
...~Happy Reading~...
“Lo gak salah minum obat kan?” tanya Ryana langsung mengerutkan dahi saat Raka sudah melepaskan pelukan nya.
“Terserah apa kata kamu. Yang penting, ingat selalu kata kata ku tadi,” ucap raka dengan wajah datar nya menatap Ryana.
“Ckckck, lo pikir lo itu siapa ngatur gue. Udah lah, buang waktu tau gak ngomong sama manusia kadal buntung kaya lo!” Ryana segera menarik koper berwarna pink nya lalu bergegas pergi lebih dulu meninggalkan Ryan dan juga Raka.
“Sebanyak aku menginginkanmu, aku juga menghormatimu. Aku menghargai keputusanmu meskipun hatiku sedih mengatakan ini. Selamat jalan, Ryana, kamu akan selalu tetap di hatiku.” Teriak Raka membuat Ryana sempat menghentikan langkah nya, namun hanya sesaat, wanita itu kembali melanjutkan perjalanan nya bahkan kini ia semakin mempercepat langkah nya.
“Yan, titip Ryana,” ucap raka tanpa menatap ke arah lawan bicara nya, karena kini tatapan matanya hanya fokus menatap pada wanita yang sedang berjalan seorang diri dengan koper di belakang nya.
“Tenanglah, dia adik ku. Sudah pasti aku akan menjaga nya dengan baik!” ujar Ryan menepuk bahu saudara ipar nya dengan pelan.
Raka menganggukkan kepala, menghapus air mata nya lalu ia menarik napas dengan cukup panjang, “Jangan lupa kirimkan alamat kalian nanti, dan aku akan menyusul kalian kelak!”
__ADS_1
“Baiklah, akan ku kirim saat kami sudah tiba nanti. Jaga diri baik baik, jangan bunuh diri karena Ryana pergi, percayalah di hatinya masih ada kamu!” ucap Ryan berusaha menenangkan dan meyakinkan Raka, “Aku pergi dulu!”
Raka hanya menganggukkan kepala nya dengan lemah, terus menatap ke arah Ryan dan Ryana yang semakin berjalan menjauh dan hampir tidak terlihat. Air matanya kembali lolos tanpa permisi, membuat nya berulang kali harus mengusap nya karena ia sadar sudah menjadi tontonan orang yang berlalu lalang sejak tadi.
Terakhir ia bicara dengan Ryan, Raka berfikir mungkin mereka yang melihat nya dengan sinis itu mengira bahwa ia seorang gay yang baru saja di tinggalkan oleh kekasih nya, yakni Ryan.
Namun bukan Raka namanya jika ia perduli. Karena kini mood nya memang sedang tidak baik baik saja. Ia berjalan mendekati jendela kaca yang menjulang tinggi. Menatap satu persatu pesawat yang terparkir di sana, membuat dada nya kian terasa begitu sesak.
Di antara banyak nya pesawat yang ada di sana, salah satunya akan membawa Ryana pergi jauh meninggalkan nya.
“Enggak! Aku harus bisa. Aku harus bisa dan rela. Kamu pergi bukan untuk meninggalkan ku, tapi untuk memberikan hukuman agar aku tdiak mengulang kesalahan yang sama. Gapapa Sayang, gapapa. Aku ikhlas, dan aku akan selalu menunggu kamu disini.” Gumam Raka berusaha untuk tetap kuat dan tegar walau sebenarnya sangat berat.
“Entah terlihat atau tidak terlihat kamu akan selalu menjadi istriku dan aku akan selalu menunggu mu untuk pulang. Karena aku sangat mencintai mu, Ryana.”
Raka menarik napas nya dengan panjang dan berat, setelah hampir dua jam lamanya ia berdiri di samping kaca besar itu, kini akhirnya ia memutuskan untuk bergegas pulang.
__ADS_1
Mulai hari ini, ia akan menjalani hidup tanpa Ryana di samping nya. Ia akan mencoba untuk memperbaiki diri, fokus dengan kuliah nya agar ia bisa segera ikut terjun ke perusahaan sang ayah. Bersiap untuk mencarikan istrinya nafkah yang benar.
Dan meskipun ia berjarak jauh dari Ryana, namun ia juga akan tetap selalu memberikan nya jatah dan nafkah. Maka dari itu, mulai hari ini Raka akan berjuang keras hingga saat tiba waktu nya nanti, dirinya akan di pertemukan kembali dengan Ryana menjadi sosok yang jauh lebih baik dari saat ini.
"Perubahan diri memerlukan perjuangan, bukan dengan sekadar duduk diam. Aku akan berjuang demi perubahan diriku dengan memberikan sedikit ruang untuk merubah nya. Ryana, aku akan berusaha belajar untuk menjadi suami yang terbaik untuk kamu dan menjadi ayah yang baik untuk anak anak kita kelak.”
...~TAMAT ......
...Lanjut gak? Mau tahu kisah selanjutnya antara raka dan Ryana bagaimana? Apa yang terjadi setelah beberapa tahun ke depan? Akankah Ryana pulang dengan membawa ingatan nya kembali, atau masih melupakan Raka sebagai suaminya? Hayooo, penasaran gak? Cus kita langsung pindah ke kamar sebelah....
...“Bukan salah Jodoh” klik profil Mommy untuk mencari kamar baru Raka dan Ryana ... Dan tunggu kelanjutan kisah nya di sana .......
...Jangan lupa juga mampir di karya Mommy yang lain ya, on going juga dan pasti gak kalah seru 🥰🥰🥰...
__ADS_1