Kesetiaanmu

Kesetiaanmu
Adik Vano


__ADS_3

"Kak, kenapa malem banget sih lo pulangnya...? lo inget kan kalo lo punya adik?" tanya Vano terdengar kalo dia sangat kesel.


"Inget kok. cuma tadi pas mau pulang gue di cegat sama cewek yg ngira kalo kakak ngerebut cowoknya." terang Vindya sambil melahap burger jumbo pesananya.


"Elo.... dilabrak....???? buakakakakakaka gak salah tu cewek....??? pasti giginya tonggos ya trus pakek kacamata kuda. atau jangan jangan itu pasian yg kabur lagi."Ucap Vano yg tak henti menertawakan kakaknya.


"Sejelek itukah gua di mata lo Van...??? nih gua tunjukin fotonya." kata Vindya sambil menunjukkan foto di layar hpnya yg tadi juga sempat berfoto bersama.


"Gila... ni cowok matanya sliwer apa ya.... heran gue bisa kesemsem sama lo kak." ucap Vano yg tak percaya dengan apa yg di lihatnya.


"Lo sih terlalu meremehkan kakak. gini gini kakak lo cantik tau.... pinter juga menarik tentuny."


"Terus kenapa chat itu gak lo bales bales dari tadi....??? gue yakin kalo itu dari cowok oon itu."


"Sialan lo. jiper lah gue... gila aja masa masa SMA gue mau gue kotori dengan melawan kakak kelas. yg ada gue kena bullyan lo tau." kata Vindya menunjukkan bahwa dia hanya ingin beesekolah dengan damai.

__ADS_1


"Udh selesai belom lo kak....??? lama amat makan.... lu makan apa mencari resep rahasian tuan crabs....??" tanya Vano membuat Vindya melototkan matanya.


"Sial lah gue di deketin cewek resek kak... males kali gue" ucap Vano sedikit setres dengan chat chat gombalan receh.


"kenapa lagi? si Vina lagi...?" tanya Vindya dengan mulut penuh burger suapan terakhir.


"Bukan.... ini temen sekelas... katanya dia sudah ada rasa dari kelas 1 ke gue... tapi katanya gue terlalu cue makanya cuma bisa diem."


"Terus kenapa sekarang dia jadi demen gombalin lo dek...?"


Saat masih di parkiran Vano melihat seseorang tengah memperhatikannya dari kejauhan. Dengan hati bimbang antara di samperin ato di tinggal akhirnya Vano mendatangi orang itu. Vindya yg hanya menyaksikan dari kejauhan mengaku bengga dengan adiknya yg memutuskan mendatangi orang itu dari pada meninggalkannya. Vano kembali dengan seorang gadis di belakangnya.


"Loh siapa ini Vano...??? lo gak gila kan bawa kabur anak gadis orang.... ketauan dedy di kawinin lo..." cerocos Vindya karena ketakutan.


"Dih lo ya kebanyakan baca novel kawin kawinan sih makanya otak lo gesrek. ini Nadia yg gua omongin tadi. katanya tadi dia lagi bareng mamanya trus liat kita makanya dia nungguin. tu mamanya masih di dalem makan." kata Vano menjelaskan.

__ADS_1


"Oh jadi lo sengaja ini bilang beli nasi goreng di depan gang gak taunya malah k KFC buat janjian sama cewek lo. hmmm gua pulang dah naik taksi."


"Cih gitu doang lo ngambek. gua bilang gak sengaja ketemu kak... lo gak usah drama deh... ya udah Nad ini kenalin kakak gue namanya gesrek." Vano mengenalkan Vindya sesukanya.


"Dih gak iklas banget sih. jangan di dengerin dia itu emang gitu orangnya nyebelin. Nama gue Vindya kakanya Vano. lagian kok lo bisa suka sih sama Vano yg otak udang ini." Kata Vindya sedikit menjelekkan Vano.


"Salam kenal kak. jadi malu.... Vano baik orangnya meski sedikit cuek juga."


"Preeettt Vano baik karna lo cantik.... eh Nad lo jangan deh gombalin dia lagi... dia itu gak bisa gombal hahahahaha." Ucap Vindya.


"Udah ah ayo pulang ngantuk gue. lo lagi masuk sana masuk angin tau rasa lo." Jawab Vano


"Ya sudah ya Nad kita pulang dulu." pamit Vindya


Vano menjalankan motornya setelah dia memastikan bahwa Nadia sudah masuk kedalam restoran.

__ADS_1


__ADS_2