Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Petualangan #1


__ADS_3

Saat sampai di sekolah, Aris langsung menuju ke ruang OSIS dan bertemu dengan Angelia.


"Permisi" kata Aris sambil mengetuk pintu


"Ya.. silahkan masuk" Kata Angelia


"Baiklah.. kau menganggu hari liburku dan sekarang ada tugas, apa yang kau inginkan?" Tanya Aris


"Sebelum aku memberimu tugas, siapa anak kecil ini?" Tanya balik Angelia


"Dia.. adalah adikku" Jawab Aris


"Adikmu? Aku belum pernah dengar kau memiliki keluarga" Tanya lagi Angelia


"Semua orang tidak mau memperkenalkan keluarganya, kan?" Kata Aris


"Terserah.. baiklah tugas mu kali ini membasmi para monster yang ada di desa Afharza" Kata Aris


"Afharza? Itu kan kota yang sangat jauh apalagi tempatnya di bawah gunung jika suatu saat ada longsor aku takutnya akan menimpa diriku saat tidur. Lagipula kenapa kau meminta bantuan ku? Bukankah masih banyak petualang disana?" Tanya Aris


"Aku juga tidak tahu, tapi tugas ini aku disuruh oleh kepala sekolah" Jawab Angelia


"Kepala sekolah?" Tanya Aris


"Tuan.. apa kita akan pergi?" Tanya Quester


"Ya.. tentu saja" Jawab Aris


"Dia barusan memanggilmu tuan? Siapa dia sebenarnya?" Tanya Angelia mendengar pembicaraan itu


"Ah begini.. jadi dia itu dulu ingin menjadi pelayan makanya dia sedang menjadikan diriku itu sebagai medianya" Kata Aris panik


"Alasan apa kau maksud, tapi ya sudahlah" Kata Angelia


"Apa aku harus pergi sendirian kesana?" Tanya Aris


"Oh iya.. kau bisa mencari seseorang untuk membantumu tapi imbalannya juga harus kau bagikan, ya kan?" Tanya Aris


"Tidak masalah, selagi itu bisa membuatku tidak bosan aku akan senang" Kata Aris


"Kalau kau butuh sesuatu katakan saja pada Debi" Kata Angelia sambil melihat ke arah Debi


"Baiklah terimakasih" Kata Aris sambil pergi


Saat di asrama Aris menyiapkan kebutuhan yang akan digunakan untuk tugasnya. Saat ingin pergi tepat di depan pintu kamarnya Dedi sedang mencarinya dan tanpa basa-basi Aris lalu menanyakan apakah ia ingin membantunya.


"Dedi, apa kau bisa membantu ku?" Tanya Aris


"Tentu saja kawan aku akan selalu membantumu" Jawab Dedi sambil tersenyum


"Baiklah, kalau begitu tolong belikan ini di toko" Kata Aris sambil memberikan struk belanjaan


"Banyak sekali, apa kau ingin pergi tugas lagi?" Tanya Dedi


"Ya.. maka dari itu aku memerlukan bantuanmu" Jawab Aris


"Kau hebat ya, masih sekolah sudah bisa mendapatkan pekerjaan dari guild" Kata Dedi


"Kau tahu pekerjaan dari guild itu berat. Kebanyakan dari para petualang sihirnya masih lemah" Kata Aris


"Begitu ya, berarti uangmu sudah banyak?" Tanya Dedi


"Ya seperti itu, terkadang aku bingung mau apakan uang ini" Kata Aris

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu, ya" Kata Dedi


"Eh tunggu.. ini uangnya dan juga jika lebih untukmu saja" Kata Aris sambil memberikan uangnya


"Benarkah?" Tanya Dedi


"Iya tentu saja" Jawab Aris


"Wah.. terimakasih Aris kau memang temanku yang terbaik" Kata Dedi sambil memeluk Aris


"Sudahlah lepaskan aku" Kata Aris menahan pelukannya Dedi


Setelah itu Dedi pun pergi dan belanja sesuai struk belanjaan.


"Apa kau yakin tuan, bisa mempercayainya?" Tanya Quester


"Tentu saja dia kan teman pertamaku" Jawab Aris


"Kalau tuan berkata begitu aku jadi senang" Kata Quester


Setelah beberapa saat akhirnya Dedi pulang membawa belanjaannya.


"Aris, ini belanjaan yang kau inginkan" Kata Dedi


"Ah.. terimakasih, kau memang temanku yang terbaik" Kata Aris


"Yah.. tidak juga, oh ini kembaliannya" Kata Dedi sambil memberikan uangnya


"Kan sudah kukatakan jika ada sisanya untukmu saja" Kata Aris


"Benarkah?" Kata Dedi lesu


"Ambillah" Kata Aris


"Terimakasih.. terimakasih Aris" Kata Dedi sambil memeluk erat Aris


Setelah persiapan selesai Aris langsung menuju ke sekolah dan pergi ke ruangan OSIS.


"Apa kau sudah membutuhkan apa yang kau butuhkan?" Tanya Angelia


"Sudah" Jawab Aris


"Apa kau siap untuk pergi?" Tanya Angelia


"Siap" Jawab Aris


"Baiklah.. oh iya jangan sampai membuat masalah agar nama sekolah ini tidak tercoreng" Kata Angelia


"Siap" Kata Aris


"Dan juga, kenapa kau membawa adikmu?" Tanya Angelia kesal


"Dia yang ingin ikut padahal sudah kusuruh untuk di asrama perempuan saja" Kata Aris


"Sudahlah.. kalau begitu hati-hati di jalan. Debi kawal dia sampai gerbang sekolah" Kata Angelia


"Sudahlah aku bisa sendiri" Kata Aris


Setelah di depan gerbang ia disambut oleh teman-temannya.


Dan mengucapkan kata perpisahan.


"Hati-hati kawanku" Kata Dedi

__ADS_1


"Desa Afharza itu sangat jauh aku yakin kamu pasti bisa" Kata Arina


"Jika kau butuh bantuan kami akan datang" Kata Resti


"Sudahlah ini hanya misi biasa kalian tidak perlu khawatir" Kata Aris


"Pulanglah dengan selamat" Kata kepala sekolah


"Tentu saja" Kata Aris


Setelah beberapa saat Aris pun pergi bersama Quester. Di lain tempat, pemimpin asosiasi sihir langsung mengerahkan anggotanya untuk mengawasi Aris.


"Target sudah pergi" Kata kepala sekolah


"Baik, kami akan menjaganya dengan baik" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Aku harap begitu" Kata kepala sekolah


Pemimpin asosiasi sihir langsung menutup telponnya. Dan membuat para anggota asosiasi sihir langsung berkumpul.


"Kalian jangan biarkan dia lolos, aku curiga mungkin dia pelakunya" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Baik!!!" Kata para anggota asosiasi sihir


"Kalian adalah anggota asosiasi sihir yang sudah biasa mengatasi teror dan para monster tingkat SSS. Maka dari itu, jangan sampai kalian gagal hanya karena manusia tanpa sihir" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Baik!!!" Kata para anggota asosiasi sihir


"Dia adalah manusia berdosa yang menyelamatkan monster saat saudara kita ingin membunuhnya" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Ya!!!" Kata para anggota asosiasi sihir


"Sekarang pergi..!! Tangkap manusia berdosa itu" Kata pemimpin asosiasi sihir


"Baik!!!" Kata para anggota asosiasi sihir sambil pergi


Setelah jalan beberapa saat, ia melihat kelinci tersangkut di jebakan dan memutuskan untuk menyelamatkannya.


"Apa itu?" Tanya Aris


"Sepertinya dia tersangkut, tuan" Kata Quester


"Kalau begitu kita harus menyelamatkan" Kata Aris


"Iya tuan" Kata Quester sambil berlari


Setelah menyelamatkan kelinci itu, Aris kaget karena kelinci itu bisa berbicara.


"Terimakasih.. terimakasih" Kata kelinci itu


"Kau bisa berbicara?" Tanya Aris kaget


"Ya tuan.. terimakasih telah menyelamatkan saya. Nama saya Rabbit Hole Fata, saya adalah hewan dari kerajaan Ruhyus. Dan kalian bisa memanggilku Hole" Kata Hole


"Kerajaan Ruhyus? Itu kan kerajaan sebelah. Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Aris


"Aku ditugaskan untuk mencari bunga mawar karena kepala penyihir kami sangat membutuhkan" Kata Hole


"Bunga Mawar apa yang dia maksud? Bentuknya seperti apa?" Tanya Aris


"Bentuknya seperti mawar pada umumnya tetapi di tengahnya ada pucuk berwarna kuning" Kata Hole


"Kalau begitu bagaimana kalau aku membantumu? Dan tentu saja jika kita menemukannya kau harus memberikan informasi apa saja tentang kerajaanmu" Kata Aris

__ADS_1


"Informasi?" Kata Hole kebingungan


...END...


__ADS_2