MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
146


__ADS_3

Wajah mama galih seketika ceria ketika melihat kearah pintu,keluarga yang ia tunggu tunggu telah datang,keluarga mama ratna,mama galih tengah menunggu sahabatnya itu,tak terkecuali nana yang terlihat anggun berjalan ditengah tengah papa evan dan mama ratna itu.


Begitupun dengan pandu yang hendak melangkah pergi dari sana,namun langkahnya seketika terhenti begitu melihat kearah nana yang berjalan begitu anggunnya.


‘’ nana?...’’ guman pandu dalam hatinya,matanya tak berhenti menatap kearah gadis cantik itu.ia begitu terpesona.


Nana menjadi salah tingkah,saat semua mata tertuju pada padanya,tidak hanya keluarga pandu tetapi semua mata tamu yang ada disana tertuju padanya.


‘’kenapa semua orang melihat kearahku?.’’ Nana membatin sambil meremas tangannya karena grogi dilihat semua orang.


Begitu pula dengan stella yang ikut memperhatikan nana dengan raut wajah tidak suka,karena melihat mama galih yang begitu senang melihat kedatangan gadis itu.


‘’bukan kah dia teman viona? Kening stella tampak mengkerut


‘’hallo jeng.’’ Sapa mama ratna sambil cipika cipiki setelah sampai didepan mama galih.


‘’ haduh jeng,aku nunggu dari tadi loh.’’ Balas mama galih pada sahabatnya itu.


‘’ maaf jeng tadi kami kejebak macet dijalan ,jadi lama sampai disini oh ya,selamat ulang tahun pernikahan ya.’’ Ucap mama ratna kembali.


‘’iya sama sama jeng.’’ Ucap mama gali senang.


Tampak papa evan ikut mengobrol bersama papa danu dan papa stella.


‘’ini nana?,ya ampun cantik sekali..’’puji mama galih sambil tersenyum,lalu memeluk nana.


Nana hanya tersenyum kecut sambil membalas pelukan mama nana.


‘’iya makasi tante.’’ Jawab nana sambil membalas pelukan dari mama ratna.


‘’ini maksudnya apa sih,kenapa mama tidak bilang kalau ini acara tante galih.’’ Batin nana lagi.


“ucapin selamat dong sayang sama tante galih..”ucap mama ratna setelah nana melepaskan pelukannya.


‘’selamat ulang tahun pernikahan tante,semoga om tante langgeng terus sampai akhir hayat.’’ Ucap nana sambil tersenyum.


‘’terima kasih sayang.” Balas mama galih sambil tersenyum.


Sedangkan pandu hanya diam menatap kearah nana yang ada didepannya.matanya tak henti memandangi gadis itu.


‘’ayo ndu.’’ Ajak stella sambil menggandeng tangan pandu ,yang tidak suka melihat pandu memperhatikan nana sebegitunya.


Mama galih dan mama ratna hanya tersenyum melihat kerah pandu,lelaki tampan itu pasti terpesona melihat kecantikan gadis yang ada didepannya sampai sampai mengabaikan ajakan dari sahabatnya.


‘’kenapa dia melihatku seperti itu? ‘’ nana menjadi salah tingkah karena pandu terus memperhatikannya.


‘’ma,,a-aku mau kotoilet sebentar.’’ Ujar nana pada mama ratna yang terlihat gugup,ia begitu salah tingkah karena lelaki itu.


‘’ya sudah.’’ Ucap mama ratna sambil tersenyum.mama ratna pun berbincang bincang dengan mama galih,sedangkan pandu ditarik oleh stella dari sana,setelah nana izin ketoilet.


‘’nak,lo kesini juga.’’ Viona terlihat menghampiri nana yang baru saja keluar dari toilet.


‘’dia ajak mama gue .’’ jawab nana sambil mendesah tidak semangat.


"cantik banget lo nak.’’ Puji viona ketika memperhatikan penampilan nana dari ujung kaki sampai ujung kepala.


Nana memutar matanya sambil memangku tangan.


‘’kenapa lo , gue perhatiin kayak nggak semangat gitu ?’’ tanya viona pada nana yang tampak tidak senang dengan suasana indah pada malam ini.


‘’gimana mau semangat,hati gue merasa tidak enak malam ini.’’ Ucap nana sambil membuang nafasnya.

__ADS_1


‘’kenapa ?,eeh ,,kesana yuk disana ada pandu sama yang lainnya juga.’’ Ujar viona lagi.


Nana mempehatikan arah ekor mata viona.mendengar nama pandu jantunga terasa bergerak dengan kencang,wajahnya juga terlihat merah merona.


Belum sempat nana menjawab


‘’ ayo..’’ viona langsung menarik lengan tangan nana.


Terlihat viona dan nana menghampiri kevin dan pandu yang tengah berbincang bincang dengan leo ,tidak lupa juga dengan stella .


Pandu kembali memperhatikan nana,obrolannya terhenti saat dirinya memandangi gadis itu.


Hemmmm.’’ Kevin berdehem seketika membuyarkan lamunan pandu.


‘’ni orang dari tadi gue perhatiin nempel mulu ama pandu.’’ Batin viona yang jengah melihat kearah stella.


Viona melihat kearah nana yang tengah melihat kearah pandu.


‘’ nana pasti cemburu melihatnya,gue nggak akan biarin stella ngambil hatinya pandu,pokoknya nana yang harus jadian sama pandu.’’ Batin viona memandang tidak suka kearah stella yang menempel terus seperti benalu ketubuh pandu.


‘’gue kembali kemama dan tante aja deh vi,nanti mereka nyariin gue lagi,tadi gue ijinnya ketoilet cuman sebentar.’’ Ucap nana yang sebenarnya tidak ingin berlama lama berada disana,hatinya begitu sesak melihat stella yang terus saja bergelayut manja ditangan pandu.


‘’disini aja kali nak,temanin gue.’’ Ucap viona yang kemudian beralih berdiri disamping kevin.nana tidak bisa menolak kalau viona yang memintanya.


‘’Ya udah duduk yuk,capek nih berdiri muluk.’’ Ucap leo yang dari tadi hanya mendengar percakapan para sahabatnya itu.


Sekarang mereka telah duduk dikursi dan meja yang telah disediakan.


Mereka semua tengah menikmati makanan yang telah disediakan.


Nana hanya memperhatikan pandu yang tengah disuapi oleh stella.


‘’udah dong stell lo kenapa sih? Tolak pandu yang sudah mulai jengah dengan sikap stella.


Pandu pun menuruti permintaan stella.


‘’nih cewek kenapa sih,gue kira dia suka sama laki gue,tapi....’’ viona membatin sambil memperhatikan tingkah stella yang tidak seperti kemaren.


‘’kenapa sakit sekali melihat pandu dan stella akrab seperti itu.’’ Ucap nana dalam hatinya,hampir saja air matanya jatuh dari tempatnya,namun sebisa mungkin ia tahan agar teman temannya tidak merasa curiga.


Selesai makan.....


Alunanan musik yang sangat indah membuat suasana pesta semakin terlihat mewah.begitu pula dengan lagu yang dibawakan oleh sang penyanyi ,terdengar sangat merdu.banyak dari para tamu yang mengajak pasangannya untuk berdansa.


“ndu ayo kita berdansa.”ajak stella.


“aku tidak ingin berdansa?.” Jawab pandu dengan wajah datar.


“ini yang tidak gue suka dari pandu,dia tidak pernah romatis,tapi kevin....’’stella membatin.


“sayang apa kamu ingin berdansa?tanya kevin pada viona.


Viona menggeleng


“pengen sih yank,tapi aku tidak bisa dansa,kita melihat saja ya.” Ucap viona yang diangguki oleh kevin.


“coba kevin belum menikah,pasti aku bisa berdansa dengannya.” Batin stella lagi sambil melirik kearah kevin dan viona.


Tiba tiba ponsel yang stella pegang berbunyi, menimbulkan getar dan bunyi .ia pun berlalu dari sana setelah meminta ijin untuk mengangkat telpon tersebut.


“ndu kenapa lo nggak mau dansa,lo bisa dansakan? Tanya viona yang mendapat anggukan dari pandu.

__ADS_1


“ya.. gue lagi nggak mood saja untuk berdansa.”jawab pandu sambil tersenyum tampan.


“gue ada ide,,nana kan pintar dansa.” Batin viona sambil tersenyum.


Viona kemudian membisikkan sesuatu ketelinga kevin.


“kamu ada –ada saja yank.” Bisik kevin pada viona.


“please sayang,ini demi baby kita,kamu mau anak kita ileran saat lahir.” Bisik viona sambil mengatupkan kedua tangannya.


Kalau sudah urusan ngidam mengidam kevin tidak bisa lagi menolak permintaan istrinya.


Kevin membuang nafasnya dengan kasar lalu mengiyakan permintaan istrinya itu,hal itu membuat viona sangat senang.


kevin meminta pandu untuk menuruti permintaan dari viona.awalnya ia terkejut dengan permintaan itu,tapi melihat wajah viona yang terlihat ditekuk,akhirnya ia mau menuruti permintaan dari istri sahabatnya itu.


Pandu pun menghampiri nana yang tengah asyik melihat pasangan yang sedang berdansa.ingin sekali ia ikut berdansa,tapi sayang ,ia tidak tahu lelaki mana yang bisa diajak untuk berdansa,sementara leo ia tengah asyik menari nari disamping penyanyi yang mengisi acara tersebut.


‘’mau berdansa bersama? Tanya pandu yang sudah berdiri disamping nana,namun pandagannya tetap fokus kedepan.


Nana memutar kepalanya kearah empunya suara.nana terkejut ketika pandu sudah berada disampinnya.


“lo mau dansa nggak sama gue? Tanya pandu lagi sambil menoleh kearah nana.


Nana hanya tersenyum ,kemudian menganggukkan kepalanya tanda menyetujui.


Pandu memegang tangan nana,dan menariknya secara pelan menuju lantai dansa.


Hal itu membuat viona yang memperhatikannya,sangat sangat senang melihatnya.


Nana memegang pundak pandu,begitu pula dengan pandu yang memegangi pinggang ramping nana.


Nana terlihat gugup,ketika pandu menyentuh pinggangnya ,jantungnya kembali berdesir dengan cepat,wajahnya terlihat memerah ketika memandangi wajah pandu dari arah dekat.


Jangan terlalu berharap nak.’’ Batin nana sendiri sambil memandang mata pandu,begitu pula dengan pandu yang tengah memandangi wajah nana.


“tapi pandu memang pantas untuk dikagumi,aku tidak bisa berpaling.”


“matanya,bibirnya,hidungnya,terlihat indah apabila dilihat dari dekat ,nana manis juga.pandu sedikit menyunggingkan senyumannya... kanapa aku bisa berpikir seperti itu?sejenak pandu memejamkan matanya.


Mereka diam saling pandang,bergelut dengan pikiran masing masing.


Tak lama setelah itu,stella yang baru saja kembali ia melihat pandu dan nana tengah berdansa.


‘’loh..katanya tadi nggak mau dansa.” Ucap stella yang sudah berdiri disamping kevin.


‘’aku yang menyuruh pandu untuk berdansa sama nana.” Ucap viona sambil melirik kearah stella.


“pandu dan nana cocok sekali,pengen deh lihat mereka bersatu.” Ucapan viona membuat stella yang mendengarnya merasa jengah dan kesal.ia pun pergi dari tempat itu.


“sayang kamu tidak boleh begitu.” Ucap kevin setelah kepergian stella


Viona mengerucutkan bibirnya,karena kevin masih saja membela temannya itu.


“biarkan saja.” Jawab viona ketus kemudian fokus melihat kearah pandu dan nana yang tengah berdansa.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2