
Satu bulan kemudian.....
Nana terbangun karena mendengar dering jam wekernya yang begitu keras.nana langsung terbangun dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi.nana bangun dari tempat tidur dan bergegas kekamar mandi.hari ini adalah hari dimana nana akan berangkat ke amerika,untuk melanjutkan pendidikannya dinegara paman sam itu.
Asisten rumah tangga dan supir tengah sibuk memasukkan koper nana kedalam bagasi .setengah jam lagi mama ratna dan papa evan akan berangkat kebandara untuk mengantar anak kesayangannya itu.
.......
Bandara soekarno-hatta.
‘’mmmmm gue pasti bakalan rindu sama lo nak.’’ Viona terlihat sedih sambil memeluk viona.
‘’aku tidak akan pergi lama kok vi,kenapa lo jadi cengeng seperti ini sih.’’ Ucap nana tersenyum sambil mengusap usap punggung sahabatnya itu.sebenarnya dalam hatinya juga terasa getir,karena akan pergi meninggalkan semua orang orang yang ia cintai.tapi ia berusaha menyembunyikan rasa sakitnya,demi meraih impian dan cita cita.
‘’4 tahun lo bilang sebentar.’’ Ucap viona melepas pelukan mereka lalu mengusap airmatanya yang sudah tergenang dipelupuk mata.
Nana hanya tersenyum
‘’tenang saja, setiap liburan panjang, aku akan pulang keindonesia dan bertemu denganmu.’’ Ucap nana menenangkan viona.
‘’ janji ya,, awas kalau kamu melupakan aku.’’ Ancam viona yang membuat nana tertawa.
‘’tenang saja tidak aku tidak mungkin melupakan temanku yang mulai cengeng ini.’’ Ucap nana yang membuat semua orang tertawa kecil.
‘’apain sih,aku tidak cengeng.’’ Elak viona dengan jengkel.
Nana pun berbapamitan kepada semua orang mengantarnya.
‘’mama pasti akan sangat merindukanmu.’’ Ucap mama ratna sambil memeluk nana dengan sedih.
‘’nana juga ma,nana pasti akan sangat merindukan mama dan papa.’’ Balas nana juga.
‘’kamu baik baik disana ya sayang.’’ Pesan papa evan sambil mengusap pucuk kepala nana.
‘’iya pa,nana akan selalu ingat pesan dari papa .’’ ucap nana sambil memeluk papa evan.
.....
Pesawat nana sudah berangkat sekitar satu setengah jam yang lalu,butuh 18 jam untuk sampai dinegara yang dituju.
Sekarang viona dan kevin tengah berada didalam mobil,tampak kevin yang tengah fokus menyetir,sedangkan viona ia tampak sedang sibuk dengan ponselnya.sesekali kevin menoleh kearah istrinya,entah apa yang dilakukan dengan ponselnya itu.
‘’kamu ngapain sih ,sibuk banget aku perhatiin.’’ Tanya kevin sekilas menoleh kearah viona kemudian kembali fokus melihat kedepan.
‘’aku lagi nyari - nyari tempat gitu yank,buat tempat usaha aku.’’ Jawab viona dengan tangan yang tetap sibuk menggeser- geser layar ponselnya keatas kebawah..
Kening kevin tampak berkerut.
__ADS_1
‘’ sayang,kamu yakin mau buka usaha?.’’ Tanya kevin yang belum yakin.
‘’sayang,bukankah kita sudah membicarakan ini semua,aku janji tidak akan capek capek.’’ Ucap viona sambil menoleh kerah kevin,lalu kembali fokus pada layar ponselnya.
Satu bulan lebih viona merasakan menjadi ibu tangga setelah kelulusannya dari sekolah menengah atas,mengurus rumah ,mengurus suami ,ternyata tidak semudah yang ia bayangkan,apalagi sekarang ia tengah mengandung.tapi seberat apapun kegiatan yang ia lakukan ,viona tidak pernah mengeluh sedikit pun kepada kevin.
Sepulang dari kantor,kevin selalu melihat wajah lelah istrinya yang sudah tertidur dengan pulas,hal itu membuatnya iba,dan berniat ingin memperkerjakan kembali bi iyem untuk mengurus rumahnya secara penuh,karena memang biasanya bi iyem hanya datang untuk mencuci pakaian dan menyapu rumah mereka,agar viona bisa beristirahat,akan tetapi istrinya itu menolak hal tersebut.
Tiba tiba timbul ide dari kepala viona untuk membuka suatu usaha, ,ia sempat berdebat dengan kevin saat meminta izin, karena kevin tidak mengizinkan hal tersebut.tapi dengan rayuan dan sedikit memohon akhirnya kevin mengijinkan viona untuk membuka usaha yang diinginkan istrinya tersebut dengan syarat viona tidak boleh kelelahan.
Sekarang viona malah berniat untuk membuka usaha kue, setelah pekerjaan mengurus suami selesai,tidak ada lagi yang yang bisa ia kerjakan,ia merasa bosan. Itulah alasannya ia ingin membuka usaha.
‘’ya sudahlah kalau keputusan kamu sudah bulat.” Ucap kevin tidak tau harus berkata apa apa lagi.ia kemudian kembali fokus untuk menyetir
Hening sebentar sampai mereka sampai dikediamannya.
Kevin membuka pintu mobil untuk viona.
‘’sayang aku harus pergi lagi.’’ Ucap kevin sambil menutup pintu kembali setelah viona keluar dari mobilnya.
“kamu mau kemana?.”
“,ada beberapa file yang harus aku ambil dirumah pandu sebelum ia pergi keamerika besok.” Ucap kevin sambil mengecup kening istrinya.
“oo begitu ,ya sudah kamu hati hati ya.” Sahut viona .
viona manatap kepergian mobil kevin.
“oh ya aku baru ingat pandu juga akan pergi keamerika.” Viona tampak berpikir sambil menepuk nepuk dagunya.
Senyuman seketika terulas disudut bibirnya.
“kayaknya nana tidak akan bisa jauh dari pandu.” Batin viona sambil tersenyum.
“aku berharap semoga nana dan pandu bisa berjodoh.”batinnya lagi sambil berjalan masuk kedalam rumah.
..........
Keesokan harinya,giliran pandu yang bersiap siap untuk berangkat keamerika.
“sudah dong ma,malu dilihatin semua orang.” Ucap pandu yang tengah berusaha menenagkan mamanya yang terlihat menangis.
Mama galih tidak mengindahkan perkataan pandu,ia terus memeluk pandu dengan dengan masih menangis.banyak pasang mata melihat kearah mereka.
“mama tidak peduli ,mereka tidak tahu betapa sedihnya harus tinggal seoarang anak satu satunya kenegara orang.” Jawab mama galih sambil menyeka airmatanya.
Papa danu menggelengkan kepalanya karena melihat kelakuan istrinya itu.
__ADS_1
“nak,jangan lupa hubungi kami setelah sampai disana.” Ucap papa danu.
“pasti pa.” Ucap pandu sedikit menyunggingkan senyumannya.
Papa danu memeluk anaknya sebentar.
‘’kamu harus janji sama mama,jaga diri kamu ,jangan berbuat macam macam disana ,okey .’’ ucap mama galih yang sudah merasa agak tenang.
‘’pasti ,aku pasti akan selalu mengingat nasehat mamaku yang cerewet ini.” Pandu kembali memeluk mama galih,yang membuat mama galih kembali melow.
“tenyata anakku sudah besar.” Ucap mama galih menepuk nepuk punggung anaknya itu,tetapi ia masih berat untuk melepas pandu.
Pandu bergantian pamit kepada teman teman yang ikut mengantarkan kepergiannya,termasuk pada kevin dan leo.
‘’semoga anak kita baik baik saja ya pa.’’ Ucap mama galih pada papa danu yang ada disampingnya.
‘’iya,kita juga doakan semoga anak kita bisa mencapai cita citanya kelak.’’ Ucap papa danu kala melihat pesawat yang ditumpangi oleh pandu sudah berada diatas udara,membawa pandu ketempat tujuannya.
.
.
.
.
.
Hallo para readers,cerita musuh tapi menikah cukup sampai disini dulu yah..
Kita akan pindah kenovel baru,yang menceritakan kisah pandu dan nana nantinya.
Mau taukan kisah nana dan pandu
selanjutnya?
Nanti author informasikan lagi disini. Jadi jangan dihapus dulu dari favorite kamu.
Tunggu informasinya 5 hari lagi.
Author usahakan kisah nana dan pandu ,up untuk setiap hari.
Doakan author,semoga author bisa buat cerita yang lebih menarik lagi.
Terima kasih untuk para readers yang udah like ,udah commen dan vote cerita author yang masih banyak kekurangan ini.
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🌺🌺🌺🌺🌺🌺😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1