MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
125


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 5 sore,mereka berlima tengah duduk diruang tamu dengan kegiatan masing masing.


‘’kenapa nana belum mengabariku dari tadi,ucap viona yang tengah duduk dipelukan kevin.


‘’sabar vi,mungkin dia sedang dijalan.”ucap kevin sambil membelai rambut istrinya itu.


“iya tapi sekarang udah jam segini,apa dia tidak jadi menyusul kita kesini.”tanya viona sambil mengubah posisi duduknya.


Kevin mengambil ponselnya yag ada didalam saku.


“pandu juga sama sekali tidak menghubungiku.”ucap kevin sambil menghidupkan layar ponselnya ,tidak ada notifikasi dari dari pandu.


”dir,tapi benarkan nana akan menyusul kesini,tanya viona memastikan.


“iya dia bilang begitu,karna ia mampir kekantor ayahnya terlebih dahulu.”jelas dira.


‘’dia juga bilang begitu sih.’’ucap viona lagi.


‘’sudah kita tunggu saja .’’tukas kevin.


Tiba tiba shinta datang untuk memberikan cemilan lagi untuk kevin dan teman temannya.


”terima kasih .”ucap leo dengan tersenyum genit pada shinta.


waktu pertama kali bertemu,leo memiliki ketertarikan kepada shinta, ketika ia hendak menumpang ketoilet ia berpapasan dengan anak penjaga villa itu.


Shinta membalas senyuman leo,namun perhatiannya tetap mengarah pada kevin yang tengah asyik dengan ponselnya,namun shinta ketahuan mencuri pandang oleh viona.dan itu membuat shinta langsung pamit untuk kembali kebelakang.


beberapa saat kemudian.


“haduh kenapa harus sekarang sih.”ucap nana kesal sampai menendang ban mobilnya.


‘’tidak ada siapa siapa disini,apalagi bengkel.”ucap nana

__ADS_1


“mana tidak ada mobil yang lewat,siapa yang akan membatuku kalau begini”gerutu nana lagi.


“ini gara gara mobil sialan ,kempesnya tidak tepat waktu sekali.”omel nana lagi dengan berkacak pinggang sambil celingak celinguk kesana kemari.


“sudah hampir malam,tapi tidak juga ada mobil yang lewat ke arah sini.”ucap nana sambil melihat jam yang melekat ditangannya.’’kira kira masih lama tidak ya sampainya.’’batin nana.ia bermaksud ingin jalan kaki


Nana kembali masuk kedalam mobil.ia merogoh tas kecil miliknya untuk mengambil sesuatu.


“mudah mudahan ,ponselku masih bisa hidup.”harap nana sambil menekan salah satu tombol yang ada disudut ponsel itu.


“oh no,ponselku mati total,kalau begini bagaimana aku bisa menghubungi dira atau viona”ucapnya lagi sambil meletakkan ponselnya itu kembali.


Nana melihat ke arah samping jendela mobil,diluar terlihat sudah mulai gelap.


“aku harus bagaimana,tidak ada siapa siapa disini,bagaimana kalau ada orang jahat .’’batin nana yang sudah mulai berpikir yang tidak tidak.


Seharusnva tadi aku minta saja viona dan dira untuk menungguku,ini pasti tidak akan terjadi,kalau aku bersama mereka,sekarang aku harus bagaimana,aku takut.’’ucap nana dengan mata yang terlihat berkaca kaca.


‘ tidak ada siapa siapa disini,aku takut.”ucap nana dengan sudut mata yang terlihat sudah berair.


“alamat yang diberikan viona benar nggak sih,kok nggak ada satupun orang yang lewat sini.”ucap nana dengan nada ketakutannya.


Sementara viona mondar mandir sambil meletakkan ponsel ketelinganya.


Ia terlihat menggigit kuku tangannya karena merasa khawatir dengan keadaan nana saat ini.


Nomor yang anda tuju tidak bisa menerima panggilan,tunggulah beberapa saat lagi.” Suara operator.


“hah,viona menghempaskan dengan kasar ponselnya.


“nomornya selalu tidak aktif,nana kemana sih sebenarnya dia jadi kesini atau tidak sih.”ucap viona dengan kesal.


Tadi aku menelpon mamanya,beliau bilang kalau nana sudah menyusul kita kesini sekitar 3 jam yang lalu.’’jelas dira.

__ADS_1


Sekarang Dira juga ikut cemas karenanya,seharusnya nana telah sampai dari tadi.


“vin bagaiamana dengan pandu,apa dia juga jadi kesini?tanya arka


Kevin mengangguk


“pandu sedang menuju kesini,ia baru saja menelpon,mungkin sebentar lagi ia akan sampai kesini.”ucap kevin.


Kevin beranjak dari tempatnya dan menghampiri viona.


“sudah mungkin sebentar lagi nana tiba,kamu tenang saja.”ucap kevin menenangkan viona.


‘’hmmm,mudah mudahan saja.’’ucap viona dengan kevin mendekap tubuh viona.


Kevin menunjukkan kemesraanya bersama viona didepan teman temannya.hal itu membuat semua teman temannya.


“udah kali vi,dari tadi kalian menunjukkan kemesraan terus,tidak tahu apa,jiwa kami yang jomblo jomblo ini meronta meronta karena melihat kemesraan kalian itu..”protes dira .


‘’biarin wuek,salah sendiri kenapa masih jomblo.’’ucap viona tersenyum mengejek dan kemudian mencium dagu kevin,karena dirinya yang tidak sampai untuk mencium kepala suaminya.


.”hah kalian ini.bikin gue pengen cepat cepat punya pasangan juga tau.”timpal leo yang juga ikut protes.


Kevin hanya tersenyum melihat tingkah viona . yang terus bermanja manja kepadanya.


dari sudut dapur tampak seseorang yang tidak suka melihat pemandangan itu.


‘’biarin ,biar nggak ada pelakor.’’ucap viona dengan menekankan kata pelakor dengan keras.


Karena ia tahu bahwa ada yang sedang memperhatikannya dari jauh.


.


.

__ADS_1


,


__ADS_2