Ku Terima Takdir Ku

Ku Terima Takdir Ku
114


__ADS_3

Melihat keluhan yang dialami khanza dokter mengambil kesimpulan untuk melakukan planotest (Plano test adalah tes kehamilan yang dilakukan dengan mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (HCG)), setelah khanza sedikit bertenaga dokter memintanya untuk menampung urinenya, dokter menjelaskan jika tanda tanda yang dikeluhkan oleh khanza bisa jadi itu adalah tanda kehamilan apa lagi khanza sudah telat datang haid selama 14 hari


Atthar dan khalisa saling pandang, mereka takut jika khanza terlalu berharap dan hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, atthar sebagai suami takut jika khanza kembali terluka dan seperti beberapa bulan yang lalu


Khanza memandangi suaminya, tidak dipungkiri khanza benar benar masih sangat mengharapkan zuriat, atthar yang mengerti pandangan istrinya tersenyum mengangguk dan mengangkat khanza membawanya ke kamar mandi untuk menampung urine


Setelah selesai menampung urine atthar memberikanny keperawat dan bidan, atthar kembali membawa istrinya ketempat tidur pasien untuk beristirahat


Khanza tampak khawatir, ia juga mempunyai perasaan yang sama dengan suaminya, ia sangat berharap namun juga takut jika apa yang ia harapkan tidakla sesuai dengan kenyataan, melihat istrinya berbaring termenung atthar memegangi tangan istrinya erat


"Kita sama sama berdoa ya sayang agar apa yang kita harapkan benar diizinkan oleh Allah SWT" ucap atthar menenangkan istrinya


"Aamiin ya Allah, iya mbak kita sama sama berdoa ya mbak, jangan termenung begitu mbak" timpal khalisa dan khanza mengangguk


Cukup lama khanza dan atthar serta khalisa dibuat penasaran oleh hasil pemeriksaan planotest, mereka dengan sabar menunggu, namun tidak lama kemudian dokter dan perawat kembali mendatangi mereka


"Selamat siang ibu, bapak selamat ya bu ibu positif hamil jadi kita akan pindah ke ponek ya bu" ucap dokter


Mendengar dokter mengatakan jika ia benar hamil air matanya berlinang, ia tersenyum menggenggam tangan suaminya, atthar pun merespon genggaman tangan khanza dengan mencium tangan istrinya, mereka sangat bersyukur dengan nikmat yang Allah beri


Khanza pun dipindahkan keruang ponek dari ruang IGD karena ruang ponek adalah ruang khusus untuk ibu hamil dan melahirkan


Khanza kembali diperiksa oleh dokter ponek dan bidan ponek, ia diajukan dengan beberapa pertanyaan, dan ternyata khanza sudah hamil 5 minggu, dikarenakan kondisi khanza sudah sedikit membaik khanza sudah diperbolehkan pulang dengan syarat harus lebih banyak istirahat, dokter menjelaskan jika khanza tidak boleh terlalu lelah dan stres karena usia kehamilan yang masih terlalu muda sangatlah rentan


Mendengar penjelasan dokter atthar sangat bersyukur ia membawa istrinya kerumah sakit sehingga ia bisa tahu kondisi istrinya sekarang sedang hamil


...***************...


Setelah dilakukan observasi selama lebih kurang 3 jam diruang ponek rumah sakit, kini kondisi khanza Alhamdulillah sudah membaik bahkan sudah sangat baik, ia tidak lagi pucat dan lemah setelah mendapatkan penanganan yang tepat


Khanza pun diizinkan pulang oleh dokter dan bidan yang bekerja, khanza dan atthar serta khalisa berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah menangani istrinya

__ADS_1


"Selamat ya mbak, Alhamdulillah akhirnya doa mbak dan mas terkabul" ucap khalisa sesampainya dimobil


"Mulai hari ini mbak dan mas g usah masak, biar khalisa aja sama ummi yang masak, mbak harus istirahat yang banyak biar ponakan khalisa yang satu ini sehat sehat terus" sambung khalisa sambil mengusap perut khanza


Khanza terharu dan berlinang air mata mendengar ucapan khalisa, ia masih tidak percaya jika ia sedang hamil sekarang


"Eeiitt ibu hamil g boleh nangis, ntar bayinya ikutan sedih lo mbak, khalisa pernah baca soalnya tapi lupa dimana" ucap khalisa menghibur khanza


"Mbak g sedih khal, hanya masih tidak percaya jika mbak benar benar hamil" ucap khanza sendu, ia menghapus air matanya


"Ternyata benar ya juka kita benar benar menyerahkan segala urusan kita pada Allah dengan ikhlas dan kita benar benar yakin dengan Allah, dengan sekejab mata Allah memberikan apa yang kita yakinkan dan pasrahkan" sambung khanza ia kembali meneteskan air mata, takjub akan kebesaran Allah Yang Maha Besar


"Alhamdulillah ya Allah terimakasih Sang Maha Pemberi" khanza kembali berucap


Atthar dan khalisa tersenyum, atthar menggenggam tangan istrinya


"Kalau khalisa bantuin masak, soal beresin rumah serahkan semuanya sama mas, pokoknya istri mas yang cantik dan cengeng ini tidak boleh bekerja dan capek, kita jaga anak kita sama sama ya sayang" ucap atthar


Sesampainya dirumah, khanza dan atthar tidak kembali kerumah mereka, mereka mampir kerumah ummi dan abi untuk memberitahu berita penting ini yang akan membuat seluruh keluarga besar bahagia


Tidak lupa pula attar mengabari mertuanya, ayah dan ibu sangat bersyukur sebentar lagi mereka akan menjadi kakek dan nenek, atthar pun mengabari mas dan mbak alunanya, merekapun turut gembira dan bersyukur


Ummi menyambut khanza seperti biasa, ummi selalu menebar cinta dan kasih sayang setiap harinya dan dengan siapa pun yang ia temui


"Alhamdulillah sudah pulang anak ummi, bagaimana? Dokter bilang apa nak?" Ucap ummi merangkul khanza dan membawanya duduk disofa, sedangkan abi hanya mendengarkan umiu berbicara


"Alhamdulillah mbak khanza baik umi, dan sekarang ummi akan nambah cucu satu lagi" ucap khalisa girang


"MasyaAllah, beneran nak? Kamu hamil?" Tanya ummi, abi terlihat tersenyum mendengar kabar gembira itu


"Iya umi Alhamdulillah khanza hamil ummi" jawab atthar yang baru saja masuk kedalam rumah

__ADS_1


"Alhamdulillah ya Allah terimakasih rezekimu ya Allah" ucap umi memeluk khanza"


"Selamat ya nak, kamu akan jadi seorang ayah" ucap abi meneluk atthar


"Inget pesan dokter ya mbak, g boleh capek karena usia kandungannya masih muda, soal masak biar khalisa yang nganterin setiap hari kerumah mbak, ok, mbak cukup istirahat, mandi dan makan" ucap khalisa


"Kalau begitu ya sudah tinggal disini saja, ntar kalau tinggal dirumah kalian jika kamu kenapa napa g ada yang tau nak, bahaya, sampai kamu pulih dan kuat beserta kandungannya tinggal bersama ummi saja dan dilarang bekerja cukup istirahat saja" ummi mencium kepala menantunya lalu ia berlalu pergi


"Benar kata ummi kamu nak, lebih baik kamu tinggal disini saja, biar ada yang temannya" sambung abi


Tak lama kemudian umi kembali dengan membawa nampan, rupanya ummi mengambil sepiring nasi dan segelas air


"Ini nak dimakan dulu, tadi belum makankan?" Tanya ummi dan khanza menggeleng


"Makasi ummi, maaf khanza merepotkan ummi" ucap khanza


"Iiih ngomong apa sih nak, g ada yang merepotkan, ummi malah senang kamu disini, ummi ada temannya, soalnya khalisa sibuk melulu" ucap ummi menggoda anaknya


"Khalisa kan sekolah ummi yang cantik" khalisa kembali menggoda umminya, ummi khanza dan abi serta atthar sontak tertawa mendengar guyonan khalisa


.


.


.


...Bersambung...


...sampai nanti readers...


...jangan lupa like, koment dan bintangnya...

__ADS_1


__ADS_2