My Teacher Is My Husband

My Teacher Is My Husband
48. Pengalaman pertama


__ADS_3

...Cinta datang karena terbiasa! Benarkah seperti itu? Tapi yang aku tahu, cinta datang karena seseorang mencintaiku lebih....


...🌺🌺🌺...


Hari ini hari libur, seharusnya Zanna bisa lebih bersantai menikmati waktunya, atau memilih pergi ke rumah ibunya agar bisa bermain dengan adik kembarnya.


Tapi tidak, Zanna memilih menyibukkan diri dengan bersih-bersih rumah setelah selesai sarapan.


Berkali-kali Zanna melirik ke arah pak Ardi yang tidak berpindah dari depan laptopnya semenjak sarapan tadi membuat Zanna penasaran.


Zanna pun perlahan mendekat agar pria itu tidak menyadari kedatanganya, ia berdiri di belakang pak Ardi sambil melirik apa yang tengah di kerjakan oleh suami dewasanya itu.


"Ada yang bisa saya bantu?"


Pertanyaan itu benar-benar mengejutkannya,


"Ahhh itu pak, gelas bapak sudah kosong. Mau saya buatkan kopi lagi?" beruntung manik matanya langsung tertuju pada gelas kosong yang ada di samping laptop pak Ardi yang menyala.


"Tidak perlu, nanti saja." ucap pak Ardi bahkan tanpa menoleh ke arah Zanna membuat hari Zanna mencelos. Tidak biasanya pak Ardi begitu, biasanya sesibuk apapun dia selalu menyempatkan untuk menatap Zanna saat berbicara dengan Zanna.


"Baiklah,"


Zanna pun memilih mengambil gelas kosong itu dan segera membawanya ke dapur meninggalkan pak Ardi yang tengah sibuk.


"Memang sesibuk itu sampai mengabaikan istrinya,"


"Dasar pria memang susah di mengerti "


"Kadang baik, kadang perhatian, eh tiba-tiba cuek."


"Ya udah kalau nggak mau ngomong sama Zanna itu ngomong aja, Zanna kan bisa mau ke luar, atau jalan-jalan sendiri," keluh Zanna sambil mencuci gelas, hingga entah berapa kali ia menggosoknya dengan spon cuci.


Untuk menghilangkan rasa kesalnya, Zanna pun segera mengambil segelas air putih dari galon dan meminumnya hingga habis.


"Na!"


Tiba-tiba pak Ardi yang memanggilnya berhasil mengejutkannya, hampir saja air minum yang ada di dalam gelas yang tingga setengah itu tumpah ke wajah Zanna. Segera Zanna meletakkan kembali gelasnya di atas meja yang ada di depan dispenser galon dan menoleh ke sumber suara.


"Pak Ardi sejak kapan dia itu?" tanya Zanna gugup, ia khawatir pria itu me dengarkan gerutunya tadi.


"Sejaaak_," ucap pak Ardi pura-pura berpikir.


"Pak,"


Pak Ardi tersenyum melihat wajah panik Zanna,

__ADS_1


"Maaf ya sudah mengabaikan kamu,"


"Jadi pak Ardi dengar semuanya?" seketika wajah Zanna memerah karena malu.


Pak Ardi pun menakup kedua bahu Zanna mendekatkan wajahnya hingga membuat jarak mereka semakin sempit,


"Dikit kok, nggak semua. Tapi aku suka," bisiknya di telinga Zanna hingga nafas yang menyapu daun telinga Zanna membuat tubuh zanna tiba-tiba membeku,


Cup


Tiba-tiba sebuah kecupan mendarat di bibir Zanna membuat mata Zanna membulat sempurna hingga ia bisa melihat mata pria itu begitu dekat, dan sangat dekat.


Pak Ardi pun menarik pinggan Zanna hingga tubuh mereka menempel satu sama lain, ia juga menarik tubuh Zanna hingga terkungkung diantara tubuhnya dan dinding di belakang Zanna.


Karena Zanna tidak memberikan penolakan, pak Ardi pun yang awalnya hanya ingin memberikan kecupan saja tiba-tiba berubah menjadi sebuah ciuman yang panas.


Bagi Zanna ini adalah pengalaman pertamanya, meskipun begitu ia tidak menyangka jika tubuhnya merespun begitu cepat hingga ia bisa mengimbangi permainan pak Ardi.


Setelah cukup lama, pak Ardi melepaskan pagutannya. Entah kenapa saat itu Zanna merasa sedikit kecewa, ia padahal sudah berharap lebih dari ini. Rasa penasarannya sebagai seorang remaja memuncak.


Pak Ardi pun mengusap bibir Zanna yang masih karenanya dan tersenyum,


"Maaf ya," ucapnya dengan lembut.


"Maaf aku tidak bisa mengendalikan diri." ucap pak Ardi lagi dan hendak melepaskan tangannya dari pinggan Zanna tapi dengan cepat Zanna menahannya.


"Pak,"


"Iya?" pak Ardi menatap Zanna tidak mengerti.


"Zanna suka," dengan mengesampingkan rasa malunya Zanna mengatakan hal itu membuat pak Ardi tersenyum.


"Benarkah?"


Dan Zanna pun mengangukkan kepalanya sambil kembali mendekatkan bibirnya tapi dengan cepat Pak Ardi menempelkan jari tangannya di atas bibir Zanna,


"Jangan,"


Seketika raut kecewa terpancar dari wajah Zanna,


"Kenapa?" tanyanya dengan suara serah.


"Aku takut jika tidak bisa mengendalikan diri. Nanti ya, saat itu tiba aku akan melakukannya."


"Kapan?" Zanna masih tidak rela, entah ia kerasukan apa hingga berani berkata demikian.

__ADS_1


"Saat kamu sudah lulus sekolah, dua bulan lagi." ucap pak Ardi sambil menyisihkan anak rambut di kening Zanna kemudian meninggalkan kecupan di sana.


"Mau ikut denganku?" tanyanya kemudian mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Kemana?"


"Jenguk ayah kamu!"


Seketika zanna tersenyum, ia memang susah sangat merindukan ayahnya itu. Sudah satu bulan lebih mereka tidak berkunjung, mungkin. Karena pak Ardi sangat sibuk hingga tidak punya waktu untuk datang.


"Sekalian kita jenguk Luna."


Hahh,


Lagi-lagi Zanna tercengang, bisa-bisanya pak Ardi mengajakku menjenguk Luna. Kalau aku datang bersama pak Ardi pasti Luna pasti akan semakin curiga. batin Zanna tidak mengerti dengan jalan pikiran pak Ardi.


Tapi di sisi lain Zanna juga penasaran dengan apa yang terjadi pada Luna. Tentunya selain karena ia juga merindukan ayahnya.


"Kalau nggak mau nggak pa pa! Aku pergi sendiri tidak pa pa kan?" tanya pak Ardi membuat Zanna melebarkan matanya sempurna.


Kalau pak Ardi pergi sendiri, nanti Luna jadi punya kesempatan dong buat dekat-dekat sama pak Ardi ....


Entah kenapa memikirkannya saja sudah membuat Zanna kesal.


"Tidak pak, aku ikut!"


Pak Ardi tersenyum, "Baiklah, segeralah siap-siap aku akan panasi motor dulu!"


"Baik pak!"


Pak Ardi berlalu meninggalkan Zanna seperti tidak baru terjadi apa-apa diantara mereka,


"Bisa biasa gitu, memang dia nggak ngerasa tidak nyaman apa," gumam Zanna saat merakan hal yang tidak nyaman di balik celana da*amnya.


"Atau jangan-jangan pak Ardi juga sering ciuman sama mbak Maya ya?" tiba-tiba perasaan curiga itu menyelimutinya.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar bisa up tiap hari


Follow akun Ig aku ya


Ig @tri.ani5249


...Happy Reading 🥰🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2