
Dikantor....
tampak kevin tidak bersemangat hari ini,selesai meeting ia kembali keruangannya.
Kenapa situasi menjadi seperti ini,sekarang viona malah mendiamkan dirinya,kevin mengurut wajahnya dengan frustasi,bayangan istrinya mengisi penuh kepalanya.dia tidak ingin diacuhkan oleh viona.tidak sanggup rasanya menirima sikap dingin dari viona.
biasanya viona akan bersikap manja terhadapnya, dia akan cemberut apabila permintaannya tidak dituruti oleh kevin, hal itu akn terlihat menggemaskan bagi kevin.
kevin menolak makan siang bersama stella,setelah gadis itu mengiriminya sebuah pesan beberapa saat lalu.
kevin tidak ingin viona salah paham,dan membenarkan apa yang dikatakannya kemaren,bahwa stella menyukai dirinya.
Padahal ia ingin sekali bertemu dengan gadis itu sebagai teman biasa tidak lebih, sekedar bercerita seperti dahulu , karena sudah lama mereka tidak bertemu ,itupun juga bersama pandu, karena mereka bertiga sudah berteman sejak dahulu tapi, ia urungkan niatnya itu demi menjaga perasaan viona.
‘’aneh,dia menolak makan siang bersama ku’’stella yang tengah bersantai tengah membatin
‘’kenapa sayang? Ucap papa stella yang baru saja entah dari mana, dan ikut duduk disamping putrinya.
‘’ini pa,kevin menolak untuk makan siang bersama ku,pasti ini karena istrinya.’’ Ucap stella dengan kesal.
‘’jadi benar kevin sudah beristri? Papa stella memastikan desas desus yang pernah ia dengar.
‘’ia pa kevin sudah menikah.’’ Ucap stella dengan raut wajah yang kecewa.
Papa stella menggelengkan kepalanya,lalu mengusap usap punggung anaknya itu.
"kalau begitu , kita harus kembali kerencana awal." ucap papa stella.
‘’kamu harus mendekati pandu,karena dialah harapan kita satu satunya.’’ucap papa stella yang membuat stella menoleh kearahnya.
‘’maksud papa? Stella tampak mengerutkan keningnya.
Papa stella beranjak dari tempatnya,berdiri membelakangi stella dengan tangan yang dimasukkan kedalam salah satu saku celananya.
‘’ya,,,,kamu harus mengambil hati pandu.’’papa stella tersenyum sinis.
Stella tidak mengerti dengan ucapan papanya,ia beranjak dari tempatnya,lalu menghapiri ayahnya itu.
‘pandu? Ucap stella yang mendapat anggukan dari papanya.
‘’tapi pa,,,aku menyukai kevin bukan pandu.’’ Jawab stella.
‘’Stella cinta sama kevin pa, bukan pandu.’’ucap stella pada papanya itu.
‘’stella ....cinta tidak penting nak,yang terpenting sekarang adalah perusahaan kita selamat,dengan bentuan dari perusahaan danu group atau rajawali group,maka perusahaan kita akan selamat,bukankah itu tujuan kita datang kesini?ucap papa stella yang membuat dirinya diam.
‘’dan sekarang harapan kita hanya pandu,pewaris satu satunya perusahaan danu group,dengan kamu mendekati pandu,dan menikah dengannya,tidak hanya perusahaan kita yang akan terselamatkan,bahkan kamu bisa memiliki perusahaan tersebut.’’ucap papanya pada stella.
‘’tapi pa,,,,papa stella mempertegas jari telunjuknya,dan membuat anaknya seketika bungkam.
‘’tidak ada kata tapi-tapian,kita akan segera berkunjung kerumah danu,buat mereka terkesan sama kamu,supaya mereka mau mengambilmu sebagai manantu.’’ucap papa stella lalu pergi berlalu dari sana.
__ADS_1
‘’papa selalu memaksa diriku demi kepentingannya sendiri.’’stella bersungut kesal.
‘’ini semua karena wanita itu.’’ Ucapnya.
Aggrrr....dengan kesal stella melempar ponselnya kesembarangan arah.
‘’viona..’’stella memanggil nama itu dalam hatinya.
‘’aku akan membalas perbuatanmu,,aku juga akan merebut kevin dari tanganmu.’’stella memandang dengan tajam sambil mengepalkan kedua tangannya.
💙💙💙💙
Setelah seharian beraktivitas diluar,viona kembali kerumah , pukul tujuh malam viona sampai dirumahnya.
nana menjemputnya kerumah mama nina, setelah mengetahui bahwa temannya tengah berada disana.
seharian mereka jalan jalan, sambil belanja hingga lupa waktu.membuat viona pulang malam dan tidak sempat untuk memasak.untung saja dia sudah membeli makanan dari luar makan malam.
Selesai menyiapkan makanan diatas meja,viona segera berlalu kekamar.ia menutup pintu kamarnya, dan segera ia menuju kamar mandi.ia sudah gerah dengan pakaian yang ia kenakan saat ini,badannya juga terasa lengket sekali.
sudah lama ia tidak berendam
Viona mengisi air kedalam bathup ,ia memasukkan sabun wangi yang biasa ia pakai kedalam bathup yang sudah berisi air, tidak lupa dengan sedikit kelompak mawar, guna mencampakkan sel sel kulit mati ditubuhnya.
sementara kevin, , ia tengah mengendarai mobilnya menuju rumah.dengan gaya yang sudah terlihat acak acakan, wajahnya terlihat kusut .dikantor tadi dia juga tidak bisa fokus,karena memikir viona terus.ia hanya sibuk memikirkan viona yang tengah merajuk terhadapnya, persentasi yang disampaikan oleh pandu tak dihiraukan sama sekali.
bahkan pandu membicarakan tentang beasiswapun kevin tidak ngah dengan semua itu.
pandu jadi geleng geleng kepala, melihat sahabatnya itu , sebegitunya ia hanya karena didiamkan oleh istrinya.
namun setelah masuk kedalam kamar ,ia tidak mendapati viona berada disana.
Terdengar suara gemercikan air dari kamar mandi.segera kevin menghampiri pintu kamar mandi.
sudah dipastikan viona tengah berada dikamar mandi.
tak mau menunggu , kevin berniat untuk menyusul viona namun, Saat hendak menarik handle pintu,pintu tidak bisa terbuka.viona menguncinya dari dalam.
tampa berpikir panjang kevin mendobrak pintu tersebut dengan segala kekuatannya.
Brukkk......
Pintu kamar mandi terbuka,bahkan rusak karena ulah kevin.
Pegangannya terlepas dari tempatnya.viona berteriak,takut akan seseorang yang tengah masuk kedalam kamar mandinya.
Ia begitu terkejut melihat kevin tengah berada didepannya dengan tampang yang begitu acak acakan.dasinya yang tadi pagi terlihat begitu rapi,sekarang terpasang secara tidak beraturan.
‘’kevin...ka-kamu ngapain dobrak pintu sampai rusak begitu.’’ucap viona yang terkejut oleh suaminya itu, lalu melihat kearah pintu.
Tampa berkata kata,kevin langsung membuka bajunya dan menyusul viona kedalam bathup.
__ADS_1
‘’kamu mau ngapain? Tanya viona karena tiba tiba kevin masuk kedalam bathup.
Kevin menatap wajah viona dengan begitu dalam.dipegangnya kedua pelipis viona.
‘’aku sudah tidak tahan lagi.’’kata kata kevin membuat kening viona berkerut.
‘’aku minta maaf.tolong jangan diamkan aku,aku sudah salah memarahimu kemaren..’’
Viona begitu terkejut mendengar perkataan kevin,ia berhasil memberi pelajaran kepada suaminya itu,dengan mendiamkannya dirinya , ia akan frustasi sendiri.tapi melihat tatapan kevin yang tampak serius,viona menjadi takut melihatnya.
‘’kamu kenapa sih? Tanya viona masih pura pura acuh,minggir aku belum selesai mandi.’’ Ucap viona .
Tampa membalas pertanyaan viona,kevin pun menelusuri tubuh istrinya meski viona sempat meronta,namun akhirnya ia luluh dan menerima sentuhan demi sentuhan dari kevin.ia mencium bibir viona dengan lembut dan sangat lama
‘’jangan diamkan aku lagi,hanya karena masalah kecil.’’ saat dirinya telah melepaskan ciuman itu namun tangannya masih bergerilya kesana kemari.
Viona hanya terdiam menikmati sentuhan sentuhan yang diberikan oleh kevin.ia juga sangat merindukan hal ini dari kevin.
Kevin mengangkat tubuh viona keatasnya,dan mulai melakukan pergerakannya.
Ia menutup matannya ,menikmati kebersamaanya dengan viona.
‘’sayang ,,,,lakukan dengan pelan,kasihan baby kita ‘’ucap viona yang ikut memejamkan kedua matanya,dan dibalas dengan anggukan oleh kevin.
Kevin seolah larut dalam buaian viona ,hanya viona yang mampu menaklukkan hati kevin.dia sangat bersyukur memilik viona,bersama viona lah hari harinya menjadi indah,bahkan selama viona hamil,kevin tetap bersama viona,agar kejadian yang lalu tidak terulang lagi.
‘’Aku mencintai kamu vi.....’’
‘’maafkan aku sayang..’’
Viona memberanikan diri mencium bibir kevin.
‘’aku juga mencintai kamu...”
‘’makanya aku sangat takut kehilangan kamu..’’air mata viona mengalir begitu saja dari sudut matanya.
Kevin memeluk viona,mendekapnya dengan erat penuh kasih sayang.
Hampir dua jam viona dan kevin bercinta didalam bathup,setelah itu mereka membersihkan tubuhnya masing masing.
Setelah selesai mandi,viona pun mengajak kevin untuk segera makan malam.terlihat viona menggandeng tangan kevin menuju meja makan.
‘’yah... sayang makanannya udah dingin ,aku panaskan dulu ya.’’ujar viona setelah mengecek makanannya yang telah dingin.
Kevin mengangguk sambil tersenyum,ia menarik salah satu kursi duduk disana sambil memainkan ponselnya .
selesai makan, mereka kembali kekamar untuk beristirahat.
.
.
__ADS_1
.
.