MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
Membangunkan istri


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Sayang, bangun yuk,” bisik Raka di telinga Ryana dengan begitu lembut.


Laki laki itu terus menciumi seluruh wajah, kepala hingga leher jenjang istri nya, mengusik agar wanita itu segera bangun dari tidur nya.


“Aku masih ngantuk Ka,” gumam Ryana dengan suara serak nya, ia semakin menarik selimut tebal nya untuk menutup tubuh polos nya.


Ya, wanita itu masih naked, berbeda dengan Raka yang sudah rapi dengan pakaian kerja nya.


“Sayang, kamu gak lupa kan, aku mau ke kantor Papa,” ujar Raka kembali mengendus leher jenjang istri nya.


“Rakaaa gelii ih,” rengek Ryana seperti hendak menangis karena menahan rasa geli yang di akibatkan oleh suaminya sendiri.


“Aku mau ke kantor Yank,” ucap Raka lagi membuat Ryana tersadar dan baru mengingat percakapan nya semalam, “Di bawah udah ada mbok Si sama Winda.”

__ADS_1


“Untuk beberapa hari ke depan, mbok Si akan disini nemenin Winda. Tapi setelah itu, mbok Si akan pulang ke rumah Mama.” Imbuh Raka, ia bangkit dan kembali membenarkan dasi nya.


“Ohh oke deh,” jawab Ryana menganggukkan kepala nya, wanita itu bangun mengubah posisi menjadi duduk dengan tangan yang masih memegang selimut tebal.


“Mau mandi sekarang?” tawar Raka, “Aku gendong, atau mau di mandiin sekalian?”


“Gak mau!” Ryana menggelengkan kepala nya dengan cepat, “Mandi bareng yang ada kamu ijo matanya!”


Raka pun langsung terkekeh melihat raut wajah istrinya yang kesal karena godaan nya, “Sayang aku itu laki laki normal, tentu saja melihat istri yang begitu seksii pasti langsung—“


“Ya udah gendong aja ayo ke kamar mandi. Biar kamu gak capek, aku udah siapin air nya loh,” ucap Raka dan tanpa menunggu persetujuan Ryana, ia segera menarik selimut Ryana hingga menampilkan tubuh naked Ryana yang selalu membuat Raka candu.


“Awas mata!” cetus Ryana yang segera mengalungkan kedua tangan nya di leher Raka.


“Mata ku baik baik saja Sayang, dan masih sangat normal!” jawab Raka terkekeh.

__ADS_1


Raka menurunkan istrinya ke dalam bathtub dengan sangat hati hati. Lalu ia membiarkan Ryana untuk berendam dan mandi terlebih dulu. Sedangkan ia memilih untuk menyiapkan pakaian yang akan di kenakan leh istri nya.


“Kalian sabar ya, nanti setelah istri ku melahirkan dan mengeluarkan anak anak ku, dia pasti akan melirik kalian lagi kok,” ujar Raka bicara sendiri dengan pakaian yang di gantung.


Pakaian yang sering di kenakan Ryana saat belum hamil. Yang mana, kini sudah di pastikan sudah tidak akan muat lagi, karena perut Ryana yang terlihat begitu besar. Tak hanya perut, melainkan semua tubuh Ryana juga membesar akibat hamil kembar tiga sekaligus.


“Hari ini pakai warna kuning aja.” Gumam Raka mengambil pakaian Ryana dan tak lupa dengan atribut dalam nya juga, lalu ia letakkan di dekat meja rias .


Ya, seperti inilah setiap hari nya. Bukan Ryana yang akan menyiapkan pakaian untuk Raka, namun laki alki itu yang sellau menyiapkan segala kebutuhan Ryana. Bahkan, untuk menyisir rambut pun akan di lakukan oleh Raka.


Bukan keinginan Ryana, ini semua kemauan Raka sendiri. Karena ia benar benar ingin menepati janji nya, menjadikan Ryana sebagai ratu dan istri paling bahagia sedunia.


Terlihat receh, namun mampu membuat hati Ryana selalu hangat dan kagum kepada suaminya. Dan meskipun Ryana selalu ketus dan acuh atau cuek, namun jauh di dalam lubuk hatinya ia sangat bahagia. Hanya saja, wanita itu tidak tahu bagaimana cara meng-ekspresikan nya, karena mereka sudah terbiasa menjadi musuh bebuyutan.


Sikap Raka yang dulu menyebalkan dan selalu membuatnya marah, kini berubah drastis menjadi begitu lembut, manis dan penuh cinta.

__ADS_1


...~To be continue ......


__ADS_2