Keberadaan Yang Tersembunyi

Keberadaan Yang Tersembunyi
Keadaan Yang Sangat Kacau


__ADS_3

Muncul seseorang membawa kandang beroda ke tengah acara.


"Ini dia adalah barang langka. Manusia setengah hewan" Kata orang berkumis itu


Melihat itu para bangsawan kaget dan kagum.


"Budak ini didapat oleh 2 orang bangsawan. Mereka mengatakan bahwa, budak ini didapat pada saat acara pertandingan pedang di kerajaan Ruhyus" Kata orang berkumis itu tambahnya


"Dia itu.." Kata Aris kesal sambil mengepal tangannya


"Apa dia orang yang kamu cari selama ini?" Tanya Roy


"Iya, dia adalah tujuan kita" Jawab Aris


"Kau lihat, dia cukup manis" Kata salah satu bangsawan


"Agak kasian, jika ia menjadi budak" Kata salah satu bangsawan yang lainnya


"Aku rasa umurnya baru 12 tahun" Kata Ijas


"Tidak, dia umur 15 tahun" Kata Aris


"Jadi, apa yang akan kita lakukan? Mengambilnya secara paksa atau membelinya?" Tanya Roy


"Aku akan membelinya. Apapun yang terjadi. Jika kita mencurinya tidak mungkin kita bisa mendapatkan. Karena kandang mereka tidak bisa dihancurkan. Mereka pasti punya kuncinya" Jawab Aris


"Kalau begitu. Kita akan mempertahankannya. Bersiaplah, Ijas" Kata Roy


"Baik" Kata Ijas


"Kalau begitu, mari kita buka dengan harga 25.000 keping emas. Silahkan para bangsawan buka harga kalian" Kata orang berkumis itu


"Apa kau ingin menawar?" Tanya bangsawan satunya


"Aku tidak yakin" Jawab bangsawan sebelahnya


"30.000" Kata salah satu bangsawan sambil mengangkat tangannya


"30.000? Apa ada lagi?" Tanya orang berkumis itu


"45.000 keping emas" Kata salah satu bangsawan sambil mengangkat tangannya


"45.000? Apa ada yang lain?" Tanya orang berkumis itu


"Woy, bukankah itu bangsawan dari keluarga Mujid" Kata salah satu bangsawan menyadari


"Benarkah itu? Apa dia yang akan membeli budak itu?" Tanya bangsawan yang lainnya


"Tidak salah lagi, itu benar-benar dia" Kata bangsawan yang lainnya


"Siapa? Aku tidak mengenalnya" Kata Aris


"Kau tidak tahu? Dia merupakan bangsawan yang terkenal. Katanya kekayaan mereka melebihi bangsawan yang lain" Kata Roy menjelaskannya kepada Aris


"Terus, apa masalahnya?" Tanya Aris yang masih kebingungan


"Ada kemungkinan semua budak disini dia yang beli" Jawab Roy

__ADS_1


Aris melihat Yuni sedang ketakutan.


"Tolong aku, Kak Aris" Kata Yuni yang sudah ketakutan


"75.000" Kata Aris sambil mengangkat tangannya


"Woy, kau yakin? 75.000 bukankah itu terlalu.." Kata Roy berbisik


"Banyak? Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan yang kuinginkan" Kata Aris


Melihat Aris, Yuni langsung senang.


"Kak Aris" Kata Yuni amat senang


"Sabar, aku akan mendapatkanmu kembali apapun yang terjadi. Jadi, tunggu saja" Kata Aris dalam hati


"Aku harap kamu mendapatkan majikan yang baik" Kata Ririn


"100.000 keping emas" Kata bangsawan itu


"Wah, 100.000 keping emas. Apa ada bisa melebihinya?" Tanya orang berkumis itu


"150.000 keping emas" Kata Aris sambil mengangkat tangannya


"Wah, semakin memanas saja disini. Ada yang lebih" Kata orang berkumis itu


"Aku menyerah" Kata bangsawan Mujid itu


"Wah, bangsawan kita menyerah. Silahkan anak muda ambil kartumu" Kata orang berkumis itu


Aris pun turun untuk mendapatkan kartunya.


"Aku tidak menduga kalian memiliki budak setengah manusia. Pemimpin kalian memang hebat" Jawab Aris menerima kartunya


"Kak Aris" Kata Yuni bersuara pelan


Aris hanya mengedipkan matanya. Setelah itu Aris kembali ke bangkunya.


"Baiklah. Persiapkan diri kalian, karena kita memiliki barang yang lebih bagus. Mari kita sambut barang terakhir kita" Kata orang berkumis semangat


Datanglah seseorang membawa kandang beroda. Didalam kandang tersebut terdapat seorang gadis. Gadis itu sama seperti Yuni yaitu sama-sama dari ras manusia setengah hewan.


"Baiklah, kita pergi" Kata Aris sambil berdiri


"Dia, juga sama sama seperti tadi" Kata Roy


"Apa maksudmu?" Tanya Aris langkahnya terhenti


"Dia juga ras manusia setengah hewan" Jawab Roy


Mendengar itu, Aris kembali ke bangku duduknya.


"Baiklah, Ini adalah barang terbagus yang kita miliki. Dia merupakan putri dari ras manusia setengah hewan. Dia dijual oleh salah satu kesatria kerajaan. Kalau begitu, mari kita buka harga dengan 100.000 keping emas" Kata orang berkumis itu


"125.000" Kata bangsawan Mujid tadi


"125.000? Apa ada harga tertinggi lagi?" Tanya orang berkumis itu

__ADS_1


"Kak Aris, tolong kak Ririn" Kata Yuni dalam hati sambil menempelkan kedua tangannya


"Ada apa" Tanya Roy


Aris berdiri dari bangkunya.


"500.000 keping emas" Kata Aris


Para bangsawan yang lainnya hanya bisa tercengang dan terkejut melihat Aris melakukan pembelian yang besar.


"TERJUAL" Kata orang berkumis itu sambil mengetuk palu


Aris pun kembali turun untuk mengambil kartunya. Ririn yang melihat itu, hanya bisa pasrah.


"Terimakasih, telah membeliku. Tuan" Kata Ririn


"Baiklah, semuanya. Terimakasih telah datang ke toko kami. Kami ucapkan terimakasih dan selalu nantikan barang terbaru kami. Oh, kepada pemilik kartu batas penukaran adalah 1 minggu ke depan. Jadi, saat menukarkannya jangan lupa membawa uangnya, ya" Kata orang berkumis itu


Pintu pun dibuka menandakan bahwa pelelangan telah selesai. Tidak beberapa lama ada sekelompok orang melakukan pemberontakan. Terjadilah pemberontakan di dalam arena itu. Banyak orang yang ingin mengambil kartu milik orang lain adapula juga yang hanya ingin melakukan pemberontakan itu


"Cepat, serahkan kartu mu itu" Kata salah satu bangsawan


"Kalian berdua, serang mereka" Kata bangsawan yang membawa kartu itu


"Jadi, ini yang kau maksud?" Tanya Aris


"Benar. Dan perkataanmu benar. Kita benar-benar akan diserang habis-habisan" Kata Roy


"Aku siap, kapanpun" Kata Ijas


"Woy, bocah. Serahkan kartumu. Atau kau akan kami bunuh" Kata salah satu bangsawan berambut pirang


"Benar sekali. Jika kau memberikan kartunya maka kami akan melepaskanmu. Tidak, kami juga akan mengeluarkan kalian dari sini" Kata pengawalnya


"Dan juga tanpa luka sedikitpun" Kata pengawal satunya


"(menghela nafas)... Tuan-tuan. Aku tahu apa yang kalian inginkan. Tapi, mencuri itu tidak baik, loh" Kata Aris tersenyum


"Kau.. Meledekku, ya? Woy kalian, serang mereka" Kata bangsawan pirang itu kesal


"Baiklah, aku sudah" Kata Ijas


"Kalian berdua, minta tolong" Kata Roy


Aris dan rekannya itu pun bertarung dengan bangsawan yang lainya. Semakin ia menyerang bangsawan lain, bangsawan lain akan berganti menyerangnya.


"Sial, tidak ada habisnya" Kata Roy yang sudah kelelahan


"A-Aku juga sudah lelah" Kata Ijas sambil mengatur nafasnya


"Kalian, maafkan aku. Karena membuat kalian terlibat" Kata Aris


"Sudahlah, lagipula kau sudah membayar kami. Maka kami akan bekerja untukmu" Kata Ijas


"Kalian.." Kata Aris bersuara kecil


Roy dan Ijas pun bangkit dan bersiap-siap menyerang.

__ADS_1


"Semuanya serang!!" Kata Aris


...END...


__ADS_2