
Keesokan paginya.
Nana menghampiri mama dan papanya yang tengah sarapan dimeja makan,kebetulan papanya pulang kemaren malam.
“Pagi,papa,mama.”sapa nana tersenyum sambil duduk dikursi yang baru saja ditariknya.
“pagi sayang,”balas papa evan sambil tersenyum pada putri kesayangannya itu,begitu pula dengan mama ratna yang membalas sapaan dari anak satu satunya itu.
‘’sepertinya hari ini anak papa sedang berbahagia,ada apa gerangan?.’’seru papa evan yang melihat raut wajah nana yang ceria.
Nana yang tengah meminum susu coklat melihat kearah papa evan.
‘’jelas dong pa.’’ Ucap nana setelah selesai meletakkan gelas yang sudah kosong dengan isinya keatas meja.
“oh ya,,ada apa?.” Papa evan mengedipkan kedua bahunya.
‘’jelas anakmu ini bahagia,dia bisa sarapan bersama papanya pagi ini.’’tebak mama ratna lalu melirik kearah nana,yang dibalas tersenyum oleh papa evan .ia juga sangat senang bisa berkumpul dengan keluarga untuk satu minggu kedepan.
‘’itu salah satunya ma tapi,ada satu lagi...ucap nana tersenyum melirik kearah papa dan mamanya secara bergantian.
‘’oh ya,,apa itu?.’’mama ratna menyipitkan kedua matanya penasaran.
‘’ coba tebak dong, pa ma .’’nana mencondongkan badannya kedepan sambil berpompang dagu dengan salah satu tangannya.
__ADS_1
‘’apa kamu menerima perjodohanmu dengan pandu? Tebak mama ratna asal yang membuat putrinya memonyongkan bibir tipisnya.
‘’bukan itu....’’nana menggelengkan kepalanya.
‘’kamu serius ingin menjodohkan anak kita?.’’ ucap papa evan.
‘’seriuslah pa,kita udah sepakatkan .’’ucap mama ratna dan kemudian memasukkan roti yang sudah dipotong kedalam mulutnya.
Sejenak papa evan melirik kearah nana.
‘’huuuh,, mama dipikirannya cuman perjodohan saja.’’ Ucap nana menghempaskan badannya kepunggung kursi dengan tangan yang dilipat diatas perut.
‘’mama sudah tidak sabar punya cucu,jadi kamu harus secepatnya menikah.’’ Ucap mama ratna santai dengan masih mengunyah makanan yang ada dimulutnya,tampa memperhatikan raut wajah nana yang sudah terlihat kesal.
Nana terlihat kesal dengan perkataan mamanya yang tetap kekeh ingin menjodohkan dirinya dengan pandu.tadinya dia ingin memberi kejutan kepada evan dan ratna ,bahwa dia mendapatkan beasiswa ke amerika,dengan beasiswa dia bisa mewujudkan mimpinya untuk sekolah diluar negeri sekaligus,papa dan mamanya tidak perlu repot -repot untuk membiayai kuliahnya. Tapi ucapan mamanya malah membuat moodnya menjadi buruk.
‘’nana sudah bilang,nana tidak mau dijodohkan dengan pandu,nana belum mau menikah mama.’’rengek nana pada mama ratna.
‘’sayang,,,pandu kurang apa ?kenapa kamu tidak mau menurut dengan mama,sekali ini saja kamu turuti permintaan mama dan papa ya.
pandu tidak kurang apa apa ma, tapi...pandu yang tidak menyukaiku."batin nana
‘’tapi....aku masih ingin melanjutkan pendidikanku erlebih dahulu,nana masih ingin mengejar cita cita nana ma.’’ Ujar nana.
__ADS_1
“walaupun sudah menikah,kamu masih tetap bisa kuliah kok sayang, dan mengejar cita citamu”ucap mama ratna membujuk nana.
nana berdecak kesal
‘’tapi nana ingin kuliah diluar negeri,dan hanya ini kesempatan buat nana...”
“mama dan papa tidak akan mengijinkan kamu untuk kuliah diluar negeri titik.’’ Tegas mama ratna.
nana berdiri dari tempat duduknya..’’setuju atau tidak setuju nana akan tetap pergi,nana dapat beasiswa keamerika,nana akan mengambil beasiswa itu.” jawab nana kemudian berlalu dari meja makan.
‘’nana tunggu,kamu tidak boleh pergi kesana,nana.....’’ teriakan mama ratna tak dihiraukannya.
‘’sudahlah ma,kamu jangan memaksa nana,dia berhak menentukan masa depannya sendiri.’’ Seru papa evan pada istrinya.
Mama ratna menoleh kearah suaminya itu sambil, beranjak dari kursinya.terlihat cairan bening keluar dari sudut matanya.
“papa tidak akan mengerti apapun,yang papa pentingkan hanyalah bisnis papa itu,papa tidak mengerti bagaimana kesepiannya mama disini,dan nanti kalau nana pergi keluar negeri,mama tidak tahu lagi apa yang akan terjadi dengan nasib mama.”jelas mama ratna dengan sendu.mama ratna meninggalkan papa evan di meja makan.
Perkataan mama ratna membuat papa evan termenung ,dia memang tidak akan mengerti bagaimana perasaan istrinya itu. Kalau anaknya juga akan pergi,mama ratna pasti akan merasa kesepian ,karena sibuk bekerja papa evan lebih banyak menghabiskan waktu diluar kota atau diluar negeri,kadang dalam seminggu dia pulang kerumah hanya satu kali.jadi dia sangat jarang berkumpul dengan anak dan istrinya.tidak tahu apa yang terjadi dengan anak dan istrinya dirumah.
jangan lupa like , commen, dan vote nya
terima kasih🤗🤗🤗🤗🤗
__ADS_1