MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
149


__ADS_3

Dengan gelisah viona menunggu kepulangan kevin dari kantor.


‘’kenapa kevin belum pulang juga?.’’ Pikir viona yang menanti dengan gelisah.


Seharusnya ia sudah sampai dirumah sekitar 2 jam yang lalu,sekarang sudah lewat jam makan malam kevin belum sampai kerumah.


Viona mencoba menghubungi nomor kevin,tetapi hanya operator yang setia menjawab panggilan dari dirinnya.viona menjadi tidak tenang sebelum mendengar keputusan dari kevin.


Ia memcoba untuk menenangkan dirinya sendiri,sambil menunggu suaminya pulang viona mencari kegiatan lain dengan menonton televisi,namun tetap berkali kali ia menatap kearah jam dinding.


Jam telah menunjukkan pukul 10 malam kevin masih belum pulang ,kerena tak kuasa menahan kantuk,akhirnya viona tertidur diatas sofa .


Setengah jam kemudian kevin pulang,ia melihat viona sudah tertidur.


Kevin yang mendapati viona yang tertidur di atas sofa,segera mengangkatnya dan membawanya kedalam kamar mereka.


Ditidurkannya viona dengan pelan diatas kasur,agar ia tidak terbangun,setelah memberikan selimut kevin pun memberikan satu kecupan diatas kening istrinya.


Kemudian ia berlalu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket,selesai membersihkan diri,kevin merangkak naik keatas tempat tidur,merebahkan diri disamping viona,manarik tubuh istrinya itu kedalam dekapannya,dan tertidur sambil memeluknya.


...............


...............


Pagi telah datang ,sang surya bersinar sangat cerah.burung burung berkicau sambil berterbangan dari satu pohon kepohon lainnya.


Viona mendapati kevin yang tetidur dengan memeluk dirinya.


‘’jam berapa dia pulang kemaren?’’ batin viona sambil memperhatikan wajah tampan suaminya yang masih tertidur pulas.


Viona mengecup pipi kevin sambil melepaskan tangan kevin dari pinggangnya.


Viona turun dari tempat tidur kemudian bergegas pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.

__ADS_1


selesai mandi dan berganti pakaian ,viona hendak pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan,namun ia teringat akan sesuatu yang harus ia beritahukan kepada kevin.


‘’nanti sajalah aku beritahu,kelihatanya dia capek sekali.’’ Batin viona sambil melihat wajah lelah kevin yang masih tertidur pulas,ia jadi tidak tega untuk membangunkannya.


Beberapa saat kemudian,viona telah selesai menyiapkan sarapan kesukaan kevin,kevin keluar dari kamar menuju ruang makan dengan pakaian yang sudah rapi.


‘’pagi sayang.’’ Ucap kevin sambil mengecup kening viona dan lalu duduk disalah satu kursi.


‘’terima kasih.’’ Ucap kevin ketika viona menyodorkan nasi gorong spesial kesukaanya kehadapannya.


‘’hemmm.’’ Ucap viona sambil tersenyum kemudian ikut duduk disamping kevin.


Kevin memakan sarapannya dengan begitu lahap,ia begitu menyukai nasi goreng buatan viona.


‘’kemaren pulang jam berapa?,kenapa ponselmu tidak aktif?.’’ Tanya viona sambil memperhatikan kevin mengunyah makanan yang ada dimulutnya.


‘’maaf sayang,kemaren aku meeting sama klient sampai jam 9 malam,tempatnya lumayan agak jauh dan ponselku malah lowbat jadi aku tidak bisa mengabarimu.’’ Jawab kevin setelah selesai menelan makanannya.


‘’oh.’’ Ucap viona .


‘’apa ini.’’ Kevin mengambil amplop tersebut dan seketika meletakkan sendok yang ia pegang kedalam piring.


‘’tidak tahu,baca saja isinya.’’ Ucap viona berdiri dari kursi dan pergi dari sana.


Kevin jadi aneh ketika melihat perubahan wajah istrinya.


Kevin pun menatap punggung viona sampai bayangannya hilang dari pandagan.kenapa istrinya tiba tiba aneh setelah memberikan amplop tersebut.


Beberapa saat kemudian...


Kevin menghampiri viona yang tengah duduk di tepi tempat tidur, sekarang ia sudah tau kenapa istrinya bersikap seperti itu.


Terlihat viona tengah menangis dikamar.

__ADS_1


melihat kedangan kevin,viona langsung menghapus air matanya.


‘’sayang,aku tidak akan pergi kesana.’’ Ucap kevin yang sudah duduk disamping viona.


‘’kenapa ?aku tidak akan melarang kamu untuk pergi kok.’’ Ucap viona sambil menahan air matanya.


Kevin menghela nafasnya


‘’karena aku lebih memilih kuliah disini.’’ ucap kevin lagi


‘’benarkah ?.’’ ucap viona sambil menatap mata kevin


Kevin mengangguk


‘’aku sudah memutuskan untuk tidak mengambil beasiswa itu.’’ Ucap kevin sambil memegangi bahu viona.


‘’ta-tapi kenapa begitu cepat kamu mengambil keputusan ,kita belum memberitahu mama dan papa.’’ Ucap viona


Kevin tersenyum


‘’papa dan mama sudah mengetahuinya,dan mereka menyerahkan semua keputusannya kepada ku.bahkan mereka malah mendukungku agar tidak mengambil beasiswa itu.’’ Ucap kevin yang membuat viona tersenyum haru.ternyata mertuanya sangat menyayaginya.


‘’lalu


‘’keputusanku,,,aku tidak akan pergi kesana,demi kamu dan anak kita.’’ Ucap kevin sambil tersenyum.


Viona sangat bahagia mendengar perkataan kevin,ia pun memeluk suaminya itu.


‘’aku pikir kamu akan pergi dan meninggalkan aku disini.’’ ucap viona yang masih dalam dekapan kevin.


‘’tapi aku tidak menyangka,kamu lebih mementingkan aku dan anak kita.’’ Ucap viona yang telah melepaskan pelukannya,dan kemudian kembali memeluk kevin denga begitu erat,saking senangnya


Kevin tersenyum sambil membalas pelukan dari viona.

__ADS_1


‘’aku sudah telat ,aku berangkat ya.’’ Ucap kevin sambil melihat jam dipergelangan tangannya.


Viona mengangguk dan mengantar kevin kedepan rumah.


__ADS_2