Kesetiaanmu

Kesetiaanmu
Rahasia Maria dan Nadin


__ADS_3

"Gila Nad kemaren seru sekali gue nonton." Kata Maria saat di kantin bersama Nadin.


"Kok lo gak ngajakin gue?" Tanya Nadin


"Gue sama Nova Nad sorry lagian kaya elo yg bisa aja sekarang." Tambah Maria.


"Nova? Eh liat Vano gak Ria tadi?" Tanga Nadin biat Maria heran.


"Kenapa si lo Nad beneran bucin tingkat dewa lo." Heran Maria.


"Udah lo bilang aja lo liat Vano gak?"

__ADS_1


"Tadi gue liat dia di deket toilet, kayanga dia mau ketoilet." Jawab Maria asal.


Nadin melanjutkan makan bakso yg tersedia di depan matanya. Nadin merasa Nova selalu membayangi Vano dan membuatnya semakin takut. Akhirnya Vano ke kantin bareng dengan teman temannya yg lain.


Dari belakang Nova mengikuti Vano tapi agak jauh. Nadin curiga sih tapi Nadin sadar akan perkataan Maria bahwa dia harus memberi sedikit kepercayaan terhadap suaminya. Memberi ruang yg cukup leluasa untuk suaminya membuktikan bahwa penyesalan yg di ucapkan waktu itu benar benar tulus dari hati Vano paling dalam.


Vano melirik Nadin dengan melempar senyuman. Tiba tiba Naden keselek dan membuat Maria kebingungan.


"Lo kenapa sih? Makan bakso gitu aja udah keselek." Ucap Maria sambil menepuk pundak Nadin pelan.


Setelah sampai ke kelas ternyata kelas bener bener sepi pas jam istirahat. Semua pada ke kantin.

__ADS_1


"Nad gue mau tanya sama lo, Lo putus dari Vano?" Pertanyaan konyol yg membuat Nadin heran.


"Kenapa emangnya sampek lo tanya gitu?"


"Nova bilang lo ngrebut Vano dari dia. Sedangkan yg gue tau lo sama Vano pacaran dari SMP. Terus si Nova SMPnya bareng gue. Kemaren gue sama Nove nontok gak berdua ajak kok, tapi bareng bareng sama temen temen SMP. Dia ngaku kalo dia sekarang pacaran sama Vano terus elo ngrecokin mereka. Sampek kemaren katanya pas liburan Vano ngajak dia ke Villa bareng keluarganya tapi elo ngehancurin rencana mereka. Jadi buat Vano di marahin sama keluarganya. Itu gak bener kan Nad? Gue tau elo, elo gak bakalan ngelakuin hal bodoh macam itu." Maria mengungkap fakta baru.


"Gue mau jujur sama lo Ria, tapi gue mohon lo bisa jaga rahasia gue. Karna cuma elo satu satunya temen gue. Sebenernya gue sama Vano udah nikah dan Nova tau itu. Ya seperti yg lo denger, dia gue Vano dan keluarga besar Vano berlibur di Villa bang Affandi di Bandung. Lo inget kan Vindya kakak kelas? Dia istrinya bang Fandi. Vindya itu kakak dari Vano. Keluarga besar kaget dong dengan kehadiran Nova karena gak ada yg kenal selain Vano dan Gue. Saat itu keluarga besar marah karna Vano mengakui ada hubungan sama dia. Terus si Nova tau kalo Vano punya istri ya itu gue tapu malah bilang cinta sama Vano. Dari situ keluarga Vano marah besar pada Vano dan nyuruh gue cerai sama Vano tapi Vano gak mau. Gue juga gak mau cerai dari Vano karna gue udah terlanjur sayang sama dia. Makanya gue berusaha buat Vano nyaman bareng gue. Biar gak di ganggu lagi sama Nova."


"Kapan lo nikah sama Vano? Bukan karna kecelakaan kan ato lagi ena ena lo kepergok trus di grebek." crocos Maria.


"Enggak lah, gue nikah udha dapet setaun Ria."

__ADS_1


"Oh pantesan gue pernah liat Vano beli ****** di minimarket terus elo di bonceng di belakang. Pikiran gue gak karuan Nad apa lagi besoknya gue liat leher lo merah merah." Maria masih dengan pemikirannya.


Nadin hanya tersenyum melihat kelakuan temannya.


__ADS_2