
Bel pulang sekolah berbunyi Vindya merapikan buku buku dan bersiap untuk kerja kelompok.
"Eh... kerja kelompoknya boleh gue yg tentuin tempatnya gak....??? Soalnya gue sudah pesen tempat." Ucap Vindya malu malu.
"Boleh kok Vin.... dari pada bingung mau kemana juga. kalo kendaraan gue ada." Kata Arief yg kebetulan sebagai ketua kelompok.
"Gue gak bawa kendaraan boleh nebeng kan...?" Rendy dengan gaya slengekannya.
"Gue bawa kendaraan siapa yg mau ikut gue?" Tanya Vindya.
"Ya sudah gini saja, Vindya sama Lili dan Ayu trus Gue sama Rendy, Rigde" Kata Arief membagi di angguki oleh anggota kelompok.
"Tau cafe yg di mall A itu kan...??? Yg di lantai 2, nanti kita ketemu di sana." Jelas Vindya sebelum memasuki mobilnya yg di ikuti oleh Lili dan Ayu.
Mobil Honda city yg sedikit di modif itu kontras dengan penampilan Vindya. Vindya yg terlihat seperti seorang yg mudah di tindas tapi mobil nya seperti milik seorang cewek tomboi.
"Ini beneran mobil lo kan Vind...?" Tanya Lili yg duduk di sampingnya.
"Iya kenapa?"
"Lo itu kaya cewek lemah mudah di tindas trus sasaran empuk pembullyan. tapi dalam mobil lo bener bener lakik banget." ucap Ayu sambil mengabsen isi dalam mobil Vindya.
__ADS_1
"Eh tunggu deh ini foto kaya kak Affandi deh." Kata Ayu meneliti gantungan yg tergantung manis di depan.
"Iya emang...."Jawab Vindya santai.
"Tapi jangan kasi tau yg lain ya. gak enak gue."
"Tenang Vind kita gak bocor kok." Kata Ayu meyakinkan.
Setelah sampai di parkiran Mall A mobil Arief yg emang datang duluan, mereka sepakat untuk menunggu anggota yg lainnya. Tak lama mobil Vindya pun terparkir sempurna di samping mobil Arief. Mereka bergegas untuk ke lantai 2 menuju cafe yg di tunjukkan oleh Vindya.
"Ini tempatnya. emmm tunggu sini dulu ya gue mau ke dalem dulu." Ucap Vindya yg tengah mencari seseorang.
"Mas Bim mana kak Affandi?" Tanyaku pada seorang cowok yg di kenal dengan nama Bima.
"Assalammualaikum ya Habib"
"Waalaikumsalam ya Humairah.... Udah dateng...??? Mana temen temen kamu?" tanya Affandi sambil mencium kening istrinya setelah Vindya mencium tangan Affandi.
"Ada di luar kak." Jawab Vindya.
Affandi langsung menghubungi Bima melalui telfon yg ada di ruangannya. Vindya dan Affandi menuju dapur untuk memilih menu secara langsung. Vindya yg memang ingin makanan ringan saja sehingga Ia meminta kentang goreng pizza mini dan minuman dingin.
__ADS_1
Setelah pesanan yg di pilih sudah siap, Affandi sendiri yg mengantar ke tempat Vindya dan teman temannya berkumpul.
"Vind sumpah tempatnya keren banget... desain balkonnya juga keren biarpun kecil tapi nyaman."Ucap Ayu.
"Iya gimana kalo kita kesini aja lagi kalo ngerjain tugas ato sekedar kumpul." ucap Ridge.
"Gua setuju"Ucap Arief.
Tak lama cemilan pun datang dengan minumannya yg di antar langsung oleh Affandi dan di bantu oleh satu pelayan cafe.
"Loh kak Affandi kan ini?" Tanya Lili.
"Iya gimana kerja kelompoknya keganggu gak sama keramaian cafe? atau mau di putarkan lagu?" Kata Affandi menawari.
"Boleh kak lagu yg enak di denger biar kita makin betah." Kata Rendy.
"Siap. semoga kalian nyaman ya" Ucap Affandi sambil bberanjak pergi.
"Kok ada kak Affandi....???" Tanya Ayu
"Ini cafenya dia" Ucap Vindya.
__ADS_1
Tak memakan waktu lama untuk mengerjakan tugas kelompok. Tapi keenam siswa siswi itu enggan beranjak dari tempat yg di rasa nyaman itu. Mereka melanjutkan dengan nongkrong menikmati beberapa menu yg tersedia di cafe milik Affandi.