
Gedung danu group
Setelah sampai dikantor,pandu segera memasuki ruangannya.disana ada kevin yang sudah menunggu,ia tengah fokus membaca laporan yang baru saja diserahkan oleh sekretaris pandu untuk rapat nanti.
‘’bagaimana?.’’tanya pandu sambil duduk dikursi kebesarannya.
‘’ laporannya cukup bagus .’’ jawab kevin sambil mengangguk dengan tetap fokus pada laporan tersebut.
Tampa ada percakapan lagi,mereka pun bergegas pergi keruang meeting ,karena sekarang mereka akan meeting dengan klien dari jepang.
Tapi sebelum itu,pandu tampak mengirim pesan dari ponselnya kepada seseorang.
......
......
Setelah meeting selesai ,pandu kembali keruangannya yang kemudian disusul oleh kevin.
‘’ini surat kontrak tadi yang sudah ditanda tangani oleh tuan hikazo.’’ Kevin Menyerahkan kertas tersebut setelah ia selesai ditandatanganinya.
“okey.’’ Ucap pandu ,yang kemudian menarik surat tersebut,membacanya dengan teliti,dan kemudian ikut membubuhi tanda tangannya diatas kertas tersebut.
“sudah selesai, kalau gitu gue pamit ,soalnya masih ada dua klien lagi yang harus gue tangani hari ini.” Ucap kevin sembari mengambil tas kerjanya untuk meletakkan surat kontrak tersebut.
“okey,” jawab pandu dan mengantar temannya untuk keluar dari ruangannya.
Mereka sedikit berbincang bincang tentang keputusan bulat kevin yang tidak mengambil beasiswa keluar negeri itu.
Setelah kepergian kevin,pandu kembali masuk kedalam ruangannya.ia rebahkan badannya diatas sofa.
......
Saat jam makan siang....
‘’a-ada apa kamu memanggilku kesini?.’’ Bibir pucat nana bertanya pada pandu yang tengah menatapnya dengan dingin.
Nana kembali menundukkan kepalanya,karena tak kunjung mendapat jawaban dari orang yang ada didepannya itu.
‘’dasar gadis licik ,aku pikir dia sangat polos,dan berbeda dari yang lain,tapi,,,,,’’ pandu berguman sambil menatap nana dengan sinis.
‘’kenapa dia menatapku seperti itu?.’’ Pikir nana sedikit melirik kearah pandu.
‘’baiklah,kalau tidak ada yang ingin kamu bicarakan,aku akan pergi.’’ Ucap nana seketika beranjak dari tempatnya.
‘’apa rencana kamu sudah berhasil?.’’ Ucap pandu seketika menghentikan langkah nana.
Pertanyaan pandu membuat kening nana berkerut dan langsung menoleh kearah empunya suara.
‘’maksud kamu apa?’’ nana begitu tidak mengerti dengan perkataan pandu.
‘’ya rencana busukmu bersama orang tuamu itu untuk menjebakku.’’ Ucap pandu dengan tertawa kecut.
‘’menjebakmu ?.’’ ucap nana dengan alis yang saling bertautan.
‘’iya,,,pandu berdiri dari tempatnya ,matanya kembali menatap nana dengan dingin.
Nana menggeleng nggelengkan kepalanya.Ia benar benar tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh pandu..
‘’jangan bersandiwara lagi didepanku.’’ Ucap pandu sambil mencengkram pergelangan tangan nana.
‘’lepaskan tanganku sakit,,’’ ucap nana sambil meringis,pandu mencengkram tangannya dengan kuat
‘’sudah kamu tidak usah berpura pura lagi,jangan bertingkah sok polos didepanku.’’ Ucap pandu
__ADS_1
‘’apa yang kamu maksud ,menjebakmu?,aku tidak pernah menjebakmu."
hahh
"kamu jangan harap kita bisa menikah."
nana mengkerut keningnya, sekarang ia mengerti kemana arah pembicaraan pandu.
dijebak?justru aku yang merasa dijebak.’’ Tegas nana yang berhasil melepaskan cengkraman tangan pandu.
Cairan bening seketika keluar dari sudut mata nana.
‘’sekarang aku mengerti apa maksudmu,,tapi aku benar benar tidak pernah menjebakmu .’’ ucap nana sambil memegangi pergelangan tangannya yang terasa sakit sakit.
‘’kamu jangan bohong,kamu pasti mempengaruhi mamaku,supaya kamu bisa menikah denganku ,iyakan? Pandu tidak percaya dengan perkataan nana.
Seketika mata nana menyipit,ia begitu tidak percaya dengan sikap pandu yang menuduhnya seperti itu.
‘’aku tahu ,sudah lama kamu menyukaiku,dan orang tua kita begitu dekat,kamu pasti mengambil kesempatan itu.’’ Ucap pandu tegas.
Mendengar perkataan pandu nana menjadi sakit hati.
‘’jangan kamu pikir,dengan dekatnya orang tua kita,aku berharap mendapatkanmu?.’’ Ucap nana dengan kesal.
Pandu hanya menatap nana
‘’dulu aku memang menyukaimu,tapi setelah tahu kamu tidak pernah menyukaiku sama sekali,aku sudah memutuskan untuk berhenti menyukaimu.’’ Jelas nana yang sudah jengah dengan sikap pandu.
‘’lalu kenapa kamu mau menerima pertunangan itu .’’ tanya pandu dengan pandangannya yang tak lepas manatap mata nana.
‘’aku menerima pertunangan itu,karena aku tidak ingin membuat orangtuamu malu itu saja.’’ Jawab nana
ckkkk
‘’ omong kosong .’’ ucap pandu sambil berkacak pinggang, kemudiam membuang muka kesembarangan arah
.’’Dulu aku memang menyukainya, tapi sekarang aku membencinya kerena telah menuduhku seperti itu.’’ Guman nana dalam hati.
Hatinya begitu sakit karena dituduh seperti itu.
‘’kalau begitu ,ayo kita akhiri pertunangan ini.’’ Tantang pandu yang membuat nana kembali menoleh kearahnya.
‘’okey, ayo kita akhiri saja pertunangan ini, memang itu yang kuharapkan,aku juga tidak sudi bertunangan dengan orang sepertimu,menuduh orang tampa tahu kebenarannya terlebih dahulu.’’ Ucap nana dengan jelas.
‘’apa aku telah salah menuduhnya seperti itu?.’’ Batin pandu.
Nana kemudian membuka cincin yang sudah melekat manis dijarinya dan memperlihatkannya didepan pandu.
‘’ini aku kembalikan cincimu,mulai sekarang aku sudah tidak ingin lagi bertemu denganmu.’’ Ucap nana sambil meletakkan cincin tersebut keatas meja.
‘’tadinya aku berpikir kita akan mencari solusi bersama untuk masalah perjodohan ini.tetapi kamu malah menuduhku dan orang tuaku yang tidak tidak.’’ Ucap nana kemudian berlalu pergi meninggalkan pandu yang masih diam terpaku.
..........
Didepan parkiran restaurant,nana menangis sejadi jadinya.
‘’aku memang sudah tahu,pandu memang tidak pernah menyukaiku,dan tidak akan pernah menyukaiku.’’ Ucap nana dalam hati sambil memegangi dadanya yang begitu terasa sesak
‘’hatiku begitu sakit dituduh seperti itu olehnya.’’ Batin nana lagi.
‘’keputusanku sudah bulat,aku akan segera pergi dari negeri ini.’’
Nana mengusap airmatanya,dan hendak melangkahkan kakinya, namun tiba tiba saja pandangannya menjadi kabur,kepalanya terasa berat.
__ADS_1
‘’kenapa kepalaku terasa pusing sekali?.’’ Ucap nana sambil memegangi kepalanya.
Bruakkkkkkkkk...
Tiba tiba nana terjatuh ,dalam samar ,ia melihat segerombolan orang berlari kearahnya,perlahan mata nana terpejam dan tergolek lemas diatas tembok.
Pandu yang baru saja keluar dari restauran berjalan kearah parkiran.
Ia melihat banyak orang tengah bergerumbulan disana.
‘’mas,mas tolong,ada cewek yang sedang pinsan disana,tolong bantu bawa kerumah sakit mas.” Ucap seseorang yang berlari menghampiri pandu.
Pandu mengangguk kemudian mengikuti orang tersebut kearah rgerumulan tersebut.
“nana? Mata pandu membulat dengan sempurna ketika melihat seseorang itu yang tergeletak..
“mas mengenalnya? Tanya seseorang tadi.
“iya, dia teman saya.” Ucap pandu dengan panik mendongakkan kepalanya kesemua orang.
“tolong bukain pintu mobil saya,disana.” Ucap pandu yang kemudian menganggkat tubuh nana.
Dengan pelan pandu memasukkan tubuh nana kedalam mobilnya.dengan cepat pula ia masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kerumah sakit.
Rumah sakit....
Nana dibaringkan diatas ranjang,dokter segera memeriksa nana,ternyata nana mengalami kelelahan , karena kurang tidur,daya tahan tubuhnya menurun akibat tidak ada asupan nutrisi yang masuk kedalam ketubuhnya,asupan makanan terakhirnya sekita 2 hari yang lalu.
‘’selama itu dok?tanya pandu yang begitu terkejut mendengar penjelasan dokter yang memeriksa nana.
Pandu tampak berpikir setelah mendapat anggukan dari sang dokter.
Nana langsung diberikan infus sebagai pengganti nutrisi sementara.setelah selesai dokterpun keluar dari ruangan tersebut.pandu pun menunggui nana yang masih belum sadarkan diri
Cklek..
Pintu kamar inap terbuka menampakkan mama ratna dan mama mama galih.
Pandu yang tengah duduk disamping nana itu pun berdiri dari kursinya.
‘’ nana ,kamu kenapa sayang.’’ Ucap mama ratnayang langsung menghampiri anaknya itu dengan cemas.
Setelah sampai dirumah sakit ,pandu langsung menghubungi mama galih dan memberitahukan keadaan nana.dan mama galih langsung memberitahukan kondisi nana kepada mama ratna.
‘’mama pikir kamu masih berada didalam kamarmu, maafkan mama sayang.’’ Ucap mama ratna menangis sambil mengusap usap kening nana.
‘’jeng,memang ada apa dengan nana.’’ Tanya mama galih.
nana sangat menentang perjodohan ini
‘’dari kemaren dia tidak mau makan,dan tidak mau keluar dari kamarnya,tapi tadi saat aku cek kekamarnya lagi,dia sudah tidak ada disana,kami semua cemas mencari nana.” Ucap mama ratna.
“jeng,apa sebaiknya kita batalkan saja perjodohan anak kita.’’ Ucap mama ratna lagi.
Mama galih menatap kearah pandu yang menatap kearahnya,dan lalu menghampiri mama ratna.
“jeng apa tidak bisa kita bicarakan lagi?.” Ucap mama galih.
Mama ratna mengusap kembali air matanya ‘’ tapi anakku tidak setuju dengan perjodohan ini jeng,lihat dia menjadi seperti ini karena ulahku.” Sahut mama ratna dengan sedih.
Mama galih hanya diam sambil mengusap usap punggung mama ratna untuk menenangkannya.
“tidak seharusnya aku menuduh nana seperti itu.” Batin pandu sambil menatap mata nana yang masih terpejam.
__ADS_1
maaf telat upnya
jangan lupa like dan commen, terima kasih🤗🤗