
"Naik naik ke puncak gunung, tinggi tinggi sekali. Kiri kanan kulihat saja, banyak sawah dan ladang." celoteh Shaka.
Saat ini dia, Ais, Aska, dan kedua orang tua mereka serta sang Nenek, tengah melakukan perjalanan menuju sawah dan perkebunan coklat.
Di saat Shaka terus saja bernyanyi, Aska lebih memilih mendengarkan sholawat dari ponsel sang Ayah. Sedangkan Ais, gadis kecil itu tertidur sepanjang perjalanan. Karena Ais akan mabuk kalau dia sampai bangun selama perjalanan mereka ke lokasi persawahan.
Tidak lama mobil yang mereka tumpangi berhenti, Alkan menghentikan mobil di bahu jalan yang memang menjadi area parkir. Saat mereka membuka jendela kaca mobil, pemandangan pertama yang mereka lihat adalah hamparan sawah berwarna hijau, bahkan ada yang sudah menguning.
"Sayang? Ais, kita sudah sampai. Ayo bangun, lihat Abang Shaka sama Kak Aska udah lari ke sawah." Cia berusaha membangunkan gadis kecil yang kini sudah berusia 7 tahun itu.
Ya ke tiga anak kembar Alkan dan Cia sudah berusia 7 tahun, ternyata waktu cepat berlalu padahal rasanya baru kemarin si kembar tiga lahir. Bahkan Crystal dan Galaska pun sudah memiliki momongan seorang gadis kecil nan imut, yang baru berusia kurang lebih 1 tahun 8 bulan.
"Kita udah sampai, Bun?" tanya pelan Ais, namun kedua matanya enggan terbuka. Kepalanya masih terasa berputar, entah kenapa Ais selalu mabuk saat menaiki kendaraan beroda empat. Walaupun sudah berkonsultasi dengan dokter, tetap saja Aisya mabuk.
Dan salah satu solusinya hanya tidur selama perjalanan, minyak angin tidak pernah jauh darinya, lalu jangan letakan Ais di kursi belakang kalau tidak mau efek hangover nya semakin parah.
"Udah Sayang, ayo keluar. Nanti Ais cuci mukanya dulu ya, biar pusingnya hilang." tutur lembut Cia.
Entah kenapa semenjak dia menikah dan memiliki si kembar tiga, jiwa bar bar dan emosiannya perlahan bisa Cia kontrol dengan baik.
"Iya Bunda," sahut Ais patuh.
Gadis kecil itu turun dari pangkuan sang Bunda, kedua matanya berbinar kala melihat betapa indah hamparan padi di depannya. Kedua sudut bibirnya berkedut menahan senyuman kala melihat Sang Ayah dan kedua kakaknya sudah turun ke sawah.
__ADS_1
"Sayang Bang Rimba gak ikut," gumam kecil Aisya.
"Besok kita ajak lagi, kalau Ayah ngajak kita kesini. Kan kamu tau kalau Arion lagi pergi ngantar nenek Imma ke tempat saudara mereka. Udah ih jangan cemberut gitu, ayo kita susul Ayah." bujuk Cia.
Ibu dari tiga orang anak itu memberi nasihat pada putri kecilnya, Cia segera menggandeng lengan Bunda Marwah dan Ais- putrinya.
Tanpa menunggu lagi, Aisya segera menyingkilkan celana kulot jeans yang di pakai hingga lutut, kedua kaki putih mulus Ais bersentuhan langsung dengan lumpur dan air sawah. Kebetulan hari ini para petani tengah memanen padi, Alkan sengaja datang ke area persawahannya saat masa seperti ini.
Bahkan terlihat sudah ada yang membajak sawah, yang artinya tanah becek yang saat ini mereka injak siap untuk di tanami kembali.
"Aaakkhh, ada yang nyium kaki Ais- Ayah." pekik gadis kecil itu.
Dia gugup, was was, takut, namun Aisya tidak dapat menggerakan kakinya sedikit pun. Membuat dia terpaku di tempatnya, sedangkan makhluk yang ada di bawah kaki kecilnya terus saja bergerak.
Tanpa beban atau pun takut, Aska mengobrak abrik lumpur sawah yang di injak oleh Aisya.
Grep!
Salah satu sudut bibir Aska terangkat saat mendapatkan sesuatu di sana, namun senyumnya surut kala melihat hewan panjang nan licin tengah menggeliat di tangannya.
"Huuuaaaa!" Aska terpekik, dan melemparkanya pada Shaka.
Bruk!
__ADS_1
Tanpa aba aba Shaka terjungkal kebelakang, alhasil seluruh tubuhnya tercebur kedalam lumpur. Semua orang yang melihat Shaka terjungkal karena ulah Aska, tidak mampu lagi untuk menahan tawa.
Bahkan Ais yang tadinya hampir menangis membalas tertawaan sang Abang padanya tadi.
"Hahaa Abang kayak kebo, mandi lumpur." ejek Aisya.
Shaka mengusap wajahnya yang belepotan lumpur, hanya kedua matanya saja yang terlihat jelas saat ini.
Bahkan Aska pun ikut tertawa melihat saudara kembarnya, tidak sia sia dia melemparkan hewan licin nan panjang itu pada Shaka.
ARSHAKA
**ALZASKA
HOLLA MET PAGI EPRIBADEH
GIMANA KABAR KALIAN HARI INI
JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YA
__ADS_1
SEE YOU NEXT PART MUUAAACCHH**