat latihan" Kata Arina


"Dedi bagaimana latihanmu?" Tanya Aris


"Sulit guru.. mungkin aku bisa mengurangi waktunya hanya 2 detik" Kata Dedi


"Memangnya apa yang kau dapatkan belajar dari dia?" Tanya Arina


"Hari ini aku sedang belajar ilmu sihir bola angin tetapi aku berhasil satu kali kemudian aku lelah dan guru berkata aku bisa membuat bola angin besar hanya dalam waktu 3 menit" Kata Dedi sedih


"hoy.. apakah tidak terlalu berlebihan? Kau tahu kan sihir bola angin itu memerlukan mana yang lebih bahkan satu kali saja sudah kelelahan apalagi waktunya yang lama" Kata Arina tegas kepada Aris


"Jadi apa kau ingin berhenti kuajari, Dedi?" Tanya Aris


"Tidak ... aku tidak akan berhenti sampai aku bisa membuat bola angin" Kata Dedi tegas


"Dengar ia hanya bisa membuat sihir pertahanan yaitu langkah angin tetapi sihir penyerangan hanya satu yaitu tinju angin dan apabila pertahanan musuh lebih kuat ia tidak akan bisa menghancurkan pertahanan tersebut hanya dengan tinju angin" Kata Aris


"Tetapi.." Kata Arina diputus oleh Aris


"Tidak ada tapi-tapian. Dedi kalau begitu akan aku ajari materi cara mempercepat mengumpulkan angin jadi pulanglah atau kau bisa latihan hari ini juga" Kata Aris


"Benarkah? Kalau begitu aku akan ikuti apa kata guru.. hari ini aku akan latihan lagi" Kata Dedi semangat


"Kau yakin ingin benar-benar latihan? Bukannya mana kau sudah hampir habis?" tanya arina


"Memang benar aku tidak memiliki sihir penyerangan tetapi bila pertahanan musuhku terlalu kuat aku tidak mungkin bisa mengalahkannya" Kata Dedi


"Dedi.." Kata Arina khawatir


"Kalau kau mau boleh juga kuajari" Tanya Aris


"Ya.. sepertinya aku harus pulang sudah mau malam" Kata Arina alasan


Dan mereka berdua pun pergi ke ruangan latihan sihir.


"Baiklah pertama-tama coba kau buat bola angin" Kata Aris


"Baik guru" Kata Dedi


Dedi pun membuat bola angin dalam waktu 2 menit 40 detik. dan setelah itu ia tembakkan dan terjadilah ledakan besar, Dedi pun kelelahan


"Huf .. Huf... " Dedi kelelahan


"Begitu ya 2 menit 40 detik cukup hebat latihan dari pagi sampai sore, kalau begitu caranya adalah kau hanya harus mengeluarkan mananya secepat mungkin agar cepat juga mengumpulkan bola anginnya" Kata Aris


"Tetapi guru.." Kata Dedi sambil kelelahan


"(menghela nafas).. Kau memang lemah ya? Baiklah akan kutunjukan bagaimana cara menggunakan sihir tingkat SS" Tanya Aris


Aris pun menutup mata dan mengeluarkan sihir bola anginnya yang besar tanpa mengeluarkan rapalan dan ia hanya mampu membuat dalam waktu 3 detik dan setelah itu ia tembakkan.


"Hebat benar-benar hebat kukira kau tidak bisa menggunakan sihir" Kata Dedi


"Kalau begitu cepatlah intinya yaitu adalah pengeluaran mananya aku saja tidak kelelahan" Kata Aris

__ADS_1


"Baik guru!!" Kata Dedi


...END...


__ADS_2