MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
4(KESAL)


__ADS_3

Author POV


"ayo makan..."ucap Aldo lembut. Nayya akhirnya makan,lalu ia melihat Aldo terus melihat nya "he...ayo makan, kalau gak gue abisin nih semuanya" ucap Nayya sambil tersenyum. Aldo dan Nayya makan bersama lalu mengobrol sampai lupa waktu.


"Ya...allah Aldo,udh jam setengah 6 magrib. Ayo cepetan pulang,takut mmh gue khawatir"ucap Nayya dengan cemas.


Aldo langsung berdiri dan berjalan... dengan cepat.


Beberapa menit kemudian....


"Akhirnya nyampe juga....."ucap Nayya sambil turun dari motor. Lalu ia terkejut saat melihat ibunya sudah menunggu di depan rumah.. dengan perlahan ibunya menghampiri mereka berdua


"****** gue, bakalan kena omel lagi" dalam batin Nayya.


"Abis dari mana,kok baru pulang jam segini"ucap Bundanya dengan nada lembut.


Nayya terkejut karena Bundanya tidak memarahi nya, "maaf Tante, gara2 saya anak tante pulang nya sore.jangan marahin Nayya Tante, marahin saya aja"ucap Aldo dengan merasa bersalah.


Dan betapa terkejutnya Nayya karena Bundanya menyuruh Aldo masuk "yaudah masuk dulu" ucap ibunya Nayya. Lalu Aldo tersenyum sambil melihat kearah Nayya,dan turun dari motornya. Nayya berpikir agar si pembuat masalah ini cepet2 pergi, lalu ia ada ide "um.... Mah" lalu mereka berdua menengok.


Nayya menghampiri " Aldo nanti lo di cariin mamah Lo, mendingan lo pulang deh... daripada lo dimarahin bokap nyokap Lo" ucap Nayya sambil memberi isyarat.


"Tapi,gue udah kabarin mereka kok,lo tenang aja"ucap Aldo dengan tersenyum sombong.


Nayya kesal,lalu ia ada ide "bukan nya lo ada tugas ya, dari pak Dedi..."ucap Nayya sambil mengerutkan alisnya.


"Nayya gak boleh gitu sama tamu, tanda nya kamu ngusir dia"selang Bunda Nayya. "Maaf ya, Nayya emang kaya gitu anak nya.udah ayo masuk"ucap Bunda Nayya dengan lembut.


Lalu Aldo dan Bundanyajalan terlebih dahulu,Nayya sangat kesal lalu ia menjenggut palanya, dan berjalan cepat.


Sesampainya di depan pintu, ia melihat Aldo dan Bunda sangat akrab dengan kesal Nayya berjalan cepat menuju kamarnya. Ia menutup pintunya kencang dan melepaskan tas dari punggung nya, ia berjalan mondar mandir mencari ide agar Aldo cepat pergi.


"Ih....kenapa si biang itu kagak balik2 sih...! Daripada gue mikirin dia mendingan gue mandi deh"ucap nya menggerutu.


Setelah mandi, dan berpakaian ia membuka pintu dan menuju ke arah dapur, lalu Bundanya memanggil "Nayya!...,Nayya..." Ia mendecak malas,lalu menghampirinya mereka "iya...apa" jawab Nayya malas.


"Kamu temenin Aldo dulu ya,Bunda mau beli gula sama minyak dulu"ucap Bundanya. Lalu Bunda pergi keluar.


Setelah pergi,Nayya langsung memarahi nya "heh...lo tuh...mau ngapain sih..bukan nya lo pulang,gue tuh udah kasih kode buat lo pulang tadi kenapa lo gak peka!" Ucap Nayya panjang lebar.

__ADS_1


Aldo tersenyum "beda banget lo sama Bunda Lo, Bunda lo lemah lembut anaknya marah2 Mulu. Denger ya gue sengaja lakuin itu, karena gue pengen tau rumah lo aja"ucap Aldo.


Tak lama Bundanya pulang,lalu Aldo berpamitan dengan Bunda Nayya "um...tante ini udah malem Aldo pulang dulu ya..."ucap nya lembut dan segera cium tangan ibunya (Salim) "oh...yaudah hati2 ya"ucap ibunya Nayya.


"Nayya anterin dia sampe depan gih..."ucap Bunda. "Iya Bun..."ucap Nayya malas. Lalu Nayya dan Aldo berjalan sampai ke motor Aldo.


Aldo naik, ke motor nya dan memakai helm nya. "Um...btw makasih soal yg tadi sore, lo udah bikin kejutan nya"ucap Nayya. Lalu Aldo melihat ke arah nya, "um....sorry juga gue terlalu kasar buat ngusir Lo, karena gue gak pernah ada tamu cowok sebelumnya"ucap Nayya sambil mengepalkan tangannya di bawah.


Aldo menatap nya "iya,sama2 dan sorry juga seharusnya gue peka tadi"ucap Aldo. "Yaudah hati2 lo di jalan" ucap Nayya sambil melambaikan tangan nya.


Aldo tersenyum lalu, menyalakan motor nya dan pergi.


Saat dijalan, sambil mengendarai motor Aldo memikirkan Nayya, perbedaan Nayya di sekolah dan dirumah nya sangat beda.


Lalu saat sampai di rumah nya. "assalamualaikum"ucap Aldo sambil membuka pintu "waalaikum salam,udah pulang"ucap Papah Aldo.


"Sorry pah,baru pulang soalnya abis maen kerumah cewek dulu" ucap Aldo sambil tersenyum.


"Yaudah sini duduk"ucap Papah, Aldo berjalan kemudian duduk di sebelah Papah nya.


"Emang siapa dia?,temen sekolah kamu?"ucap Papahnya sambil merakul Aldo.


"Lain kali bawa kerumah, kenalin ke Mamah" selang ibunya, Sambil menggendong Kevin(adiknya Aldo).


Kemudian ibunya duduk di samping mereka, "ah....mamah,emang nya mau dikasih apa kalau dia kesini?"ucap Aldo dengan malu.


"Ya, mamah kan pengen kenal juga,sama Nayya." Ucap ibunya. "Iya mah,lain kali. Udah ya mah Aldo mau ke kamer mau mandi" sambil mencubit pipi adik nya kencang hingga nangis "oek.....oek....". "Aldo...!!"ucap ibunya kencang.


Lalu Aldo pergi menaiki tangga, sesampainya di kamar Aldo,merasa lelah, tetapi dia merasakan kebahagian yg dalam.


Kemudian ia pergi mandi, setelah mandi. Ia duduk di meja belajarnya, mengerjakan tugas2 nya.


                            🐍🐍


Di rumah Nayya....


Nayya sedang belajar di meja nya, membuka buku lembar demi lembar. Tapi ia tak fokus ke bukunya melainkan kejadian saat di pantai.


"Ih....kenapa sih gue,kenapa gue jadi mikirin si Aldo"ucap Nayya kesal sambil mengacak2 rambutnya.

__ADS_1


"Percuma gue ngerjain tugas kalau pikiran gue Dimana mana"ucap Nayya.sambil menutup buku tugas2 nya.


Kemudian ia melihat buku diary,ia mengambil nya lalu menulis kan tentang perasaan nya.


Dear Aldo....


Kau adalah anak yg nakal, dengan sejuta kasih sayang. Mungkin ini karma dari Tuhan, karena aku selalu marah2 kepadamu. Aku tak tahu perasaan ini, tetapi aku menyukai nya. Ingatan dimana kita selalu bertemu, selalu bertengkar dan berujung keromantisan.


Sambil tersenyum Nayya membaca nya, lalu angin dari teras nya menembus ke kamar, Nayya keluar sambil merasakan angin malam,dan melihat bintang2 di atas.ia merasa damai.


Disaat ia merasa damai, ibunya mengejutkan nya "Nay....kamu blm tidur?" Ucap Bunda. "Blm bun, blm ngantuk." Ucap Nayya. "Udah malem jangan begadang, cepetan tidur besok sekolah"ucap Bunda panjang lebar.


"Iya Bun..." Ucap Nayya.lalu ibunya pergi.


🌆


Pagi tiba.....


Nayya terbangun dari tidurnya, lalu ia melihat jam setengah 6,dan masih ada 30 menit lagi alarm berbunyi. Ia mematikan alarm nya,lalu pergi ke kamar mandi.


Ia bergegas untuk pergi sekolah lalu dari bawah ia melihat ibunya sedang masak, lalu Nayya menghampiri ibunya. "Mau aku bantuin Bun..."ucap Nayya, "gak usah,nanti seragam kamu kotor lagi" ucap Bunda.


"Gak kali Bun...kan ada celemek"ucap Nayya. "Yaudah kamu tumis sayur ini gih..."ucap Bunda sambil tersenyum.


Nayya memasak lalu sarapan bersama Bundanya, setelah sarapan ia berpamitan dengan bundanya "Bunda, Nayya pergi ya. Assalamualaikum" ucap Nayya sambil tersenyum, "yaudah hati hati di jalan"ucap Bunda. Nayya pergi berjalan setelah di halte menunggu angkot, suara motor mengagetkan Nayya. "Nayya..." Ucap seseorang.


Lalu Nayya menengok dan ternyata si pembuat Rindu. "Lo.... ngapain lo disini?" Ucap Nayya sinis.


"Gue tadi mau berangkat terus gue liat Lo,makanya gue kesini mau ngajak lo bareng"ucap Aldo panjang lebar.


"Oh... yaudah gue ikut" ucap Nayya.


Aldo langsung mengernyitkan alisnya, "biasanya harus gue bujuk dulu,baru mau. Tumben gak di bujuk langsung mau"ucap Aldo dlm hati.


Nayya naik,di belakang motor lalu pegangan di tas nya. "Ayo, katanya mau berangkat sekolah"ucap Nayya.


Kemudian Aldo menyalakan motor dan menyetir.


Maaf ya kalau ceritanya agak garing:(

__ADS_1


Vote/komen!


__ADS_2