
Mereka pada kemana sih,tidak ada siapa pun disini.”viona yag terlihat baru saja keluar dari kamarnya berjalan keruang tamu mencari teman temannya.
“udah setengah 6,katanya pergi cuman sebentar.”viona melirik kearah arloji yang melekat ditangan indahnya.sudah hampir lima jam teman temannya pergi.
“apaan nyari udara selama itu,kevin sama yang lain juga nggak ada,mereka pada kemana sih.”viona mulai cemas,dirinya ditinggalkan sendirian divilla.
Viona menggigit kuku telunjukknya sambil duduk diatas sofa menunggu teman temannya pulang.
Kevin kemana sih,bukannya bujukin gue,dia malah menghilang,entah kemana,yang lain pada ninggalin gue juga lagi.”viona membatin dengan mata yang terlihat berkaca kaca.
Viona menyandarkan punggungnya kesofa sambil mengusap usap perutnya yang masih rata.
Ceklek ....
Terdengar suara pintu terbuka
Terlihat para teman temannya datang sambil tertawa cekikikan.
Viona segera beranjak dari tempatnya.terlihat kedua teman temannya membawa tenntangan masing masing.
“katanya mau nyari udara segar,jam segini baru pulang,bawa tentengan lagi.”sindir viona yang terlihat jengah.
“eh iya nih vi,kita pulang kesorean ya,maaf deh ,soalnya para cowok ngajak kita belanja dulu sih.”jawab dira santai tampa dosa.
“sekali sekali kita traktir lo berdua,kapan lagi.”tampal leo sambil tersenyum.
Wajah viona terlihat tak bersahabat,lebih lebih orang yang dia harapkan tidak menampakkan batang hidungnya dari tadi.
“sore?lo bilang sore?ini udah mau malam kali.”ucap viona sambil berlalu dari tempatnya.
Sementara dira serta yang lainnya tertawa satu sama lain,karena sudah membuat viona bertambah kesal.
“kevin kemana sih,dia juga tak menghubungiku dari tadi,mau bertanya sama yang lain gengsi.”viona memandangi layar ponselnya sedari tadi.
“apa kevin menemui wanita yang kemaren,tapi itu tidak mungkin,mereka tidak saling kenal.”
“apa kemaren mereka bertukar nomor ponsel?viona mulai berpikir yang tidak tidak.
Airmata lolos begitu saja dari pipi viona.
“apa kevin sudah tidak sayang lagi sama gue.”viona membatin sambil mengusap airmata yang sudah membasahi sudut matanya itu.
Ceklek..
Pintu kamar terbuka,menampakkan kedua teman sahabatnya masuk kedalam kamar.
Viona pikir itu kevin,ia segera membuang muka agar teman temannya tidak melihat diri sedang menangis.
‘’vi,lo marah ya ama kita ,maaf ya vi.’’dira menghampiri viona , seketika duduk ditepi tempat tempat tidur,dan diikuti oleh nana.
Viona yang membelakangi kedua teman temannya,mengurut wajahnya dan berusaha tersenyum,agar kedua sahabatnya itu tidak cutiga dengan dirinya.
‘’siapa yang marah,gue nggak marah kok ama kalian.’’viona berbalik kearah keduanya sambil tersenyum.
‘’hidung lo kok merah vi,lo habis nangis ya.’’tanya nana pura pura tidak tahu.
Dira mengangguk.”iya vi.”keduanya memperhatikan wajah viona yang terlihat sembab.
“nggak kok,siapa yang nangis,tadi gue cuman kelilipan.’’sanggah viona sambil memegangi matanya.
‘’mmmm yaudah,nih buat lo.”ucap nana sambil meyodorkan paper bag yang ia pegang.
“apa ini?.”alis viona saling bartautan ,sambil mengambil paper bag tersebut dan melihat isinya.
‘’dress ?viona mengeluarkan isi dari paper bag tersebut,menampakkan sebuah dress berwarna hitam.
Kedua sahabatnya mengangguk tersenyum.
‘’buat gue?tanya viona yang diangguki oleh kedua sahabatnya itu.
‘’buat apa coba dress beginian?viona memasukkan kembali dress tersebut ketempatnya.
‘’ya buat dipakai lah vi.’’nana menunjukan wajah seimut mungkin didepan viona.
‘’udah nggak usah banyak cakap,sekarang lo caobain dressnya okey.’’dira kembali memgeluarkan isi paper bag itu dan menyodorkan pada viona.
‘’apaan sih dir,gue nggak mau .’’tolak viona.
‘’ya buat pergi lah vi,udah sekarang lo cobain ya.”dira memaksa viona untuk berdiri dari tempatnya.
“kalian kenapa sih.”ucap viona yang masih bingung.’’
‘’ayo cepat ganti aja dulu.”sekarang nana yang menggiring tubuh viona kekamar mandi.
“buruan kita tunggu 3 menit.”teriak nana setelah menutup pintu kamar mandi.
__ADS_1
.’’bagaimana ?
’’beres.’’ucap nana senang sambil mengacungkan kedua jempolnya.
Tiga menit kemudian,viona keluar dari dari kamar mandi.
‘’wah bajunya cocok banget di lo vi.”ucap dira .
“iya dong ,siapa dulu yang milihin.”ucap nana bangga.
“iya deh ,lo yang milihin.”ucap dira lagi.
Nana tersenyum bangga ,pilihannya memang tidak bisa diragukan lagi.soal fashion nana jagonya.
“apaan sih kalian,ngapain beli beliin gue dress segala,udah gitu maksa gue pakai .ucap viona
Udah sekarang lo duduk sini,jangan banyak bicara okey.”ujar nana sambil menggiring tubuh viona untuk duduk didepan meja rias.
“sebenarnya kalian mau ngapain sih?.”tanya viona yang masih bingung.
“udah diem aja.”jawab dira dengan nana yang masih sibuk mendandani wajah viona.ia sangat cantik dengan sentuhan make up natural.
“cantik banget si.”puji dira
”perfect.”ucap nana dibarengi dengan acungan jempol didepan viona.
‘’Apaan sih kalian,kita mau kemana?gue didandanin kayak gini!.”
“udah lo diem aja.”ucap nana sambil melepaskan jam tangan yang melekat ditangan viona,dan menggantinya dengan jam tangan yang lain ,yang lebih cantik dari yang ia pakai tadi.
“udah siap ,sekarang kita berangkat.”ucap dira pada teman laki laki mereka yang sudah menunggu diruang tamu.
Jeng...jeng...jeng...
‘’cantik nggak?dira nana merentangkan kedua tangannya,kesamping viona.
“cantik bukan?pertanyaan itu mereka lontarkan pada ketika pria didepan mereka yang menatap viona tampa berkedip sedikitpun.
Terlebih pandu,ia tak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari viona.
“awas ilernya.”ucap dira membangunkan lamunan ketiga pria itu.
Viona jadi salah tingkah ditatap sebegitunya oleh ketiga pria itu.
“apaan sih.”ucap viona dengan pipi yang terlihat memerah,sedangkan pandu masih belum mengalihkah pandagan dari viona.
Nana yang melihat tatapan pandu pada viona,merasa cemburu,hatinya terasa sakit sekali,walaupun dia tidak memiliki hubungan apa apa dengan pandu,tapi nana merasa sangat sedih melihat pandu sebegitunya menatap viona.
“kalian mau bawa gue kemana sih.”pertanyaan itu kembali viona lontarkan seketika mereka sudah berada didalam mobil.
“ntar lo juga tau vi”jawab dira
Viona mulai kesal,dia kemudian diam tampa bersuara lagi.
Satu jam kemudian mereka sampai disuatu tempat,viona turun berbarengi dengan kedua sahabatnya.
Viona memandang kesana kesin.
.’’restoran ?
‘’kenapa kalian malah membawaku kesini?.’’
‘’dari tadi lo nanya mulu ya vi.’’jawab leo.
‘’wajar dong gue nanya.”Viona memutar bola matanya karena kesal.
“wajahnya jangan ditekuk gitu dong vi,nanti cantiknya hilang.”saut dira.
Namun viona tak menghiraukan perkataan temannya.
‘’sekarang ,terlihat nana mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya.
Tada....
Viona melototkan kedua matanya.
‘’lo mau apa lagi?
‘’sekarag kita mau tutup mata lo dulu.’’ucap nana yang tampa aba aba langsung menutup kedua mata viona.
Mereka sengaja menutup mata viona.karena ingin memberikan kejutan kepadanya.
Mereka semua mengikuti viona dan nana yang sudah berjalan mendahului mereka ketempat yang sudah mereka siapkan.
Sekarang viona begitu penasaran ,apa yang sudah rencanakan oleh kedua sahabat serta teman teman dari suaminya ini.
__ADS_1
Terdengar alunan musik merdu nan romatis ,dan langsung membuat membuat jantung nya berdebar dengan kencang.
”viona sudah berdiri ditempat yang sudah dihiasi dengan lampu lampu yang sangat cantik.
Disana juga sudah berada seorang pemuda yang sangat tampan,memakai tuxedo berwarna silver,yang sudah menuggu kedatangan sang wanitanya dari tadi.
alunan musik yang tadinya menggema tiba tiba berhenti,dan membuat kening viona berkerut.
Nana yang sedari tadi memegangi tangan viona,memindahkan tangan tersebut ketangan laki- laki yang sudah berdiri didepan mereka itu.
Nana segera berlari menghampiri teman temannya yang berada tidak jauh dari sana.
‘’na.kita mau ngapain sih?bukain dong penutup mata gue,disini dingin tau.”keluh viona yang tak mengetahui bahwa yang memegang tangannya saat ini adalah kevin.
Kevin hanya diam ,dia masih memandangi viona yang terlihat sangat cantik malam ini.
‘’na,bukain penutupnya.’’rengek viona membuyarkan tatapan kevin yang tidak berkedip melihat istrinya itu.
Kevin hanya tersenyum sambil melepaskan penutup mata viona.
Setelah dibuka viona begitu terkejut melihat kevin sudah berdiri didepannya dengan sanagt tampan ,serta melihat pemandangan yang sangat romatis mengelilinginya saat ini.
Kevin ternyata sudah menyiapkan candle light dinner untuk viona.
alunan musik romantis kembali diputar ,semakin membuat viona tersentuh,viona menutup mulutnya yang terlihat menganga,seakan tidak percaya dengan semua ini.matanya terlihat berbinar melihat semua ini.
‘’apa semua ini vin?,apa aku sedang bermimpi?tanya viona dengan airmata yang sudah menggenang dipelupuk matanya.
‘’iya sayang.’’kevin memeluk istrinya itu.
‘’kamu suka?.’’jawab kevin yang masih memeluk viona.
Viona mengangguk sambil membenamkan kepalanya didada bidang kevin.
‘’aku suka,makasi .’’ucap viona bahagia.
‘’kamu cantik sekali sayang.’’puji kevin setelah ia melepaskan pelukannya.
Pujian kevin membuat senyuman viona mengembang. Kevin dibuat semakin gemas karena tingkah istrinya itu.ia kemudian mencium pucuk kepala viona.
Setelah makan, kevin beranjak dari tempatnya dan memakaikan sebuah kalung dileher jenjang viona.
‘’kalung ?wah cantik sekali,’’ucap viona memperhatikan mata kalung yang sudah melekat dilehernya itu.
‘’mau berdansa?kevin dengan senang hati mengajak istrinya itu untuk berdansa.
viona mengangguk senang sambil menerima uluran tangan dari kevin.
‘’vin,terima kasih untuk semuanya,aku sangat bahagia bisa memilikimu.’’ucap viona.
Mereka masih tetap berdansa.
Sementara yang lain hanya memperhatikannya dari kejauhan.
‘’aku juga bahagia memilikimu sayang.’’ucap kevin.
“aku juga tidak sabar menanti kedatangan baby kita.’’ucap kevin lagi sambil memegangi perut viona.
‘’maaf kemaren aku sempat membuat mu menangis.’’ucap kevin lagi.
“kamu membuat ku kesal tau nggak.”ucap viona dengan cemberut sambil memukul dada bidang kevin dengan pelan.
kevin memeluk tubuh viona sambil tertawa melihat tingkah istrinya itu.
‘’aku minta maaf sayang.’’ucap kevin sambil mencium kembali pucuk kepala viona.
‘’aku menyayangi mu vin.’’ucap viona mempererat pelukannya.
‘’aku juga menyayangimu vi.’’ucap kevin sambil melepas pelukannya,lalu mencium bibir viona dengan sangat romantis,bahkan teman temannya yang melihat nya begitu senang dan iri melihat pemandangan yang mereka lihat saat ini.
Cup....
Kecupan itu mendarat di bibir viona,ia merespon dan membalas ciuman dari dari kevin.tangan mereka menggengam begitu erat satu sama lain.
.
.
.
kira kira gaimana ya perasaan pandu , melihat kemesraan viona dan kevin🤔🤔🤔
jangan lupa like commen dan vote yah
terima kasih🤗🤗🤗🤗
__ADS_1