
"Kau berkata seperti orang hebat saja" Kata Hadi
"Tentu saja, apalagi juga dengan sang legenda. Oh.. apa harus aku panggil mas Jeffri?" Kata Aris sambil tersenyum
"Dasar kau" Kata Hadi sambil tersenyum
"Baiklah Quester, Gusroh. Kita habisi mereka semua jangan biarkan satu ekor saja lepas" Kata Aris
"Baik tuan!!" Kata mereka berdua serentak
Mereka berempat pun mengalahkan semua monster dan sudah sampai di depan gua.
"Kita berhasil" Kata Aris
"Tidak, ini belum selesai" Kata Hadi
Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari dalam gua dan suara ledakan yang sangat besar sehingga menghancurkan gua tersebut. Pada akhirnya muncul golem berwarna hitam tetapi golem ini berbeda dari sebelumnya karena golem tersebut memiliki kulit yang yang sangat keras dan memiliki banyak duri. Dan mereka yakin bahwa golem tersebut sudah bermutasi, Golem tersebut mengeluarkan auman yang sangat keras bahkan para pengungsi yang ada di tempat pengungsian pun mendengar auman itu. The Master Academy pun memutuskan untuk mengambil keputusan dan mempercepat misi pembersihan desa tersebut. Para anggota asosiasi sihir pun berkumpul untuk melakukan pembersihan di desa itu. Mereka adalah Ronald, Tika, Nurul, Rehan dan Bekti. Mereka semua adalah anggota asosiasi sihir yang paling penting dan mereka semua akan ditugaskan untuk membersihkan monster yang ada di desa Afharza.
"Baiklah, apa yang akan kau lakukan, Bekti?" Tanya Vera sambil berubah menjadi wujud kupu-kupu dan pergi
"Baiklah, keluarkan semua kemampuan kalian" Kata Hadi
"Baik!!" Kata mereka bertiga serentak
Pertarungan pun terjadi dan golem itu sangat sulit untuk dikalahkan.
"Keras sekali" Kata Aris
"Berhati-hatilah, aku yakin pertahanannya bukan itu saja" Kata Hadi
"Aku akan mencoba untuk menembus kulitnya. Keluarlah HellSword" Kata Aris
Muncul pedang berwarna merah dan mengeluarkan aura api-api. Dan Aris mencoba sekali lagi untuk menembus kulitnya yang sangat keras.
"Teknik Pedang HellSword - Ciuman Api" Rapalan Aris
Sekali lagi Aris menebas kulitnya tetapi masih sangat keras dan hanya bisa tergores sedikit.
"Bahkan pedang utamaku tidak mampu menembusnya. Benar-benar sangat keras. Tuan Hadi apa kau punya rencana?" Tanya Aris
"Sepertinya aku punya rencana" Kata Hadi
"Apa itu?" Tanya Aris
"Kita hanya harus terus menyerang kulit yang sudah terkelupas dengan itu kita bisa menembus ke bagian dalamnya" Kata Hadi
"Begitu ya, baiklah. Elemen Listrik - Tombak Listrik" Rapalan Aris
Aris mengeluarkan tombak berelemen listrik dan melemparkannya ke bagian yang sudah terkelupas sedikit dan sekali lagi masih belum bisa menembus ke bagian dalamnya, golem itu pun semakin ngamuk. Para anggota asosiasi sihir yang sedang menuju ke desa itu pun mendengar auman nya yang sangat keras dan Ronald menyuruh mereka semua untuk bergegas.
__ADS_1
"Sepertinya memang tidak ada pilihan. Aris aku senang bisa bertemu denganmu. Ini sebuah kehormatan untuk bisa bertarung bersamamu. Tapi, sepertinya ini akan berakhir" Kata Hadi
"Apa yang kau katakan?" Tanya Aris kebingungan
"Aku akan menggunakan sihir pemanggilan dewa kematian. Dan untuk itu kamu akan menjaga gusroh aku akan memberikan kontrakku padamu" Kata Hadi
"Jangan bercanda kau!! Itu sama saja dengan bunuh diri" Kata Hadi
"Tidak ada pilihan lain" Kata Hadi
"Sepertinya kau sudah tidak ada harapan, ya?" Tanya Aris
"Tentu saja, aku sudah tua dan tidak bisa terus-terusan hidup lama. Lagipula aku senang bisa memiliki gelar itu" Kata Hadi
"Kalau begitu aku membutuhkan bantuanmu" Kata Aris
"Baiklah aku akan membantumu sebisa mungkin" Kata Hadi
"Kalau begitu aku mulai.. Keluarlah HeavenSword" Kata Aris sambil merentangkan tangannya
Muncul pedang berwarna putih dan bercahaya.
"Jadi apa bantuan yang kau katakan?" Tanya Hadi
"Gunakan elemen tanah untuk membuatnya buta dan aku akan menyerangnya" Jawab Aris
"Baiklah kalau begitu, yang aku inginkan hanyalah bisa hidup lebih lama" Kata Hadi
"Elemen Tanah - Badai Pasir" Rapalan Hadi
Muncul badai pasir di sekitar golem, golem itu pun menjadi buta dan yang bisa dia lakukan adalah mengaum dan memukul semuanya. Dan saat itu juga Aris langsung melakukan penyerangan terhadap golem yang sangat keras itu.
"Quester!!" Kata Aris teriak
"Baik tuan" Kata Quester langsung berubah menjadi naga
Aris pun langsung menaiki naga itu dan menusuk bagian kulit yang sudah terkelupas dan akhirnya Aris pun berhasil membuat kulitnya tembus sampai ke dalam.
"Tuan Hadi!!" Kata Aris teriak
"Baiklah Elemen Tanah - Tombak Tanah" Rapalan Hadi
Seketika badai pasir itu menjadi tombak yang sangat besar dan langsung menusukkan bagian kulitnya yang sudah terkelupas itu. Dan golem itu pun merasa kesakitan dan langsung mengeluarkan sihir bola berwarna putih dari mulutnya. Dan bola itu mengarahkan ke Aris yang sedang terbang dan saat bola itu ditembakkan Aris dan Quester tidak bisa apa-apa. Tiba-tiba Ade langsung teleport ke tempatnya Aris dan Quester dengan cepat dan langsung memindahkan mereka berdua kembali ke tanah. Aris yang sudah ditanah hanya bisa kaget dan heran, ternyata masih ada orang yang menyelamatkannya.
"Tuan Ade? Tapi kenapa..?" Tanya Aris heran
"Putri Dinda memanggil raja dan raja memanggilku. Dia mengatakan bahwa kamu dalam bahaya. Dan ternyata memang benar dalam bahaya, ya" Kata Ade tertawa
"Kau ini masih saja bercanda, ya" Kata Aris
__ADS_1
"Aris, kau tidak apa-apa?" Tanya Hadi
"Ya.. aku tidak apa-apa. Biar aku kenalkan dia adalah Ade dia adalah anggota asosiasi sihir kemampuan dia adalah teleport" Kata Aris menjelaskan ke Hadi
"Dan ini adalah Jeffri dia adalah warga dari desa Afharza dan juga dia dalam misi sama sepertiku" Kata Aris menjelaskan ke Ade
"Kalau begitu salam kenal" Kata Ade
"Aku juga" Kata Hadi
"Jadi, bagaimana?" Tanya Ade
"Sepertinya dia kuat sekali padahal dia sudah berdarah" Kata Aris
"Sepertinya kalian harus bergegas karena para anggota asosiasi sihir sedang menuju kemari" Kata Ade
"Aku juga tahu makanya itu kita harus cepat-cepat menyelesaikan tugas ini" Kata Aris
"Sepertinya kita harus mencobanya lagi. Aris kau keluarkan tombak apimu dan lemparkan secepat mungkin dan ade aku harap kamu bisa membuatnya menembus ke dalam tubuhnya" Kata Hadi
"Sepertinya kita akan mencobanya. Elemen Api - Tombak Api" Rapalan Aris
"Hebat" Kata Ade dalam hati
Muncul tombak api dan Aris langsung melemparkan tombak itu ke arah kulit yang sudah terkelupas. Dan dengan cepat Ade langsung teleport ke tombak itu untuk membuatnya semakin cepat dan dapat masuk kedalam bagian tubuh golem itu. Dan benar saja akhirnya mereka mengalahkan golem itu dan sisanya adalah menyegel portalnya.
"Baiklah Tuan Hadi silahkan lakukan" Kata Aris
"Baiklah. Elemen Pemanggil - Penyegelan" Rapalan Hadi
Bekti pun kaget karena portalnya yang sudah dibuat hilang secara mendadak dan dia berhenti sejenak. Melihat bekti yang berhenti tiba-tiba para anggota lainnya pun juga berhenti dan menanyakan penyebabnya.
"Ada apa?" Tanya Nurul
"Tidak ada apa-apa" Jawab Bekti
"Jangan menunda waktu cepatlah" Kata Ronald
"Baiklah. Siapa orang yang berani menyegel portalku?" Tanya Bekti dalam hati
Dan tidak berapa lama akhirnya mereka sampai di desa tersebut dan betapa kagetnya mereka karena semua monster sudah dikalahkan dengan mudahnya.
"Siapa yang bisa melakukan ini semua?" Tanya Ronald
"Aku rasa kita akan mendapatkan jawabannya dari rumah yang kosong itu" Kata Tika
"Baiklah aku akan mengeceknya" Kata Ronald
Dan saat mengeceknya ia dikagetkan dengan melihat salah satu barang yang sangat familiar. Yaitu adalah sebuah kalung.
__ADS_1
...END...