My Teacher Is My Husband

My Teacher Is My Husband
MENATA CINTA


__ADS_3

Semua sudah berlalu biarlah kejadian kemarin menjadi sebuah kenangan yang menjadi cerita nantinya.


Sebuah cerita yang bisa kita ambil hikmahnya. Bahwa perselingkuhan itu, tidak baik dan bisa berakibat fatal. Apalagi bisa membuat rumah tangga hancur dan berantakan.


Bunda Arnold di larikan ke rumah sakit karena mengalami kontraksi. Bunda Arnold melahirkan bayi lucu berjenis kelamin perempuan. Semua berjalan dengan lancar persalinannya. Bunda dan sang bayi lahir dengan sehat dan selamat.


Kebahagiaan terpancar jelas di wajah Arnold,adik yang selama ini di tunggu-tunggu akhirnya datang di dunia menemaninya. Setelah sang adik meninggal kala itu.


Ucapan selamat ku berikan pada bunda dan kado spesial untuk sang bayi. Semua tampak bahagia, dan suasana tampak harmonis. Meski masih ada rasa canggung antara aku dan ayah. Aku berusaha mengalihkan agar tidak terlihat kaku.


Di tengah kebahagiaan Fulan tampak sedikit lesu menyimpan kesedihan. Dia mohon ijin keluar sebentar dan aku segera menyusulnya. Tanpa sepengetahuan nya, aku ikuti dia dan berakhir duduk di kantin.


Duduk termenung memesan jus alpukat.


"Kamu kenapa Lan" aku segera duduk di sampingnya.


"Eh, nggak apa. Kamu kenapa kesini?nanti di cariin pak Zan loh?" jawabnya kaget dengan kedatangan ku.


"Nggak kok aku udah ijin tadi" Fulan terdiam dan kembali melamun sembari menikmati jus di hadapannya.


"Aku tahu kok kamu lagi sedih"


"Hah?apa Tsan?"


"Aku tahu,kamu lagi sedih" tanpa menjawab Fulan meneteskan air matanya.


"Menangis lah itu membuat mu nyaman dan tenang" Fulan menyenderkan kepalanya ke pundak ku.


"Ini adalah kebahagiaan bukan kesedihan,jangan kecewa. Percayalah jika suatu saat nanti kamu pasti akan di beri amanah anak-anak yang lucu dan sholeh sholehah"


"Aamiin...tapi jika ternyata aku tidak bisa mengandung bagaimana?" tanya Fulan bangun dari senderannya dan mengusap air matanya.

__ADS_1


"Percayalah dan selalu husnuzhon dengan Allah. Tapi jika suatu saat nanti kamu tidak bisa hamil , berarti kelahiran anak bunda ini adalah rejeki buat kamu. Jadikan dia seperti anak kamu. Karena bunda juga pastinya akan menua kamu bisa merawat dan mencintai nya seperti anak kamu sendiri"


"Iya Tsan, makasih ya?"


"Kamu harus bersyukur, kamu punya suami yang super baik hati. Mertua yang luar biasa dan mamah papah, kakak-kakak kamu semua baik dan menyayangi kamu"


"Maaf yah?"


"Maaf apa?"


"Aku nggak bermaksud menyinggung perasaan kamu " Fulan memeluk ku.


"Nggak ada Lan, aku nggak merasa tersinggung sama sekali" ku elus punggung Fulan. Berusaha tegar dan baik-baik saja. Meski terkadang masih sedih teringat Tafi, lelaki yang baik hati yang pernah aku miliki.


.


.


.


Lantunan doa dipimpin pak Zan dikirim untuk sahabat plus adik tercinta Nailul Muktafi bin Qadirun. Alfatihah.Aamiin...


Tafi....apa ini aku sedang bermimpi? bukankah kemarin kamu masih di sini mengukir tawa denganku. Apa kamu sengaja *membuat*ku menangis?


Bukankah kamu tahu jika kemarin aku selalu bersedih? dan kamu datang memberikan tawa. Menjemput ku dari segala kesengsaraan ini?tapi mengapa saat semua kebahagiaan kamu berikan kamu juga pergi begitu saja.


Aku merindukanmu Taf, andaikan waktu bisa kembali. Kan ku peluk erat dirimu ku katakan seribu kali aku mencintaimu dan tidak akan pergi meninggalkan mu lagi.


Hari ini aku benar-benar merasa kehilangan mu Taf, aku hanya bisa memeluk erat bayangmu yang kosong yang semakin lama akan hilang dari angan ku.


Ku usap air mataku.

__ADS_1


"Sudah?"


Aku mengangguk setelah ku lihat pak Zan yang terlihat sembab juga.


Tafi, maafin kakak ya? kakak janji akan menjaga wanita yang kau cintai selama ini. Maaf telah melukai nya. Dan maaf belum bisa membuat nya bahagia. Demi kamu, kakak akan berjanji bahagiakan dia dan buah hati kakak.


Terima kasih ya dek?selama ini kamu sudah menjaga bidadari kakak. Terima kasih sudah memberikan kasih sayang yang tulus untuknya.


Dan sekali lagi terima kasih sudah mengingatkan kakak untuk menjadi lelaki yang tegas, bertanggungjawab dan setia.


Kakak janji dek....selamat jalan ya ?semoga Allah mengampuni segala dosa-dosamu dan menerima segala amal ibadahmu. Aamiin...


I love you my brother. Surga menantimu.


Pak Zan berdiri dan menggenggam tangan ku erat lalu berdiri menatap nisan Tafi dan mencium tanganku.


Harapanku semoga kedepannya bisa lebih baik lagi. Bisa dengan sabar dan ikhlas dalam menjalani rumah tangga.


Mungkin Allah sudah mentakdirkan pak Zan menjadi jodohku. Sekuat apapun aku ingin menjauh dia tetap kembali menjadi suami ku.


Meski hati masih terasa hambar. Aku berusaha agar segala cinta dan kepercayaan ku kembali ke pak Zan lagi.


Semoga segala perjuangan dan pembuktian nyata akan terlihat jelas dan bisa meluluhkan hatiku. Menata kembali segala cinta yang hampir hilang ini.


Di dalam mobil pak Zan terdiam tak segera menyalakan mobilnya.


Dia mengulurkan tangannya. Lalu aku sambut dan tangan ku di cium aku ingin menariknya tapi pak Zan enggan melepaskan nya.


"Maafin kakak ya sayang?maaf...kakak sudah menyakitimu selama ini. Hiks...hiks..." pak Zan memeluk ku. Getaran di dadanya tampak begitu jelas penuh dengan rasa penyesalan.


"I love you" bibirku pun masih terdiam membisu belum bisa membalas ucapan itu.

__ADS_1


Maafin kak,aku masih belum sanggup membalas kata-kata itu. Maaf kak, aku belum bisa menata cinta ini untuk kakak. Maaf cinta ku masih terbagi.


__ADS_2