
Cia menatap heran pada Alkan, saat ini suaminya itu tengah duduk di atas tempat tidur namun tidak memakai pakaian atas. Padahal biasanya Alkan tidak pernah begitu, setahu Cia selama pernikahan mereka ini.
Bahkan Bunda Marwah pernah bilang, kalau Alkan tidak pernah suka mengumbar tubuhnya di depan orang lain, termasuk pada Bunda Marwah sendiri.
Tapi sekarang? apa karena dirinya berhak atas tubuh menggoda itu, jadi Alkan tidak ragu untuk memperlihatkannya.
"Mas?" panggil Cia manja.
Wanita bergaun malam sexy itu, perlahan mendekat pada Alkan yang saat ini tengah mengotak atik laptopnya. Cia meraih kaos Alkan yang ada di meja riasnya, biasanya si Bapak Penghulu akan segera memakai pakaian yang sudah Cia siapkan. Tapi malam ini Alkan berbeda sekali, pria berlesung pipi itu memilih untuk bertelanjang dada.
"Mas Al, gak mau pakai baju yang udah Cici siapin?" tanya Cia.
Cia terlihat mendudukkan dirinya di samping Alkan, satu tangannya terulur memberikan kaos abu abu pada suaminya.
"Mau pakai sendiri, atau mau Cici yang pakai'in?" imbuhnya.
Alkan menoleh, pria itu menutup laptop yang sedari tadi mengalihkan dunianya, lalu segera merentangkan kedua tangannya setelah dia menyimpan benda itu di nakas.
Cia sempat nge-lag saat melihat sikap Alkan, malam ini malam apa sih? perasaan Cia ini malam kamis bukan malam jumat.
"Ayo peluk," ujar Alkan.
__ADS_1
Kedua tangannya masih merentang minta pelukan sang istri, bahkan Alkan tersenyum manis pada Cia hingga menampakan lesung pipinya.
Walaupun ragu kalau pria ini adalah suaminya, Cia perlahan mendekat lalu memeluk tubuh setengah naked itu dengan erat. Bahkan Cia mampu menghirup aroma muskulin dari tubuh suaminya, yang selalu membuatnya mabuk kepayang.
"Mas Al, sehat kan?" tanya Cia pelan.
Walaupun aneh bin ajaib dengan sikap Alkan saat ini, Cia tetap menikmati setiap sentuhan lembut yang Alkan berikan padanya.
"Kenapa kamu tanya begitu, Cimut? Alhamdullilah Mas sehat, sangat sehat malahan." sahut Alkan tenang, bahkan sangat tenang sekali.
Cia mendongak, dia ingin melihat secara langsung wajah Alkan dari arah bawah seperti ini.
"Tapi, Cici suka kok," lanjutnya antusias.
Cia kembali menyembunyikan wajahnya di dada bidang Alkan, bahkan wanita itu memberikan banyak kecupan diarea sana. Cia tidak peduli kalau Alkan akan merasa tidak nyaman dengan perlakuannya, yang dia pedulikan saat ini adalah si Bapak Penghulu tercintanya tidak malu malu meong lagi.
Alkan memejamkan kedua mata kala merasakan kecupan Cia semakin dalam dan basah, jakunnya naik turun menahan hasrat yang belum tersalurkan semenjak kemarin.
"Cimut?" panggil Alkan serak.
"Apa?" sahut Cia pelan, tanpa menghentikan kecupannya di dada Alkan.
__ADS_1
Hingga akhirnya kesenangan Cia berakhir, kala Alkan menangkub wajah sang istri dengan kedua telapak tangan besarnya. Kedua pandangan mereka bertemu, mengunci satu sama lain, saling mengagumi dan mendambakan.
"I love you," gumam pelan Alkan tepat di depan bibir Cia.
Setelah mengatakan kata cinta, Alkan segera meraup bibir tipis merah muda milik Cia. Bibir yang selalu bergerak sexy saat mengomel itu, kini sudah berada di dalam kuasa Alkan. Cia terlihat memejamkan kedua mata, kala merasakan Alkan semakin pro dan memperdalam tautan bibir mereka berdua.
Dengan sekali angkat, Alkan berhasil membawa tubuh Cia ke atas pangkuannya. Tanpa melepaskan tautan bibir mereka, Cia bahkan tersenyum tipis disela sela ciumannya, begitu pula dengan Alkan.
Entah kenapa malam ini rasanya Alkan sudah tidak tahan, saat melihat penampilan Cia yang memakai gaun malam sexy dan tipisnya. Padahal setiap malam Cia memakai pakaian haroom itu, namun malam ini ada yang berbeda dengan tubuhnya.
Bahkan bukan malam ini saja, dari beberapa hari yang lalu tubuhnya ini selalu aneh kala berdekatan dengan Cia. Terlalu cepat terangsang, dan selalu mendambakan sentuhan sang istri.
"Malam ini, biarkan Mas yang memanjakan kamu. Mas pastikan, kalau malam ini akan lebih dari malam malam sebelumnya." gumam Alkan, tepat di telinga Cia.
**AJAK OTHOR DONG MAS
YUHUUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA
SEE YOU NEXT TOMORROW BABAYY MUUUAACCHH**
__ADS_1