MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
Tragedi


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Pagi harinya, Raka di buat terkejut saat tidak menemukan Ryana di samping nya. Raka segera beranjak dari tempat tidur dan bergegas mencari pakaian nya yang sudah entah kemana, akibat pergulatan semalam dengan Ryana.


“Sayang! Kamu dimana?” teriak Raka berlari ke sana sini, untuk mencari keberadaan istri nya.


Hingga, akhirnya ia menghentikan langkah kaki nya saat melihat keberadaan istri nya yang ternyata sedang berdiri di dapur dengan memegang sebuah spatula dan tutup panci.


Grepp!


“Astaga, Raka!” pekik Ryana terkejut saat tiba tiba Raka memeluk nya dari belakang.


Pluk!


Seketika itu juga, Ryana langsung memukul kepala suami nya dengan menggunakan spatula, membuat Raka langsung seketika melepaskan pelukan nya dan mengusap kepala nya.


“Jahat banget sih kamu, Yank!” ucap Raka memanyunkan bibir nya.

__ADS_1


“Kamu ngagetin.” Balas Ryana ikut memanyunkan bibir, “Udah tahu aku lagi konsentrasi, kenapa malah meluk meluk kaya gitu!” omel nya membuat bibir Raka semakin mengerucut kesal.


“Kamu gak pernah nonton drama ya? Di sana tuh kalau kaya gini di sebut romantis. Harusnya kamu balas usap tangan aku, bukan malah getok kepala aku!” Raka menghela napas nya kesal.


“Ya udah. Maaf deh.” Tutur Ryana menyesal, ia menyerah dan tidak ingin berdebat, “Mana yang sakit?” tanya Ryana mengusap kepala suami nya.


“Kepala ku sakit nya gak seberapa, tapi hati ku yang sakit, karena kamu gak peka!” ucap Raka dalam mode merajuk, Raka langsung pergi meninggalkan dapur dan menuju meja makan, membuat Ryana mau tak mau harus mengejar suami nya dan berusaha untuk membujuk.


“Jangan mulai drama deh Ka!” keluh Ryana menghela napas nya berat.


Saat keduanya masih berdebat akibat Raka yang dalam mode merajuk, tiba tiba keduanya terdiam saat menyadari adanya sesuatu yang tidak beres. Keduanya kompak langsung mengendus aroma yang kurang sedap, hingga kepala nya langsung mengadah ke atas saat menyadari ruangan itu sedikit berkabut.


“Baunya kaya—“ gumam Ryana, hingga akhirnya matanya membola dengan sempurna, “Rakaa kompor nyaaa!” pekik Ryana baru tersadar bahwa tadi dirinya sedang menggoreng sesuatu, dan meninggalkan nya begitu saja akibat Raka yang sedang merajuk.


“Kamu disini aja,” ucap Raka, lalu ia segera berlari menuju dapur.


Dan benar saja, keadaan dapur itu sudah sangat kacau. Asap yang cukup tebal dengan kobaran api yang tidak terlalu besar, menjadi ruangan itu menjadi sangat panas. Beruntung, meskipun rumah baru, namun Raka sudah menyiapkan segala macam keperluan dan kebutuhan di rumah nya.

__ADS_1


Raka segera mengambil sebuah APAR, lalu memadamkan api tersebut. Walaupun awalnya ia sedikit kesulitan, namun beruntung, karena api itu belum sempat menyebar keman mana, jadilah Raka masih bisa meng-handel nya dan juga rumah nya masih aman.


Sementara itu, Ryana yang melihat api sudah padam. Langsung menghampiri suami nya, “Kamu gapapa?” tanya Ryana khawatir.


“Gak, Cuma deg deg an aja.” Jawab Raka masih up normal jadilah membuat Ryana menghela napas lega, “Nih pegang,” imbuh Raka mengambil tangan Ryana lalu ia letakkan di dada nya.


“Gara gara kamu sih ah!” omel Ryana sedikit kesal.


“Kok aku sih Yank?” tanya Raka dengan wajah polos nya.


“Kamu pakai acara merajuk segala, aku jadi lupa sama masakan aku!” balas Ryana menghela napas nya berat.


“Emang itu tadi kamu masak apa?” tanya Raka penasaran.


“Ya kamu lihatnya itu apa!” jawab Ryana ketus lalu ia menghampiri kompor nya yang sudah tak berbentuk lagi.


Niat hati ingin masak dan membuatkan suaminya makanan, agar bisa menikmati sarapan berdua di rumah baru. Namun nyatanya, baru menggoreng telur saja, sudah menjadikan tragedi yang menghebohkan di pagi hari.

__ADS_1


‘Aku bersumpah tidak mau masak lagi,’ jerit Ryana ingin menangis di dalam hati nya saat melihat makanan nya sudah hangus semua.


...~To be continue .......


__ADS_2