Kesetiaanmu

Kesetiaanmu
Kelas baru


__ADS_3

Hari ini adalah hari senin awal pembelajaran baru. Murid murid langsung berhamburan setelah ada aba aba upacara selesai dari Affandi selaku pemimpin upacara. Murid kelas sebelas dan kelas dua belas langsung memasuki kelas masing masing. Sedangkan kelas sepuluh berdesakan mencari namanya di kertas yg di tempel di pintu masuk.


Terlihat dari kejauhan Vindya nampak santai duduk di lantai dengan meminum air mineral kemasan yg baru saja di beli dari kantin.


"Lo gak nyari kelas Vin....?" Tanya kakak kelas memang suka kepo. siapa lagi kalo bukan Affandi.


"Tunggu ilang tu pada orang orang baru gue nyari.... males desek desekan bau keringet." Kata Vindya sambil tersenyum.


"Bisa aja lo toge." kata Affandi sambil menoyor kepala Vindya.


"ait.... jangan gitu dong ini kepala di fitrahin tau sama emak gue. Lagian ngapain lo kesini....??? entar gue di labrak lagi lo sama cewek lo." Kata Vindya sambil memukul pelan lengan Affandi.


"Cewek....???" tanya Affandi seakan kebingungan.


"Iya itu si kembang sekolah." kata Vindya sambil meneguk kembali minumannya.


"Kembang sekolah....???? siapa....??? lo gak usah ngarang deh...." kata Affandi yg semakin bingung.


"Ah mukak lo. udh ah sana jauh jauh dari gue males gue berurusan sama orang2 yg ngerasa populer di sekolahan. buat ribet sekolah gue doang." kata Vindya sambil berdiri menuju kertas yg di tempel di pintu kelas yg mulai sepi.


"Oh ya makasih ya kemarin." sambung Vindya.

__ADS_1


Bel masuk memang sudah berbunyi tapi banyak siswa yg masih diluar kelas. Ini di karenakan masih belum ada pelajaran. Vindya yg asyik dengan laptopnya di ruang Osis tak menyadari keberadaan seseorang di ruangan itu juga. Dengan senyum sinis cewek itu memandangi Vindya.


"Ngapain lo di sini?" Tanya Mona.


tanpa menjawab pertanyaan Mona, Vindya langsung dan merapikan kembali meja dan kursinya. Saat Vindya ingin pergi meninggalkan ruang Osis, tangannya di tahan oleh Mona yg berdiri di depan pintu.


"Lo mau kemana....???" dengan santai dan tatapan sinisnya Mona memegangi lengan atas Vindya lalu menghempaskan ke tembok yg membuat Vindya terpental. laptop yg di bawanya jatuh dan buku bukunya juga berantakan.


Tanpa memperdulikan Mona Vindya meraih barang barangnya yg berserakan di lantai dengan menahan sakit di punggungnya. Melihat itu Mona merasa semakin geram lalu menjambak rambul Vindya.


Sabar Vindya... ini cuma sesaat. kalo lo melawan pasti lo bakalan jadi bulan bulannanya. tahan sesikit lagi biarkan dia puas lalu akan melepaskanmu. Batin Vindya


Meski merasa sakit Vindya berusaha untuk tidak melawan. Vindya berusaha keras untuk meraih laptopnya dan barang barang lainnya yg berserakan. Mona tak kunjung melepaskan jambakan di rambut Vindya.Dia makin menggila dengan menginjak tangan sebelah Vindya yg berusaha untuk meraih barangnya.


Di kantin Affandi sedang menikmati makan siang bersama teman temannya yg lain ketika ada seorang murid datang tergesa gesa.


"Lo kenapa Sof?" Tanya Affandi yg melihat Soffi yg juga anggota osis.


"Tadi gue ke ruang Osis bawain titipannya si... si... si anak baru." Kata Soffi ngos ngosan


"Vindya maksud lo?" Tanya Affandi.

__ADS_1


"iyaahh..." Soffi berusaha bernapas.


"trus" timpal Nadia yg juga sedang duduk di samping Ahmad dan Affandy.


"Gue liat Vindya lagi di bully sama Mona." lanjutnya lagi


"Toge" Tanpa pikir panjang lagi Affandi langsung berlari menuju ruang Osis.


sesampainya di ruang osis Affandi melihat Mona yg terus menjambak dan menginjak tangan Vindya. Di lihatnya Vindya hanya diam tanpa perlawanan Affandi semakin geram.


"Mona lepasin gak tangan lo?" Kata Affandi sambil memegangi tangan Mona sebelahnya lagi.


"Affandi..." Gumam Mona sambil melepaskan tangannya dari rambut Vindya.


"Lo apa apaan si mon...?" Tanya Affandi sambil membantu Vindya merapikan barang barangnya.


"Toge lo di apain aja sama Mona? kenapa lo gak balas sih?" tanya Affandi sambil membantu Vindya duduk lalu kembali merapikan buku buki Vindya.


"Oh jadi ini maksd lo gak mau ngelawan ge tadi? biar gue terlihat sedang menganiaya lo? dasar licik."


Plaaaakk.

__ADS_1


__ADS_2