
Pesawat dira sudah take off beberapa jam yang lalu,membawanya terbang ketempat tujuannya.
Kevinduduk termenung diatas tempat tidur,sedari tadi ia berada dirumah pandu.
‘’hey...ujar pandu yang baru saja datang balik dari kamar mandi.
‘’lo udah lihat pembaritahuan dari kepala sekolah?.”ujar pandu lagi yang membuyarkan lamunan kevin akan istrinya.
sudah berapa jam dia berada disana
Tampa menjawab pertanyaan pandu , kevin mengambil ponselnya dari dalam saku.dan melihat isi dari ponsel itu.benar saja , terdapat banyak panggilan dari viona diponselnya tersebut.
karena kesal dengan istrinya itu,kevin sengaja menyetel ponselnya kemode diam agar,viona tidak menganggunya.
Dan sekarang ia yang sedang mencemaskan viona, istrinya pasti tengah mengkhawatirkannya saat ini.karena sudah tengah malam begini dia pulang.
‘’sudah malam vin,sebaiknya lo pulang,kasihan viona ,lo pergi dalam keadaan marah,dia pasti khawatir sama lo.’’ujar pandu setelah duduk disamping temannya itu.seakan mengerti karena melihat wajah cemas kevin.
‘’kevin hanya memutar kepalanya kearah pandu"benar juga apa yang dikatakan oleh pandu."pikir kevin
‘’selesaikan masalah kalian,bicara baik baik sama viona,dia hanya salah paham.’’ucap pandu lagi yang mendapat anggukan dari kevin.
tengah malam kevin pulang,ia pun masuk kedalam kamarnya,ia melihat viona sudah tertidur diatas kasur tampa mengenakan selimut sedikitput.
Viona tertidur dengan posisi miring,dengan kedua tangan yang digunakan sebagai penumpu kepalanya,tidak lupa pula ponsel yang masih belum terlepas dari pegangannya.
__ADS_1
kevin menarik sudut bibirnya lega.ketika melihat istrinya yang sudah tertidur itu.
Kevin merangkak naik keatas tempat tidur,ia mengambil ponsel yang masih dipegang oleh viona,meletakkannya diatas nakas.lalu kevin menarik selimut untuk menutupi tubuh viona.
Dipastikannya viona benar benar sudah tertidur ,kevin mengubah posisi tidur istrinya tersebut agar menghadap kearahnya.ia pun duduk dan ,menyenderkan punggungnya kekepala tempat tidur sambil mengelur elus lembut pucuk kepala viona.
‘’maafkan aku sayang.’’kevin membatin dengan tetap mengelus rambut viona,tidak seharusnya dia marah begitu terhadap viona .kevin memindahkan posisi tangannya untuk mengelus perut viona sudah,dan mengecup kening viona lama.
‘’aku tidak bermaksud membuatmu menjadi seperti ini.’’kevin memperhatikan wajah viona yang terlihat memerah dan juga sembab .sudah dipastikan viona menangis sebelum akhirnya tertidur.
‘’maafkan daddy karena membuat mommy sedih sayang.’’ucap kevin masih tetap mengelus perut viona.
Kevin memperbaiki kembali selimut yang dikenakan oleh viona,malam ini cuaca sangat dingin sekali,dikarenakan diluar hujan lebat sesaat setelah kevin pulang.
Ia mengambil ponsel yang berada diatas nakas itu,menekan tombol hijau yang ada dilayar ponselnya,dan segera menempelkan benda pipih itu kedaun telinganya.
‘’halo...’’ucap seseorang dari seberang sana.
‘’bagaimana dengan viona?pandu bertanya pada kevin.
‘’dia sudah tertidur,sepertinya dari tadi dia menangis.’’ucap kevin.
‘’sebaiknya lo bujuk istri,kasihankan dia lagi hamil.’’ucap pandu yang takut akan terjadi sesuatu pada pernikahan sahabatnya itu,pandu sudah mulai mengikhlaskan viona untuk kevin.
‘’iya,,besok aku akan meminta maaf terhadap.’’ucap kevin
__ADS_1
‘’okelah lah kalau begitu,,oh ya aku lupa menanyakannya lagi padamu.’’apa aku sudah melihat pemberitahuan dari kepala sekolah? Tanya pandu.
‘’belum aku belum melihat apapun selain,melihat panggilan dari istriku tadi.’’ Jawab kevin.
‘’memangnya kenapa?
‘’kita berdua mendapatkan beasiswa diluar negeri ‘’ ucap pandu senang
‘’apa...’’jujur kevin sangat senang dengan berita ini,namun saat ini yang dia pikirkan hanya lah masalah dirinya dengan viona.
‘’kenapa...lo nggak senang? Ucap pandu
‘’bukan.. gue senang kok,besok kita bahas lagi okey.’’ Ucap kevin.
Mereka pun segera mengakhiri percakapan lewat telepon dan kevin kembali membaringkan tubuhhya disamping viona.karena cuaca sangat dingin kevin membawa viona kepelukannya dan membenamkan kepala istrinya kedadanya.lalu kembali meninggalkan sebuah ciuman disana.
‘’sudah lama aku tidak melakukannnya....ia begitu rindu dengan viona,semenjak viona hamil?
Kevin begitu menyesali perbuatan nya,kalau saja tadi dia tidak emosi,dia pasti tidak akan marah marah terhadap viona,dan mereka tidak akan betengkar.
Sekarang kevin malah tidak bisa memejamkan matanya,ia memperhatikan wajah viona ,lalu memencet mencet pipi serta hidung viona yang terlihat menggemaskan.ia malah mengganggu tidur istrinya,hal itu membuat viona mengeliat namun,tidak membuat viona terbangun sedikitpun.pada akhirnya kevin memejamkan kedua matanya.
Setelah kevin memejamkan matanya,viona malah membuka matanya,memperhatikan wajah tampan suaminya.
‘’aku pikir kamu tidak akan pulang,aku begitu takut sekali.’’viona membatin menarik kedua sudut bibirnya.ia mengeratkan pelukannya dipinggang kevin,lalu kembali memejamkan matanya.viona begitu lega kevin telah kembali.
__ADS_1