MUSUH TAPI MENIKAH

MUSUH TAPI MENIKAH
147


__ADS_3

selesai berdansa semua orang kembali ketempat masing masing,begitu pula dengan kevin dan kawan kawan.


Acara selanjutnya adalah pemotongan kue ulang tahun,namun sebelum acara tersebut benar benar dimulai,leo yang masih berada disamping penyanyi,ingin menyumbangkan salah satu lagu untuk dihari bahagia orang tua sahabatnya itu.


leo pun bernyanyi dengan merdunya, setelah membawakan lagu dari ed sheeran yang berjudul thinking out loud.


semua orang ikut terbawa suasana oleh lagu itu.


setelah leo selesai bernyanyi,pembawa acara menyuruh papa danu dan keluarga untuk segera menaiki panggung.


alunan Musik kembali berbunyi,ucapan selamat ulang tahun terdengar bergemuruh dari para tamu yang datang.


Happy birhday to you, Happy birhday to you, Happy birhday to you.


para tamu bernyanyi sambil mendekat.


“baiklah selanjutnya adalah acara tiup lilin dan pemotongan kue yang akan dilakukan oleh ,tuan dan nyonya danu,disertakan oleh anak semata wayangnya.” ucap si pembawa acara itu lagi setelah semua orang selesai menyanyikan lagu.


papa danu dan keluarga mendekati kue besar yang ada di depan mereka.


Mereka meniup kue tersebut secara bersama sama,setelah mendapat instruksi dari si pembawa acara.


Selesai meniup lilin secara bersamaan ,mama galih dan dan papa danu saling mencium pipi pandu secara bersamaan,diiringi dengan tepuk tangan oleh para tamu.


“selamat ulang tahun pernikahan ya ma pa.” pandu saling bergantian menatap kearah orang tua yang sudah membesarkannya itu selama ini.


“semoga mama dan papa langgeng terus,dan selalu bahagia.”ucapnya yang kemudian mendapat pelukan dari mama galih dan papa danu.


‘’iya terima kasih sayang.’’ Jawab mama galih dengan bahagia,kemudian memeluk anak kesayangannya itu.


Mama galih memotong kue tersebut,dan menyuapinya kepada kedua laki laki tersayangnya itu. Setelah itu tampa berpikir panjang,mama galih mencari keberadaan nana,dan lalu menghampirinya.


“dan ini untuk kamu sayang.” Ucap mama galih menyodorkan suapan ketiga kepada nana.


“bu-buat aku tante? .” mata nana tampak melotot sambil menunjuk dirinya sendiri.


ia pun melirik kearah tamu yang tengah melihat kearahnya.lagi lagi ia terlihat gugup karena semua orang memandang kearahnya.


ia tidak tahu apa isi pikiran dari para tamu , melihat dirinya diperlakukan istimewa oleh empunya acara.


Mama galih mengangguk sambil tersenyum.


Dengan malu malu nana membuka mulutnya.


ia tidak ingin membuat mama galih malu kalau ia menolak kue yang diberikan oleh sahabat orang tuanya tersebut.


“mama tampak sayang pada nana.” Batin pandu.

__ADS_1


sedikit patah kata dari papa danu.


“okey terima kasih,bagi tamu yang telah hadir diacara kami,acara ini saya adakan untuk memperingati hari pernikahan saya dengan sang istri,sekaligus selamatan atas kelulusan putra kami pandu .” ucap papa pandu yang membuat semua orang bertepuk tangan.sepatah kata tersebut menandakan acara akan segera berakhir.


Namun acara tersebut belum berakhir, Mama galih membisikkan sesuatu kepada sipembawa acara.


ia mengangguk seakan mengerti dengan apa yang dibisikkan oleh mama galih.


“baiklah selanjutnya adalah acara puncak yang kita tunggu tunggu.’’ ucap pembawa acara itu lagi yang membuat para tamu saling pandang.


Perkataan sipembawa acara membuat kening pandu tampak berkerut.


‘’ acara selanjutnya adalah pemasangan cincin pertunangan putra dari tuan dan nyonya danu dengan putri tuan dan nyonya evan sander.” Ucap pembawa acara dengan keras.


Nana terkejut mendengar nama ayahnya disebut , mulut menganga ,matanya membulat dengan sempurna.begitu pula dengan pandu yang tidak kalah kagetnya dari nana.


para orang tua tampak senang


"apa ini ma pa?." kening pandu tampak berkerut bertanya pada mama galih Dan papa danu.


"sudah diam, turuti saja mau nya mama." ucap mama galih dengan pelan , agar tidak tersengar oleh para tamu.


“sayang kemari.” Ucap mama galih pada nana yang berdiri disamping mama ratna dan papa evan.


Nana melihat secara bergantian kearah mama dan papanya.


“apa maksud semua ini ma? Tanya nana yang masih tidak percaya.


“mama apa- apain sih.” Ucap pandu dengan wajah dinginnya,alisnya saling betautan matanya memandang dengan tajam kearah mamanya.ia sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh mama galih.


“aku tidak percaya dengan apa yang mama lakukan,aku tahu ini pasti rencana mama dan tante galih.” Ucap nana pada mamanya sambil mengepalkan tangannya.


“mama tidak tahu apa apa sayang,sudah kamu hampiri tante galih,nanti kita bicarakan lagi dirumah.” Ucap mama ratna.


“mama benar benar keterlaluan.” Ucap nana lalu meninggalkan mamanya.


sementara orang tua laki laki tidak bisa berkata apa apa, memang ini sudah direncanakan oleh para istri istri mereka.dan mereka hanya mendukung apa yang terbaik bagi anak anaknya.


Sekarang nana sudah berdiri disamping pandu.


”tan,aku ti-tidak bisa bertunangan dengan pandu.” Bisik nana pada mam galih.


“sayang jangan begitu,kalian cuman bertunangan kok,bagaimana nantinya semua akan tante serahkan pada kalian,mau lanjut apa tidak,sekarang tante mohon kamu mau bertunangan dengan pandu ya” Balas mama galih memajang wajah memelas.


“tapi tante...


“nana ayo sematkan cincin itu dijari tangan pandu.’’ Ucap mama galih tampa menghiraukan perkataan nana,dan kemudian tersenyum kepada semua tamu.

__ADS_1


Tidak ada gunanya ia menolak dan memohon,tidak akan didengarkan oleh para orang tua itu.


Nana melihat kearah pandu yang juga merasa tidak senang akan hal itu,ia tidak harus bagaimana lagi,kalau mereka tidak bertunangan malam ini,maka keluarga mereka pasti akan malu.


Pandu tampak membuang muka pada nana ,ia tidak habis pikir dengan mamanya itu.


‘’ini.’’ Mama galih menyodorkan cincin yang baru saja ia ambil dari kotaknya.


Nana ingin menyematkan cincin tersebut ke jari tangan pandu,sejenak pandangan mereka bertemu,pandu menatap nana dengan tajam, sehingga nana terlihat takut dan lebih memilih untuk menundukkan kepalanya.


‘’dia pasti sudah merencanakannya dengan mama.’’ Batin pandu ia mencoba menahan emosinya.


Sedangkan stella yang tampak kesal ditarik oleh papanya untuk pergi meninggalkan pesta tersebut.


Mereka berdua menuju parkiran,dan segera menaiki mobilnya meninggalkan tempat pesta tersebut.


Cincin tunangan telah selesai disematkan dijari masing masing,semua para tamu bertepuk tangan riuh,tidak lupa pula dengan para orang tua yang sangat lega dan bahagia melihat anaknya sudah bertunangan, rencana mereka berhasil malam ini.


lain halnya dengan pandu dan nana , selesai bertunangan pandu selalu memberi tatapan benci kepada nana.


Pandu Menyangka nana dan mamanyalah yang telah merencanakan semua ini.


‘’kenapa mama menjebakku seperti ini,kalau seperti ini dia juga pasti akan menjebakku untuk mau menikah dengan pandu .’’ Batin nana dengan sedih,hancur harapannya untuk meraih mimpinya.nana berusaha menahan airmatanya yang ingin keluar dari tempatnya.


"lihatlah dia berpura pura sedih dengan semua ini, tapi gue tau lo pasti udah rencanain ini sama mama gue." batin pandu sambil memiringkan salah satu sudut bibirnya dengan tatapan benci pada nana.


ia tahu selama ini nana memang menyukai dirinya.dan ingin mendapatkan dirinya melalui orang tuanya.


"hahhhhhhh sial."pandu mengepalkan tangannya.


dia belum berniat untuk memiliki hubungan dengan wanita manapun.


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like dan commen

__ADS_1


__ADS_2