
Kali ini yang jadi imam masjid mas baim suami dari aluna senja, suara baim tidak kalah merdu, ia melantunkan ayat suci dengan sangat indah, baim juga menjadi idola para santri dulu sebelum ia menikah
Setelah melaksanakan sholat maghrib dan doa wirid maghrib, pembatas antara syaf perempuan dan laki laki dibuka karena akan ada ceramah yang disampai oleh atthar
Atthar membuka ceramahnya dengan sholawat dan salam kepada Nabi junjungan kita yaitu Nabi Muhammad SAW dan ia melanjutkan ceramahnya yang berisikan tentang kewajiban perempuan untuk menutupi auratnya
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Ada beberapa dosa tidak menutup aurat lainnya yang juga disabdakan oleh Rosulullah SAW, yaitu:
Apabila seorang perempuan yang sudah baligh tidak menutup auratnya, dosa tidak hanya menjadi miliknya tetapi juga mengalir pada orang tuanya.
Jika perempuan tersebut sudah menikah, dosanya juga akan mengalir kepada suaminya.
Balasan bagi perempuan yang membuka rambut kepalanya di hadapan orang selain suaminya di akhirat, yaitu akan digantung dengan rambutnya di atas api neraka hingga menggelegak otaknya. Wanita itu akan terus digantung selama ia tidak menutupnya.
Itula inti dari ceramah atthar pada malam ini, mendengar ceramah atthar, khanza serasa disentil, ia melihat kearah dirinya, ia belum menutup auratnya padahal ibu dan ayah sudah sering mengingatnya namun tidak memaksanya
...*****...
Setelah pulang dari masjid ba'da sholat isya, umi mengajak seluruh keluarga untuk makan malam bersama, mereka makan bersama layaknya keluarga yang harmonis, setelah makan mereka berkumpul untuk sekedar berbincang dan bercerita
Umi meminta khalisa untuk membawa khanza beristirahat, dan khalisa mematuhi umi, khanza pun pergi kekamar khalisa, dikamar ia mengambil ponselnya, ia terlebih dahulu menghubungi ayah dan ibunya untuk sekedar bertanya kabar
Setelah menghubungi kedua orang tuanya, ia kembali bermain dengan ponselnya, ia melihat ada beberapa pesan dari daniel dan juga panggilan suara yang tidak terjawab, ia sengaja tidak menghubungi daniel kembali melalui panggilan suara, karena ia merasa sungkan kepada khalisa
"Hei nona, kemana saja hmm? Kenapa lama sekali tidak ada kabar? Bahkan kau tidak menjawab panggilanku" tulis daniel
"Maaf daniel, ponselku tertinggal dikmar, tadi aku diluar berkumpul dengan keluarga mbak una, kamu lagi apa? maaf g bisa telefonan, g enak sama adiknya mbak una"
Cukup lama ia menunggu daniel membalas pesannya, sehingga ia berganti baju tidur terlebih dahulu
"Khalisa....apa tidak apa apa mbak tidur dengan mengenakan pakaian seperti ini?" tanya khanza sungkan, ia hanya membawa setelan tidur celana yang tidak begitu panjang, hanya sebatas lutut
"Ya g apa apa donk mbak kan kita dikamar aja, mbak mau liat baju tidur aku g? Hehehe" khalisa menggoda khanza
"Mana?" tanya khanza
__ADS_1
"Ini...sexy g? Hahahaa" khalisa menunjukkan baju dasternya yang sangat pendek tanpa lengan
"Serius kamu pake itu tidurnya khal?" ucap khanza kaget
"Hahahahaa..ya g lah mbak ini baju aku yang lama kekecilan makanya pendek hehehee" khalusa masih tertawa setelah mengerjai khanza
'Ting.....' bunyi notifikasi pesan masuk di ponsel khanza, khanza melihat ponselnya sambil bersungut pada khalisa
"Kamu ya, ngerjain orang tua, jahil banget" khanza membuka ponselnya dan membaca pesan dari daniel
" *Ya sudah nona tidak apa apa, aku lagi kangen kamu, besok kamu jadi pulangkan? Aku uda g sabar nungguin hari senin" balas daniel
"Hihihihiii...bisa banget ya gombalnya malam malam, sabar ya tuan daniel, besok aku akan pulang sore, kamu belum tidur? Besok hari minggu mau kemana?" tanya khanza
"Besok mau istirahat aja dirumah sama ibadah, aku akan tidur jika kamu sudah mau tidur ❤️" tulis daniel*
Mendengar daniel akan beribadah hati khanza sangat girang, ternyata daniel alim juga, waktu weekend digunakan untuk beribadah, tak sedikitpun khanza berpikiran yang macam macam, khanza sangat polos sekali
Mereka terus berbalas pesan hingga waktu menunjukkan pukul 21.45 wib, setelah berbalas pesan dengan daniel khanza menuju tempat tidur, ketika ia hendak tidur khanza seakan gelisah, ia teringat apa yang dikatakan oleh atthar
"Khalisa....." ucap khanza
"Belum mbak kenapa?" jawab khalisa, mendengar khalisa menjawab belum tidur, khanza pun memutar tubuhnya menghadao khalisa
"Mbak mau nanya boleh g?" ucap khanza
Mendengar khanza tepat berada dibelakangnya, khalisapun demikian ia memutar tubuhnya mengadap khanza, mereka saling berhadap, mereka melepas hijab mereka disaat tidur
"Ada apa mbak? G bisa tidur ya?" tanya khalisa
"Kamu mengenakan hijab sejak umur berapa dek?" tanya khanza
"Khalisa mengenakan hijab dari kecil mbak, sekolah dasar khalisa juga sudah pakai hijab" jawab khalisa enteng
"Kenapa mbak?" sambung khalisa
"G gerah dek pake hijab terus? Kenapa pas dirumah g dintanggal aja hijabnya?"
__ADS_1
"Kalau gerah g sih mbak, uda terbiasa mbak, kalau dirumah suka kedatangan tamu mbak, kalau yang datang laki laki kan repot mbak harus larian kekamar dulu ambil hijabnya hehehe" jawab khalisa tersenyum dan khanza mengangguk mengerti
"Jadi kamu kalau tidur aja ngelepasin hijabnya dek?"
"Iya mbak" jawab khna mengangguk
"Kamu cantik loh g pake hijab, mbak aja kalah" khanza memuji khalisa
"Hehehee Alhamdulillah, sesuai kata mas atthar disaat ceramah tadi biarlah hanya suami khalisa nanti yang melihat kecantikan khalisa hehehee" ucap khalisa tertawa, ia gelu hati mendengar ucapannya
"Mbak juga sangat cantik jika melepaskan hijab, tetapi lebih cantik lagi jika berhijab" sambung khalisa
Khanza tersenyum dan terdiam mendengar ucapan khalisa, ia semakin gelisah, ia ingin memantapkan dirinya untuk mengenakan hijab
"Ya sudah yuk kita tidur, assalamualaikum" ucap khanza
"Waalaikumussalam mbak khanza " balas khalisa
...*****...
Keesokan harinya, adzan subuh berkumandang, keluarga abi dan umi terbiasanya bangun pukul empat pagi sebelum waktu subuh, mereka mengerjakan sholat malam terlebih dahulu
"Mbak...mbak khanza..." khanza melenguh, ia memicingkan matanya dibangunkan oleh khalisa
"Mbak bangun mbak, mandi dulu kita subuhan dimasjid" sambung khalisa
"Eehhhmmm jam berapa ini khalisa?" tanya khanza, ia sudah duduk dipinggir tempat tidurnya
"Pukul 04.15 wib mbak, lima belas menit lagi adzan subuh mbak"
"Hah...baru pukul 04.15 wib ya? Apakah yang lainnya sedang menunggu mbak? Jika iya, biarkan saja yang lainnya pergi dulu, mbak bisa sendiri kok, g enak mbak ditungguin" ucap khanza yang sedikit panik
"Baikla kalau begitu mbak, khalisa pergi dulu ya mbak" khanza mengangguk dan beranjak menuju kekamar mandi, ia membersihkan dirinya dan bersiap untuk pergi ke masjid yang terletak tidak jauh dari rumah
...Bersambung...
...Jangan lupa follow like vote dan komen...
__ADS_1
...terimakasih readers 🥰🙏🤍...