
Canda tawa tidak dapat lagi di sembunyikan, raut bahagia di wajah Cia begitu sangat terlihat. Kedua tangannya terus saja merangkul lengan Alkan dengan posesif. Cia begitu menikmati senyuman ramah si Bapak Penghulu tercinta, yang selalu mengembang.
Bahkan Cia tidak peduli dengan tiga pasang mata, yang menatap ke arahnya. Cia tahu kalau saat ini tengah di perhatikan, oleh ke tiga wanita yang tidak jauh darinya, tapi wanita itu tidak peduli sama sekali.
Cia malah terlihat semakin merapatkan tubuhnya pada Alkan, bahkan dengan sengaja salah satu tangan Cia mengusap lembut perutnya sendiri. Entah isyarat apa itu, yang pastinya mampu membuat salah satu dari mereka semakin berkobar.
Acara inti sudah selesai, saat ini para tamu pengajian tengah menikmati hidangan yang sudah di sediakan. Begitu pula dengan keluarga Cia, Gavyn dan Davyn bahkan sampai berebut jajanan pasar buatan Bunda Marwah dan Bu RT.
Sedangkan Lora, si bocah cantik bermata bulat hanya bisa berkedip lucu melihat keributan kedua Om kecilnya. Balita yang hampir berusia 3 tahun itu, begitu menikmati getuk lindri buatan Bunda Marwah. Selain manis, jajanan pasar legendaris itu juga begitu lembut dan gurih, singkong Thailand milik Bunda Marwah memang tidak ada duanya.
"Yas?" panggil Berliana.
Ibu dari Prince Aryan dan Lora itu mengernyitkan dahi, kala melihat Yasmine terus saja melamun tapi mulutnya terus saja mengunyah.
"Ya, Kak Bell!" sahut Yasmine cepat.
Gadis yang hampir menginjak usia 19 tahun itu segera menoleh pada Berliana, Yasmine menampilkan raut wajah biasa saja.
"Kenapa melamun terus sih? kamu ada masalah?" tanya Berliana, si Nyonya Dewangga terlihat heran karena biasanya Yasmine tidak bisa diam, tapi kenapa malam ini berbeda?
__ADS_1
"Oh gak apa apa jangan khawatir, Yasmine gak ngelamun kok, tadi Yas lagi menikmati makanan yang Yas kunyah." kilahnya.
Gadis ber'abaya peach itu menghela napas lega, saat melihat Berliana percaya yang dia ucapkan. Padahal yang sebenarnya, Yasmine tengah memikirkan bagaimana cara memberitahu Papi dan Maminya besok pagi.
"Kayaknya Nak Yasmine lagi mikirin bunga Anggrek ya, tenang nanti Bunda kasih satu pot." timpal Bunda Marwah.
Yasmine yang saat ini hendak melamun lagi, segera tersadar bahkan sangat sadar kala mendengar ucapan mertua Kakak sepupunya.
"Yang Anggrek Bulan ya, Bun." tawarnya.
Gadis itu tersenyum penuh harap pada Bunda Marwah, senyumannya semakin melebar kala melihat wanita ber'gamis baby blue itu mengangguk.
Sedangkan Gentala dan Tiur hanya menghela napas pelan, para anggota keluarga lain terlihat menggelengkan kepala melihat kelakuan Yasmine.
"Tuan Muda?" panggil seseorang pada Nagara.
Semua mata menoleh pada Luan yang tengah membisikan sesuatu pada pria itu, bahkan sampai Nagara tua pun Luan masih saja memanggilnya Tuan Muda. Nagara kadang sampai malu, kala Luan memanggilnya dengan panggilan itu.
Wajah tegang Nagara terlihat namun sekilas, kemudian melirik pada Crystal lewat sudut matanya. Namun sepertinya gadis itu tidak tidak menyadari lirikan Nagara, karena Crystal tengah menikmati getuk lindri bersama Lora dan Yasmine.
__ADS_1
"Kau yakin?" bisik Nagara pada Luan.
Pria yang berdarah Jepang Amerika itu mengangguk samar, sebisa mungkin tidak menampakan ekspresi wajahnya. Nagara sudah mengerti dengan semua isyarat yang di berikan Luan padanya, pria beranak dua itu menghela napas pelan.
"Ada apa, Bang?" tanya Lovyna.
Wanita itu ikut penasaran hal apa yang di bicarakan suaminya, dengan kepala keamanan keluarga Linochyl itu.
"Tidak ada apa apa, Cinta. Luan hanya memberitahu kalau Melody harus pulang terlebih dahulu." kilah Nagara.
Salah satu tangannya terulur untuk mengusap punggung tangan sang istri, Nagara memberitahu lewat sentuhan kalau semuanya baik baik saja, dan ternyata itu berhasil. Lovyna membalas usapannya, dia tersenyum tipis pada Nagara, membuat pria bermata abu abu itu menghela napas pelan.
Bahkan Lovyna dan yang lainnya tidak tahu, kalau saat ini Nagara tengah beradu pandang dengan Ilham, Crishtian dan Galaska. Entah apa yang tengah mereka isyaratkan lewat tatapan mata, yang pastinya ada hal serius yang akan terjadi.
BANG GALAK
__ADS_1