Kesetiaanmu

Kesetiaanmu
Cerai?


__ADS_3

Vano melihat foto foto dirinya dengan Nova tak mampu berkata apa apa. Vano langsung keluar ruangan dan memanggil Nadin.


Vano mengajak Nadin ke dalam kamar dan menguncinya. Namun sebelum masuk kamar Vano berpesan pada kakak dan abang iparnya. bahwa dirinya tak jadi ikut ke Bandung.


"Apa maksudnya ini Nad?" Vano melempar hp yg berisi foto vano dengan Nova.


"Gue punya hati Van, gue istri lo. Tapi lo gak pernah menganggep gue, dan lo malah menghadirkan cewek lain di antara kita. Apa lo pikir hati gue sanggup?" Vindya mulai meneteskan air mata.


"Terus mau lo apa ha? Cerai? Monggo silahkan gak ada ruginya buat gue juga." Ucap Vano.


"Gue gak mau cerai dari lo Van, Makanya gue hindarin lo selama seminggu. Van hubungan kita ini gak cuma lo dan gue doang tapi ada keluarga kita. Jadi tolong lo pikirin lagi tentang perpisahan kita."

__ADS_1


"Kalo lo gak mau pisah dari gue ya lo harus bisa terima Nova di antara kita. Gampang kan?"


"Gak segampang itu Van. Lo lakik Van lo harusnya bisa lebih bertanggung jawab dengan janji janji yg udah lo ucapkan. Bukan malah khianat kaya gini. Gue tau lo cinta sama dia tapi gue istri lo Van. Gue yg lebih berhak atas perasaan itu bukan dia. Van lo harus tau gue sakit hati dan gue kecewa sama lo. Tapi gue berusaha diem agar keluarga kita gak tau masalah kita." Nadin tertunduk menahan isak tangisnya.


"Lo diem? Kenapa lo ngadu ke bang Affandi? Lo tau itu sama aja lo yg mgasih tau keluarga." Suara Vano semakin meninggi.


"Ok gue minta maaf. Tapi lo duluan yg membuat abang bertanya. Gue gak bisa apa lagi sekarang Van. sekarang gue tanya sama lo. Apa yg lo suka dari Nova? Cantik? Mulus? Pinter? Ato apa?" Tanya Nadin.


"Apa gue kurang ngertiin lo? Apa gue kurang perhatian ke elo? Apa gue kurang menerima elo dengan segala kekutangan dan kelebihan elo? Apa kurang kesetiaan gue ke elo? Gue lebih memilih hidup seperti apa yg lo mau Van dari pada gue harus ikut orang tua gue ke Amerika." Ucapan Nadin membuat Vano terkejut.


"Lo mau ke Amerika? Kapan?" Tanya Vano.

__ADS_1


"Sebelum lo ngajak gue mendaftar sekolah di sekolah kakak lo."


"Tapi Nad perasaan gue gak bisa gue buang gitu aja. Gue sayang sama Nova tapi gue gak mau lo ninggalin gue" Ucap Vano.


"Bukannya lo tadi nyaranin untuk cerai?"


"Gue cuma gertak lo."


"Kalo lo punya perasaan juga ke Nova gue cuma minta ke elo jangan pernah abaikan gue. Gue istri lo, derajad gue jauh lebih tinggi dari Nova yg bersetatus PELAKOR. lo seharusnya bisa lebih mengutamakan gue. Lain halnya kalo misalnya lo sama Nova sudah menikah maka Derajad kami sama." Jelas Nadin


"Gue akan coba buat lebih ngutamain lo. Tapi lo jangan hindarin gue lagi, bisa setres gue gak ada elo." Ucap Vano sambil memeluk Nadin.

__ADS_1


Gue akan berusaha buat lo balik lagi ke gue Van dan tinggalin Nova untuk selamanya. Gue gak mau ada yg membuat hancur rumah tangga kita. Batin Nadin.


__ADS_2