Pak Penghulu, Nikahi Aku!

Pak Penghulu, Nikahi Aku!
Bikin Iri Pasangan Haram


__ADS_3

Semua orang yang ada di ruang rawat Crystal masih saling diam, lebih tepatnya sibuk dengan kegiatan masing masing. Cia sibuk mencecar Yasmine lewat telepon, bahkan saat ini Cia, Berliana, Yasmine bahkan Elira tengah melakukan video call. Sementara Lovyna dan Nagara tidak ada disana, kedua orang tua itu pamit pulang sebentar. Hanya tersisa, Cia, Alkan, Galaska dan Crystal sang pasien.


Dan saat ini Cia yang tengah sibuk sendiri bersama ketiga wanita itu, terlihat menatap penuh tuntutan pada si bungsu. Bahkan Elira yang tengah menyusui si kembar tiga pun, masih tidak percaya kalau Yasmine akan menikah. Sementara Berliana, si Nyonya pisang raja sibuk menyuapi kedua anaknya, Prince Aryan dan Lora si imut. Namun pandangan tajamnya masih mengarah pada layar ponsel.


Sedangkan Yasmine, si pelaku hanya bisa menangkubkan wajahnya di bantal, dia tidak tahu harus berbicara apa.


"Ngomong, malah molor nih bocah!" sentak Cia.


Wanita itu gemas dengan adik sepupunya yang tidak mengeluarkan suara sedikit pun, saat mereka bertiga bertanya Yasmine hanya mengangguk dan menggeleng.


"Oke akan kita bicarain ini lagi, setelah tante Elira sama Om Raga pulang. Inget ya kalau kamu cuma ngangguk sama geleng, ku jambak rambutmu!" ancam Cia.


Keempat wanita beda usia itu segera mengakhiri obrolan video mereka, Cia menghela napas kasar setelah sambungan video mereka mati. Pandangannya beralih pada Galaska dan Crystal, kedua orang itu masih saling diam satu sama lain. Padahal keduanya tengah duduk berhadapan sekarang, Crystal di atas tempat tidur, sedangkan Galaska duduk di kursi samping tempat tidur Crystal.


"Sumpah ya, semua orang cuma bisa bikin emosi hari ini! yang satu bisanya ngangguk sama geleng pas di tanya, yang ini cuma diem dieman kayak gak punya nyawa. Udahlah Cici pusing lihat kalian saling jaga gengsi, kalau sama sama suka tinggal nikah aja apa susahnya sih. Mumpung Mas Al ada waktu nih, besok suami Cici sibuk ya gak ada waktu buat nikahin kalian berdua! ayo Mas kita nyari makan Cici lapar." celoteh Cia panjang lebar, walaupun ujung ujungnya makanan lagi yang dia bahas.


Sedangkan Galaska dan Crystal, masih saling membuang muka. Mereka masih saling menjaga gengsi satu sama lain, dan itu membuat Cia gemas setengah mati. Karena Cia orangnya agresif tidak suka menunggu, jadi saat dia melihat calon pasangan saling jaga image, rasanya Cia ingin sekali menikahkan mereka saat itu juga.


"Kamu mau makan apa, hm?" tanya Alkan lembut.


Salah satu tangannya terulur meraih lengan Cia, Alkan menarik pelan lengan sang istri agar wanita itu duduk di sampingnya. Alkan paham kalau saat ini Cia tengah kesal dan tidak stabil dalam mengendalikan emosinya.


"Mas belikan ya, kamu makannya di sini saja." lanjutnya.


Alkan tersenyum lembut pada Cia, interaksi sepasang suami istri itu tidak lepas dari pandangan Galaska dan Crystal.


"Cici mau makan bakso yang ada di depan sana," tutur Cia manja.


Bahkan tanpa canggung dan malu, wanita itu memeluk tubuh Alkan dari samping. Cia tidak peduli dengan calon pasangan belum resmi serta halal, yang tengah menatap ke arahnya. Cia akan memperlihatkan betapa nikmatnya berpacaran halal, agar kedua makhluk hidup itu menghilangkan ke egois'an masing masing.

__ADS_1


"Ya sudah, Mas beli dulu baksonya." sahut Alkan.


Namun dahinya mengernyit kala melihat Cia menggeleng, Alkan menundukkan saat Cia mendongak padanya.


"Cici, mau makan di tempatnya," pinta Cia.


Satu tangannya sudah bergerilya memainkan kancing kemeja Alkan, sedangkan salah satunya lagi masih melingkar di pinggang suaminya.


"Y-ya sudah, ayo kita beli." ucap gugup Alkan.


Bagaimana Alkan tidak gugup, kalau saat ini tangan nakal Cia sudah bergerilya di dadanya. Bahkan sang wanita terlihat menatap sayu penuh damba ke arahnya, kalau saja di ruangan ini tidak ada orang lain, Alkan yakin sesuatu yang nikmat pasti akan terjadi.


Entah kenapa tiba tiba saja tubuhnya bereaksi melihat tatapan Cia, bahkan sentuhan sang istri membuat singkong Thailand nya berdenyut ngilu.


"Ayo, kok diem aja!" ajak Cia.


"I-iya, ayo!" sahut Alkan gugup.


"Ngomong jangan diem dieman, nanti kesambet tau rasa loh." celoteh Cia sebelum dia benar benar keluar dari ruang rawat Crystal.


Setelah sepasang suami istri itu keluar, meninggalkan sepasang calon pasangan haram yang masih membisu.


"B-Bang?" panggil Crystal, lebih terdengar seperti cicitan.


Galaska menoleh tanpa mengeluarkan suara, satu alisnya terangkat seolah mengatakan 'apa'.


"Ayo kita menikah!" ucap Galaska cepat, sebelum Crystal membuka mulutnya kembali.


Crystal mengerjab cepat, bahkan kedua matanya menatap tak percaya saat mendengar ucapan Galaska.

__ADS_1


"Aku gak mau lihat kamu menikah sama orang lain, apa lagi sama si parasit itu!" lanjut Galaska penuh emosi.


"A-Abang cinta sama, a-aku?" bukannya menjawab, Crystal malah bertanya.


Galaska terlihat menghela napas kasar, kedua mata abu abunya menatap serius pada Crystal.


"Aku gak tau cinta itu apa, yang pasti aku gak mau lihat kamu menikah sama orang lain. Aku gak rela, kamu paham gak sih?!" ucap Galaska sedikit keras.


Crystal sedikit tersentak mendengarnya, gadis itu menganggukkan kepalanya kaku. Bahkan Cia yang masih mengintip mereka dari pintu menepuk dahinya gemas. Kenapa Abangnya harus nge-gas saat melamar seorang gadis, dasar petasan renteng.


"Ayolah Mas, udah biarin aja males aku lihat Bang Galak, ngelamar anak gadis orang kok nge-gas." celoteh kesal Cia, sembari menarik lengan Alkan agar secepatnya pergi dari sana.



CIA PINGIN NYEKEK BANG GALAK



OTHOR JUGA MAU DI BELIIN BAKSO MAS



**AYO KITA NIKAH! BEH GAMPANG BANGET DAH NGOMONG NYA BANG


YUHUUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


PASTI UDAH GAK SABAR NUNGGUIN CERITA YASMINE YA? SAMA OTHOR JUGA GAK SABAR BUAT NGOBRAK NGABRIKNYA


EIITTSS TAPI TENANG,,SABAR JANGAN TERBURU BURU, CERITANYA PASTI UP KOK, NANTI ADA PEMBERITAHUAN DISINI OKE.

__ADS_1


SEE YOU NEXT TOMORROW BABAYYY MUUUAACCHH**


__ADS_2