Pak Penghulu, Nikahi Aku!

Pak Penghulu, Nikahi Aku!
Kapok


__ADS_3

Cia masih memejamkan kedua mata saat seorang dokter kandungan tengah memeriksa perut buncitnya, sementara Bunda Marwah sudah menatap penuh perhitungan pada Alkan dan Galaska.


Wanita paruh baya itu terpekik histeris saat melihat Cia terus saja memegangi perut bagian bawahnya, saat dia baru saja masuk kedalam ruang rawat Alkan, setelah tadi dia keluar membeli buah buahan untuk Cia dan ketiga calon cucunya.


Sedangkan Galaska terlihat panik apa lagi Alkan, pria itu segera melepaskan  jarum infusnya dengan paksa saat melihat Cia luruh di lantai. Alkan tidak peduli dengan darah yang mengalir di punggung tangannya, entah kenapa dia begitu bodoh mengikuti saran dari kakak iparnya tadi. Galaska menyuruhnya untuk berpura pura amnesia saat bertemu Cia, dan akibat rencana konyol sang Kakak Ipar, Alkan hampir saja membuat Cia terkena serangan jantung dan kontraksi dini karena terkejut berlebihan.


"Sayang," panggil Alkan.


Pria berlesung pipi itu tidak peduli dengan kepalanya yang berdenyut karena luka jahitannya masih basah. Alkan mendudukkan diri di sisi tempat tidur yang di tempati oleh istrinya.


Satu tangannya yang tidak terinfus membelai lembut pucuk kepala Cia yang tertutup hijab instan berwarna pink soft, walaupun wanita itu tidak merespon Alkan tetap melakukannya. Dia menyesal sudah menuruti saran dari Galaska, kakak iparnya itu benar benar sesat.


"Eemm- kita pulang dulu ya Bun." ucap Crystal mencairkan suasana.


Dia tahu kalau saat ini Bunda Marwah dan Cia tengah marah pada Galaska- suaminya.


"Iya Nak, hati hati." sahut Bunda Marwah lembut.

__ADS_1


Matanya kembali menajam kala melihat Galaska, saat ini dia tengah memendam rasa marahnya pada Alkan dan Galaska.


Setelah kepergian Crystal dan Galaska, suasana di ruang rawat Alkan kembali sunyi. Cia bahkan belum merespon apa pun, wanita yang tengah mengandung bayi kembar tiga itu masih memejamkan kedua mata.


Sedangkan Bunda Marwah terlihat menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. Dia bersyukur karena kandungan menantunya baik baik saja, sang dokter hanya mengatakan kalau Cia jangan banyak pikiran, karena kalau itu terjadi kontraksi dini ini bisa terjadi lagi.


"Cimut?" panggil Alkan lembut.


Jujur si Bapak Penghulu yang mulai bisa jahil ini, sudah frustasi setengah mati karena di diamkan oleh wanitanya. Alkan bahkan memeluk tubuh Cia posesif, bahkan dia rela pindah dari ranjangnya dan ikut berbaring di tempat tidur Cia.


"Sayangnya, Mas," rayunya lagi.


Ternyata si Nyonya Alkan tertidur, Alkan menggaruk pipinya yang tidak gatal. Pantas saja sejak tadi Cia tidak merespon apa pun, ternyata Ibu hamil satu ini tertidur.


"Maaf, Mas sudah buat kamu kesakitan. Mas kapok nurutin saran Mas Gala, Mas gak mau lagi." bisik Alkan, pria itu bangkit lalu berjalan menuju kamar mandi sembari menyeret tiang infusnya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 16.05 sore, Alkan bergegas untuk menunaikan kewajibannya sebagai muslim. Dia membiarkan Cia beristirahat terlebih dahulu, setelah Cia bangun nanti dia akan mengingatkan shalat asar pada sang istri.

__ADS_1


Sebenarnya Cia tidak sepenuhnya tertidur, dia sengaja mendiamkan Alkan dan Galaska sejenak. Cia ingin memberikan pelajaran pada kedua pria yang mulai kompak itu. Mungkin waktu semalaman ini akan cukup untuk membuat suaminya jera, untuk tidak mengulangi perbuatan yang mampu membuat setengah napasnya hilang seketika.


Alkan Amnesia? siapa tidak percaya coba, kalau luka yang ada di kepala Alkan memang mampu membuat pria berlesung pipi itu melupakannya. Cia tidak akan ridho lilahita'alla kalau itu benar terjadi, mungkin Cia akan membenturkan kepala Alkan lagi agar pria itu mengingatnya kembali.


Atau mungkin dia yang akan membenturkan kepalanya sendiri, kalau sampai Alkan melupakannya saat ini.


'Kita lihat seberapa gigih si Bapak Penghulu, soal rayu merayu,' kekeh Cia dalam hati.



KAPOK KAN MAS



**YUHUUU MAMPIR YUK KE NOVEL TEMANKU SAMBIL NUNGGU PAK PENGHULU UP YA. SI MODEL MATA DUITAN BENTAR LAGI OTW UDAH GAK SABAR NIH, TUNGGU AJA YA


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYY MUUUAAHH**


__ADS_2