MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
134


__ADS_3

Malam harinya keluarga kevin langsung mengadakan pesta syukuran yang diadakan direstaurant paling mewah dikota itu.


Papa sam dan mama devi sudah berada disana.karena merekalah yang mempersiapkan pesta untuk anak dan menantu semata wayangnya itu.


Papa sam sengaja memesan ruangan khusus supaya acara mereka berjalan lancar ,tidak terganggu oleh pengunjung lain.


‘’mewah banget restaurantnya vi,beneran makan disini kita.’’tanya dira tidak percaya.baru kali ini ia memijaki kaki direstoran mewah.


‘’lo kayak kagak pernah masuk restaurant aja dir.’’ ledek nana sambil tertawa.


‘’emang,gue baru pertama kali kerestauran mewah seperti ini.’’jawab dira


Nana menggeleng nggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.


Viona dan dua temanya itu telah memasuki ruangan yang sudah dipesan oleh kedua orang tua kevin itu.


‘’mama ,papa.’’viona terlihat menghampiri papa sam dan mama devi kemudian mencium tangan kedua mertuannya itu,bergantian dengan nana dan dira.


‘’selamat ya sayang ,atas kelulusannya.’’ucap selamat diberikan oleh papa sam pada viona.


‘’iya sayang.’’mama devi memeluk sambil mencium pucuk kepala viona dengan sayang.


‘’makasi ma,pa ,atas ucapannya .tapi maaf ,viona tidak bisa membanggakan mama dan papa seperti kevin.’’ucap viona dengan nada sedih.


‘’hey sayang,kamu tidak boleh begitu,walaupun nilai kamu tidak sebagus nilai kevin atau siapapun,kamu tetap jadi mantu kesayangan papa dan mama.’’ucap papa sam yang membuat senyum viona sedikit mengembang .


‘’iya sayang,jadi tidak usah dipirkan ya.’’ucap mama devi lagi.


Viona mengangguk sambil tersenyum manis kepada kedua mertuanya itu.


Kevin dan teman temannya juga sudah sampai di restaurant.


‘’yank ,dari tadi kamu cuekin aku tau nggak,sampai- sampai kesini aja kamu nggak mau bareng.’’ucap kevin pada viona .


‘’aku kesal,dari tadi mama papa aku muji- muji kamu terus,ngebanggain kamu,banding bandingin aku sama kamu,aku kan kesal jadinya.’’ucap viona sambil berpangku tangan.


‘’lo terus kenapa marahnya sama aku.’’ucap kevin sambil merapikan anak rambut viona yang jatuh kewajahnya.


Viona tak menjawab.

__ADS_1


‘’ya udah kalau gitu aku minta maaf ya,udah dong jangan cemberut lagi.’’bujuk kevin sambil memeluk viona.


‘’mmmmm.’’jawab viona.


Kevin melepaskan pelukannya lalu mencium pucuk kepala viona dan membuat senyuman viona tiba tiba mengembang.


‘’udah,,udah,malah mesra mesraan disana ucap mama devi,kasihan pada yang lain.’’mama devi melihat kearah teman teman kevin dan viona .


‘’sekarang kalian potong kue dulu ya.’’ucap mama devi lagi


‘’ayo makan.’’teriak leo dan mereka pun mengambil hidangan sesuai selera.


Viona mengambil makanan sepiring penuh kemudian menghampiri kevin yang terlihat duduk disofa.


‘’banyak sekali makanannya sayang,kamu lapar apa doyan?ucap kevin sambil menelan ludahnya.


‘’kita makan berdua ya.’’ucap viona.


‘’permintaan baby kita sayang.’’


Cie..ciee.cieee ucap teman temannya serentak yang membuat viona dan kevin menoleh serentak kearah teman temannya.


‘’apaan sih sirik aja kalian.’’ucap viona berdelikkan kedua matanya kearah teman temannya.


Sekarang ayo berkaroke.’’ucap dira senang karena tempat itu juga menyediakan ruangan khusus karoke.


dira bergantian meyanyikan setiap lagu yang diputar bersama leo dan arka,dengan viona dan kevin yang hanya tertawa memperhatikan semua tingkah temannya temannya.sedangkan nana dan pandu hanya diam bergelut dengan pikirannya masing masing.entah apa yang mereka pikirkan setelah tadi kedua orang tua mereka bertemu disekolah.ternyata mama pandu dan mama nana saling mengenal,mereka berteman.


‘’nak,lo nngak ikutan?suara viona membuyarkan lamuanan nana yang tengah menatap kearah pandu.


‘’haaah.’’hanya itu jawabnya masih menatap kearah pandu.


‘’lo dari tadi gue lihat diam aja,kenapa?’’tanya viona lagi.


‘’gu..gue nggak kenapa napa,gue cuman sedikit pusing’’jawab nana asal sambil memegangi pelipisnya.


Pandu masih melihat kearah nana ,begitu juga dengan pandu.


‘’lo sakit nak,kenapa nggak bilang.’’dengan cemas viona beranjak daritempatnya beralih duduk disamping viona.

__ADS_1


‘’se...sedikit.’’ucapnya lagi dengan gugup karena melihat reaksi viona yang berlebihan.


Pandu masih menatap kearah nana dan viona.


‘’ndu,sebaiknya lo bantuin nana deh,anterin pulang.’’ucap kevin pada temannya itu yang membuat pandu terkesiap .


Kedua mata nana melotot kearah kevin dan pandu,terkejut mendengar perkataan suami sahabatnya itu.


‘’iya ndu,tolong anterin nana ya,dia nggak bisa nyetir kalau kepalanya pusing gini.’’viona ikut menimpali sambil memengangi bahu nana.


‘’lah kenapa jadi begini.’’nana membatin sambil melirik kearah pandu yang tengah menatapnya.


Pandu mengangguk ,tanda mau mengantar nana untuk pulang.


Sekarang pandu dan nana tengah berada dalam satu mobil.tak ada percakapan diantara mereka,yang ada hanyalah keheningan,dengan pandu yang fokus menatap kearah depan.


‘’bagaimana ini,kenapa aku merasa canggung begini,seharusya gue senang diantar pandu.’’nana membatin dan sekali kali melirik kearah pandu.


Senyap...


‘’oh ya nak,omongan nyokap gue nggak usah lo ambil hati ya, beliau hanya bercanda.’’ucap pandu membuat nana memaksanya untuk menoleh kearah.


‘’hah


‘’iya pandu balik menoleh kearah nana.


‘’oh,iya nggak papa.’’jawab nana dengan tidak bersemangat.


‘’jadi dia menganggap omongan mamanya hanya candaan,bodoh sekali gue memikirkan itu sampai kebaperan.’’nana membatin sambil menoleh kejendela mobil.


‘’nak,rumah lo yang mana?tanya pandu setelah memasuki sebuah komplek.


‘’yang itu.’’ucap nana ketika mereka hampir sampai dirumah yang bernomorkan 123.


Pandu pun memberhentikan mobilnya tepat didepan pagar rumah itu.


‘’mmmmm.mau masuk dulu ndu?.’’tawar nana sambil melepas sabuk pengaman yang melekat ditubuhnya.


‘’lain kali aja nak.’’jawab pandu datar.

__ADS_1


‘oh yasudah,makasi ya.’’ucap nana sambil tersenyum manis ,dan mendapat anggukan dari pandu.


Nana turun dari mobil,sesaat setelah nana masuk kedalam rumah,pandu pun melajukan kembali mobilnya meninggalkan tempat itu.


__ADS_2