My Teacher Is My Husband

My Teacher Is My Husband
45. Kedatangan Maya


__ADS_3

Sudah lima hari dan Luna masih tetap belum masuk sekolah, Zanna jadi penasaran separah apa sebenarnya kasus yang menimpa papanya Luna. Jika dilihat dari penampilan papa Luna yang pernah Zanna lihat waktu itu, sepertinya papa Luna cukup baik dan perhatian dengan anaknya, buktinya meskipun sibuk masih menyempatkan diri untuk menjemput Luna.


Kalau masalah Aska, seperti Aska memahami permintaan pak Ardi, dia hanya berbicara seperlunya saja pada Zanna meskipun ia tidak tahu hubungan sebenarnya Zanna dan pak Ardi, yang ia tahu Zanna adalah asisten rumah tangga di rumah pak Ardi, tidak lebih.


Aska juga tidak lagi menawari Zanna untuk pulang bareng, mungkin karena menghormati permintaan pak Ardi.


Siang ini pak Ardi ada rapat, tadi pagi dia juga sudah memberitahukannya pada Zanna agar tidak perlu menunggunya saat pulang.


Tapi pak Ardi sudah memberi Zanna uang saku lebih, dia bahkan sudah memesankan taksi di jam Zanna pulang sekolah.


Sebenarnya Zanna berencana untuk naik ojek atau angkot saja, tapi pak Ardi tidak tega. 


"Makasih ya pak." ucap Zanna begitu turun dari taksi, ia tidak menyangka bahkan pak Ardi sudah membayar taksinya.


"Jadi makin sa_," Zanna dengan cepat menutup mulutnya begitu menyadari apa yang akan ia katakan,


"Nggak, nggak. Aku nggak boleh jatuh cinta sama pak Ardi. Pak Ardi nikah sama aku cuma karena merasa bersalah jadi jangan berharap lebih, Zanna." dengan cepat Zanna mengingatkan dirinya sendiri,


Hehhhh


Lagi-lagi Zanna menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.


"Dia tidak tahu saja kalau aku dulu lebih ugal-ugalan dari ini. Hanya naik angkot bukan hal yang sulit." gumamnya sambil berjalan mendekati tempat ia biasa menyimpan kunci rumah.


"Ini rumah Ardi kan?" 


Tanya seseorang yang berada di belakang Zanna entah sejak kapan. Dengan cepat Zanna berbalik, ia mengurungkan langkahnya, seorang gadis sudah berdiri di samping mobil lain yang jelas itu bukan taksinya tadi, walaupun hanya satu kali tapi Zanna masih sangat ingat dengan wanita yang berdiri di luar pagar itu.


Tanpa menunggu jawaban dari Zanna, gadis itu pun berjalan mendekati Zanna.


"Masih ingat sama saya kan?"


Tentu saja Zanna masih sangat ingat dan zanna hanya bisa menganggukkan kepalanya.


"Ardi kemana?"


"Pak Ardi masih di sekolah, kak." jawab Zanna seolah biasa saja meskipun saat ini hatinya tengah bergemuruh.


Gadis itu pun berjalan melewati tubuh Zanna begitu saja dan membuat Zanna menggeser tubuhnya agar tidak bersentuhan dengan wanita dengan penampilan modis itu.


"Nggak sopan sekali, cepat bukakan pintunya," ucapnya saat sudah berada di depan pintu yang masih tertutup.


"Baik, maaf."


Dengan cepat Zanna membuka pintu dan mempersilahkan wanita itu untuk masuk.


"Kakak ingin minum sesuatu?" tanya Zanna setelah gadis itu duduk.

__ADS_1


"Nggak, aku hanya ingin mengobrol denganmu. Duduklah!"


Jantung Zanna berdetak kencang, sedikit dugaan ia bisa membayangkan apa yang akan di bicarakan oleh wanita di depannya itu.


Zanna pun memutuskan untuk duduk di sofa yang lain.


"Maaf ya kak," dengan cepat Zanna mendahului pembicaraan.


"Aku senang akhirnya kamu menyadari kesalahanmu." ucap gadis itu dengan senyum puas.


"Harus kan, jika kehadiran kakak ke sini ingin membicarakan hal itu, aku sadar dimana posisi saya, jadi kakak tidak perlu mengingatkan saya."


"Jadi kamu berniat berpisah dengan Ardi?"


Deg


Walaupun ia tahu arahnya ke sana, entah kenapa rasanya tidak sanggup untuk mengiyakan.


"Assalamualaikum," suara Barito itu membuat Zanna dan dan gadis itu menoleh ke sumber suara.


"Waalaikum salam," jawab zanna tapi langkah pak Ardi terhenti saat melihat keberadaan seseorang yang bersama sang istri.


"Maya,"


"Di, aku ke sini mau ketemu sama kamu."


"Saya akan membuatkan minum untuk kalian."


Srekkk


Tapi Terlambat, tangannya sudah lebih dulu di tarik oleh pak Ardi hingga ia kembali duduk tepat di samping pak ardi bahkan sekarang tanpa sekat.


"Duduklah, tidak baik membiarkan suamimu berbicara berdua dengan wanita lain di dalam rumah."


Clesss


Rasanya seperti tersiram air es di sekujur tubuh Zanna setelah terbakar sesuatu.


"Ardi, aku pengen bicara saja berdua sama kamu."


"Sekarang saya suami Zanna, jadi jika ingin bicara denganku sebaiknya ada Zanna juga agar tidak ada kesalahpahaman."


"Baiklah," akhirnya Maya menyerah.


"Kamu tahu kan masalah yang menimpa keluargaku, jadi aku mohon Ar, kamu dukung aku."


"Aku harus dukung bagaimana?"

__ADS_1


"Kamu menikah dengan gadis SMA ini cuma gara-gara tanggung jawab kan, jadi nanti setelah kalau bercerai, aku akan tetap menunggumu."


"Tapi maaf, tidak ada niat bagi saya untuk bercerai dengan Zanna. Jadi kubur dalam-dalam keinginan kamu itu,"


"Ardi, kamu apa-apaan sih. Kamu nggak sungguh-sungguh kan?"


"Maaf, tapi itu kenyataannya. Jadi kalau sudah tidak ada keperluan lagi, kamu boleh pergi dari sini."


"Tega banget sih kamu,"


Zanna hanya bisa menyaksikan dua orang yang pernah punya hubungan itu saling berdebat.


"Saya ada urusan lain, jadi maaf bisa kan tinggalkan rumah kami."


"ARDI!"


"Saya serius."


Maya terlihat begitu kecewa tapi ia mencoba untuk mengendalikan emosinya,


"Aku ke sini naik taksi, jadi bisa kan sekarang antar saya, satu kali ini saja, aku mohon."


Pak Ardi menoleh pada Zanna, Zanna tidak tahu makna dari tatapan pak Ardi apa.


"Sebaiknya pak Ardi antar kak Maya aja, Zanna di rumah nggak akan kemana-mana."


"Kita akan pergi!"


"Enggak, Zanna hari ini juga punya tugas banyak. Jadi sekalian aja pak Ardi pergi sambil nganter kak Maya."


Hehhh, terdengar helaan nafas halus dari pak Ardi. Zanna memang tidak bisa di ajak berkolaborasi,


"Baiklah, aku akan mengantarmu." ucap pak Ardi kemudian berdiri dan menoleh ke arah Zanna yang masih duduk,


"Aku hanya sebentar jadi tunggu aku ya," ucapnya


Cup


Sebuah kecupan mendadak di kening Zanna membuat Zanna terkejut begitu juga dengan Maya, Maya yang tidak tahan dengan kemesraan itu memilih berlalu keluar.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar bisa up tiap hari


Follow akun Ig aku ya


Ig @tri.ani5249

__ADS_1


...Happy Reading 🥰🥰🥰...


__ADS_2